Anda di halaman 1dari 61

ANALISIS KEBIJAKAN

KESEHATAN

Dr. H. Muh. Anwar, M.Kes


Mengapa Perlu?
 Kalau Transplantasi Jantung Bisa
Dikerjakan, Mengapa Masih Banyak Ibu
Melahirkan Yang Meninggal ?
 Masalah Kesehatan Tidak Sederhana 
Determinan Perilaku, Lingkungan,
Kependudukan, Pelayanan Kesehatan
 Keterbatasan Sumber daya: Efisiensi Vs.
Equity (pemerataan)
Lanjutan….
 ERA DESENTRALISASI MENUNTUT
PERGESERAN PEM. DARI ROWING KE
STEERING ATAU STEWARDING
 ARUS GLOBALISASI JUGA MENUNTUT
ADANYA INFRASTRUKTUR HUKUM SERTA
AKUNTABILITAS KINERJA DAN
PENERAPAN GOOD GOVERNANCE
 ADANYA PERUBAHAN PARADIGMA
KEARAH PARADIGMA BARU
 ERA REFORMASI, MEMBAWA PENGARUH
KEPADA TUNTUTAN MASY. AKAN
KUALITAS KEBIJ. PEM YG HARUS
BERPIHAK KPD RAKYAT
Sistem Kesehatan
Dimensi Sistem Kesehatan:
 Kebijakan/ Policy
 Sumber Daya
 Struktur/ Pengorganisasian
 Management & support sistem
Elemen Sistem Kesehatan
 Demand Side: Individual, HH, Populasi
 Supply Side: Institusi Penghasil/
Meningkatkan Kualitas Sumber daya,
Pemberi Pelayanan, Lintas Sektor
 Interaksi: Institusi Pembeli Jasa Pelayanan
(Asuransi, Dinas Kesehatan dll), Organisasi
profesi, Pemerintah (pembiayaan, regulasi,
pembeli, penyedia)
DISKUSI
 Siapa Aktor Dalam Kebijakan Kesehatan Di
Indonesia? Pembiayaan, Penyediaan,
Pemanfaatan dll
 Reformasi Apa yang Saat ini Sedang
Berlangsung : Nasional/ Makro, Kesehatan
 Apa Kendala Yang Dihadapi Sektor
Kesehatan?
PERMASALAHAN KAJIAN
KEBIJAKAN
 KEBIJ. YG DIAMBIL OLEH PIMPINAN SELAMA INI,
KURANG BERDASAR PADA DATA ATAU HASIL
SUATU KAJIAN
 HASIL KAJIAN YG TELAH DILAKSANAKAN
HANYA SEDIKIT YG DIJADIKAN SBG BAHAN
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
 KEBIJ. YG TELAH DITENTUKAN TDK PERNAH
DIKAJI/DIEVALUASI.
 KEBIJ. DITINJAU KBL APBL SDH ADA KASUS,
MASY. TDK SETUJU, AKB SAMPING KEBIJ.
 SETIAP UNIT MELAKSANAKAN KAJIAN THD
PROGRAM-PROGRAM YG HANYA TERKAIT DGN
UNITNYA
PENGERTIAN
 PENGKAJIAN: PROSES, CARA, PENYELIDIKAN,
PENELAAHAN
 KEBIJAKAN: RANGKAIAN KONSEP DAN AZAS YG
MJD GARIS BESAR DAN DASAR RENCANA DLM
PELAKSANAAN SUATU PEKERJAAN,
KEPEMIMPINAN DAN CARA BERTINDAK (TTG
PEM, ORGANISASI, DLL) PERNYATAAN CITA-
CITA, TUJUAN, PRINSIP ATAU MAKSUD SBG
GARIS HALUAN
 KAJIAN KEBIJ: SUATU PENELAAHAN SECARA
MENDALAM UTK MENYUSUN KONSEP DAN AZAS
YG MJD GARIS BESAR DAN DASAR RENCANA
DLM PELAKSANAAN PROGRAM
 ANN MAJCHRZAK: PROSES
PENYELENGGARAAN PENELITIAN UTK
MENDUKUNG KEBIJ. ATAU ANALISIS THD
MASALAH-MASALAH SOSIAL YG
BERSIFAT FUNDAMENTAL SCR TERATUR
UTK MEMBANTU PENGAMBIL KEBIJAKAN
MEMECAHKAN MASLAH DGN JALAN
MENYEDIAKAN REKOMENDASI YG
BERORIENTASI PADA TINDAKAN ATAU
TINGKAH LAKU PRAGMATIK.
 NAZIR: PENELITIAN TERAPAN DGN
TUJUAN UTK MENDAPATKAN HASIL
SEGERA, YAITU TERSUSUNNYA
REKOMENDASI YG DIPERLUKAN OLEH
PENGAMBIL KEBIJAKAN
3 KATA KUNCI
 HASIL SEGERA: BUTUH WAKTU CEPAT KARENA
KEP. KEBIJ. HARUS SEGERA DIPUTUSKAN

