Anda di halaman 1dari 16

PEMERIKSAAN

FISIK DASAR BEDAH


DIGESTIF

Bachtiar Surya,SpB.KBD
SUB BAGIAN BEDAH DIGESTIF
FK USU / RS HAM
KELAINAN BEDAH
1. KONGENITAL (BAWAAN)
2. TRAUMA
3. INFEKSI (PERADANGAN)
4. NEOPLAMA (TUMOR)
5. GANGGUAN PADA SALURAN
 SUMBATAN
 KEBOCORAN
6. METABOLIK
7. BATU
SISTEMATIK PEMERIKSAAN FISIK BEDAH
DIGESTIF (ABDOMEN)

A. ANAMNESE / WAWANCARA / HISTORY


B. INSPEKSI
C. PALPASI
D. PERKUSI
E. AUSKULTASI
F. RECTAL TOUCHER / RECTAL
EXAMINATION / COLOK DUBUR
A. ANAMNESE / WAWANCARA

 MENANYAKAN KELUHAN PENDERITA


 AUTOANMNESE : WAWANCARA LANGSUNG
 ALLOANAMNESE : WAWANCARA TIDAK
LANGSUNG
MELALUI ORANG LAIN : TEMAN, ISTRI, SUAMI,
ORANG TUA
1. KELUHAN UTAMA
Menggambarkan keluhan yang menyebabkan pasien
datang menemui dokter.
Keluhan berupa gangguan pada saluran pencernaan /
gangguan pada abdomen
2. KELUHAN TAMBAHAN
Keluhan tentang gejala sampingan yang mungkin
ditimbulkn akibat keluhan utama
PANDUAN UNTUK ANAMNESE
 KAPAN  LOKASI
MULAI TIMBUL KELUHAN 
JAM, HARI, RIGHT EPIGASTRIUM LEFT
BULAN, TAHUN HYPOCHONDRIUM HYPOCHONDRIUM

 KAPAN-KAPAN
TIMBUL SEKALI, BERULANG, RIGHT LEFT
LUMBAL
INTERVAL LUMBAL UMBILICAL

 INTENSITAS
 TAMBAH NYERI, BERKURANG RIGHT ILIAC HYPO LEFT ILIAC
 MAKIN BESAR, MENGECIL GASTRIUM
………PANDUAN UNTUK ANAMNESE
 TAMBAHAN
 TANYAKAN SEMUA YANG INGIN KITA KETAHUI
YANG MUNGKIN ADA HUBUNGANNYA DENGAN
KELUHAN UTAMA
 GEJALA SAMPINGAN YANG MUNGKIN DI DAPAT
 RIWAYAT PENYAKIT TERDAHULU, RIWAYAT
PENYAKIT KELUARGA, RIWAYAT OPERASI
TERDAHULU
 PADA WANITA  RIWAYAT MENSTRUASI
B. INSPEKSI/PANDANGAN LANGSUNG
 TEGAK / BERDIRI
 TIDUR TELENTANG
 BERDIRI
 TIDAK SELALU MUNGKIN, TERGANTUNG KEADAAN PASIEN
 BISA MELIHAT ADANYA TONJOLAN PADA DINDING ABDOMEN
– HERNIA UMBILIKALIS
– HERNIA INGUINALIS
– HERRNIA CICATRICALIS
 TIDUR TERLENTANG
 SECARA SISTEMATIS DIPANDANG KESELURUHAN DINDING
ABDOMEN
 SECARA ANATOMIS DIPANDANG MULAI DARI HYPOCHONDRIUM
KANAN, EPIGASTRIUM, HYPOCHONDRIUM KIRI, LUMBAL KIRI,
UMBILICAL, LUMBAL KANAN, ILIACA KANAN, HYPOGASTRIUM,
ILIACA KIRI, TANPA ADA DAERAH YANG TERLEWATI
TUJUAN
 MELIHAT KELAINAN BENTUK
 KELAINAN PERGERAKAN PERNAFASAN
 BENJOLAN
 BEKAS JARINGAN PARUT
a. BENTUK
NORMAL : HARUS DILIHAT JELAS GAMBARAN DARI Mayoritas.
RECTUS ABDOMINIS, ARCUS COSTAE, UMBILIKUS, LIPAT PAHA
b. PERGERAKAN
NORMAL : - SIMETRIS
- PERNAFASAN THORACOABDOMINAL
BILA ADA NYERI ABDOMEN OLEH KARENA PERADANGAN,
PERDARAHAN ATAU HAL-HAL LAIN, MAKA PASIEN AKAN BERUSAHA
TIDAK MENGGERAKKAN ABDOMENNYA SEHINGGA PERNFASAN
MENJADI THORACAL
c. BENJOLAN
 LOKASI SESUI TOPOGRAFI ANATOMIS DARI DINDING ABDOMEN
 PERMUKAAN : RATA, BERBENJOL
 BATAS : TEGAS, TIDAK JELAS
 PULSASI
 MENGHILANG BILA OTOT ABDOMEN DITEGANGKAN
 KEADAAN KULIT DIATAS BENJOLAN
d. JARINGAN PARUT
 BEKAS OPERASI TERDAHULU
C. PALPASI / PERABAAN

 MENGGUNAKAN 4 JARI TANGAN KANAN (2-5)


 WITH LADIES HAND
 PENEKANAN / PERABAAN DINDING ABDOMEN DENGAN
UJUNG-UJUNG JARI
 ARAH MULAI DARI HYPOCHONDRIUM KANAN 
EPIGASTRIUM  HYPOCHONDRIUM KIRI  LUMBAL KIRI 
UMBULIKAL  LUMBAL KANAN  ILIAKA KANAN 
HYPOGASTRIUM  ILIAKA KIRI
 APAKAH ADA NYERI TEKAN, BENJOLAN, TEGANG OTOT
(DEFENSE MUSCULAIR)
 BILA PERLU PALPASI BIMANUAL DENGAN DUA TANGAN
UNTUK MENDORONG BENJOLAN KEATAS
 TENTUKAN BESAR BENJOLAN, PERMUKAAN,
KONSISTENSINYA, NYERI, TIDAK NYERI
LOKASI
 PERUT KANAN ATAS : LIVER, GALL BLADDER
 EPIGASTRIUM : STOMACH
 KIRI ATAS : LIMPA, FLEXURA LIENALIS
 PERUT KANAN : GINJAL KANAN, ASCENDING KOLON
 PERUT KIRI : GINJAL KIRI, DESCENDING KOLON
 BAWAH KANAN : CAECUM, APPENDIX, OVARIUM
KANAN
 BAWAH KIRI : RECTUM, OVARIUM KIRI
 HYPOGASTRIUM : UTERUS, BULI-BULI (URINARY
BLADDER)
D. PERKUSI
 MENGETOK RUAS AKHIR / SENDI ANTARA RUAS 2-
3 JARI TENGAH TANGAN KIRI DENGAN JARI
TENGAH TANGAN KANAN
 ARAH KETOKAN SENSANI TOPOGRAFI DI ATAS
 TYMPHANI
 SUARA NYARING PADA KETOKAN DISEBABKAN ADANYA
UDARA PADA USUS
 TIDAK DIJUMPAI SUARA TYMPHANI; BILA ADA BENDA
PADAT/TUMOR PADA USUS
 SUARA PEKAK HATI NORMAL SELALU BEDA
 BILA ADA PERFORASI DARI USUS, GASTER, MAKA
UDARA AKAN BERADA DI CAVUM ABDOMEN BAGIAN
ATAS  MAKA SECARA BEDA BERUBAH JADI TYMPHANI
……PERKUSI
 NYERI KETOK BISA DIJUMPAI PADA ADANYA
PERADANGAN DALAM RONGGA ABDOMEN
 PERKUSI ABDOMEN BISA MENENTUKAN
ADANYA CAIRAN BEBAS DALAM RONGGA
ABDOMEN. MISALNYA PADA ASCITES ATAU
PERDARAHAN DALAM CAVUM ABDOMEN
 CARA :
 PASIEN BARING BIASA  PERKUSI KE LATERAL SAMPAI
SUARA TYMPHANI MENJADI BEDA
 KEMUDIAN PASIEN DIMIRINGKAN KESEBELAHNYA DAN
DIPERKUSI MAKA SECARA BEDA AKAN MENJADI
TYPHANI LAGI
E. AUSKULTASI
 MENGGUNAKAN STETOSKOP
 MENDENGAR SUARA BISING USUS DENGAN MELETAKKAN
STETOSKOP PADA DINDING ABDOMEN
 MERUPAKAN SUARA CAIRAN ALIRAN USUS YANG BERGERAK
SESUAI ALIRAN PERISTALTIK
 SUARA AKAN MENINGGI PADA ILEUS OBSTRUKTIF (SUMBATAN
PADA ISI USUS)
TERJADI HYPERPERISTALTIK DIMANA BISING USUS MENJADI
SANGAT NYARING DISEBUT BORBORYGMI ATAU SIGNE DE
SOUX
 PADA ILEUS OBSTRUKTIF JUGA BISA DIJUMPAI SUARA SEPERTI
LOGAM BERDENTING (METALLIC SOUND)
 SUARA PERISTALTIK BISA MELEMAH SAMPAI MENGHILANG
PADA
 DIFFUSE PERITONITIS
 ILEUS PARALYTIC
F. RECTAL TOUCHER / COLOK DUBUR
 UNTUK MENGETAHUI ADANYA KELAINAN
PADA RECTUM DAN ANAL CANAL
 PENILAIAN :
 PERINEUM / ANUS SEKITARNYA
 TONUS SPHINCTER ANI / MUCOSA
 DAERAH NYERI
 PROSTAT (PADA LAKI)
 MASSA : TUMOR
 ISI AMPULA RECTI
 FECES
 LENDIR
 DARAH