 TERSUSUNNYA REKOMENDASI: LUARAN DARI


KAJIAN ADALAH SUATU REKOMENDASI SBG
BAHAN PERTIMBANGAN PIMPINAN UTK
MENGAMBIL KEPUTUSAN

 PENGAMBIL KEBIJAKAN: KEBIJ. HRS BERDASAR


DATA YG VALID, AKURAT DAN AKUNTABEL,
PERLU KAJIAN DAN INFORMASI YG AKURAT
KEBIJAKAN PUBLIK

 PEM DAN PARA AHLI: TINDAKAN- TINDAKAN


PEM.
 RS PARKER: SUATU TUJUAN TERTENTU, ATAU
SERANGKAIAN PRINSIP ATAU TINDAKAN YG
DILAKUKAN OLEH SUATU PEM PADA PERIODE
TERTENTU DLM HUB. DGN SUATU SUBYEK ATAU
SBG TANGGAPAN THD SUATU KRISIS
 THOMAS R.DYE: SEMUA PILIHAN ATAU
TINDAKAN YG DILAKUKAN OLEH PEM.
 EDWARDS DAN SHARKANSKY: APA YG
DIKATAKAN DAN DILAKUKAN OLEH PEM, ATAU
YG TDK DILAKUKANNYA. MERUPAKAN TUJUAN
ATAU MAKSUD DARI PROGRAM PEM, BAHAN-
BAHAN PENTING DARI PEM. PELAKSANAAN NIAT
DAN PERATURAN-PERATURAN
KEBIJAKAN PUBLIK
 KEDUA: PARA AHLI (KHUSUS)
 SBG KEP-KEP PEM YG MEMPUNYAI TUJUAN
TERTENTU
 SBG MEMILIKI AKB-AKB YG DPT DIRAMALKAN
 NAKAMURA DAN SMALLWOOD: LINGKUNGAN
PERUMUSAN KEBIJAKAN, PELAKS DAN
PENILAIAN KEBIJAKAN
 SERANGKAIAN INSTRUKSI DARI PADA PEMBUAT
KEP. KPD PELAKSANA KEBIJAKAN YG
MENJELASKAN TTG TUJUAN DAN CARA UTK
MENCAPAI TUJUAN TSB.
 TINDAKAN-TINDAKAN ATAU KEP. YG DIBUAT
OLEH PEM.
K PERORANGAN
E
B
I
J KELOMPOK
A
K
A
N PUBLIK
Analisis Kebijakan
 Kebijakan (policy):
 Seperangkat instrumen (terdokumentasi/ tidak)
untuk panduan kegatan yang mempengaruhi
mekanisme kerja institusi, organisasi, pelayanan &
pembiayaan sistem kesehatan
 Kebijakan akan berhubungan juga dengan pihak
non kes: publik, swasta, LSM, Masyarakat
untuk meningkatkan derajat kesehatan
ANALISIS KE BIJAKAN

DARI SUDUT PANDANG:

1. MEREKA YG TIDAK TERLIBAT DLM


PERUMUSAN MAUPUN PELAKS.

2. PERUMUS KEBIJAKAN

3. PARA ILMUWAN YG BERMINAT DALAM


MASALAH KEBIJ. PUBLIK
SUDUT PANDANG PERTAMA

 SUATU ALAT UTK MENYELEKSI KEBIJ.-


KEBIJ. YG BAIK BERMANFAAT BAGI
MASY.
 SANGAT DIPENGARUHI SITUASI MASY. YG
DEMOKRATIS
 SETIAP ORANG SBG ANGGOTA ORG. MPY
KESEMPATAN MEMPENGARUHI KEBIJ.
 PEMAKAIAN ALASAN DAN BUKTI-BUKTI
UTK MEMILIH KEBIJ. YG TERBAIK
DIANTARA SEJUMLAH ALTERNATIF
SUDUT PANDANG KEDUA
 SEBAGAI CARA ATAU ALAT UTK
MENAMBAH KEMAMPUAN PARA PERUMUS
KEBIJ. UTK MEMBUAT KEBIJ-KEBIJ YG
LEBIH BAIK.
 HARUS MAMPU MENGKOORDINASIKAN
BBG PENDAPAT DAN SARAN BAGI BBG PHK
 MAMPU MENGUMPULKAN DATA,
MENGUASAI INFORMASI DAN SERING
MENGKAJI ULANG KEBIJ. YG TELAH
DIBUAT SBG PERBANDINGAN
 SUATU TYPE ANALISIS YG MENGHASILKAN
DAN MENYAJIKAN INFORMASI DGN CARA
TERTENTU UTK MENAMBAH
PENGETAHUAN PARA PERUMUS KEBIJ.
GUNA MELATIH KEARIFAN MEREKA
SUDUT PANDANG KETIGA
 MEMBERIKAN SARAN-SARAN KPD
PARA PERUMUS KEBIJ. UTK
MEMBANTU MRK DLM
MERUMUSKAN KEBIJ YG BAIK DAN
SARAN BANTUAN DLM MEMILH
KEBIJ, YG TERBAIK
 SBG METODE YG DIGUNAKAN DI
DLMMENGANALISIS KEBIJ. PUBLIK
Kebijakan/ Policy
 Policy Process:3 fase  Formulasi Kebijakan,
Implementasi Kebijakan, dan Evaluasi/ Umpan
Balik
 Policy Process bagian Analisis Kebijakan
 Policy Reform Perubahan Ke Arah Yang Lebih
Baik, Di Pandu Oleh Pemerintah, misalnya:
reformasi prioritas, reformasi struktur organisasi,
reformasi pembiayaan, desentralisasi dll
 Policy Environment institusi/ aktor, interest
group/ stakeholder, masyarakat (KK, LSM)
 Policy Makers/ Decision Makers: Penentu
Kebijakan  Birokrat, Pemerintah, Institusi/
Organisasi, DPR
Policy Process: Pendekatan
Rasional dan Incremental
 Pendekatan Rasional sistematis mulai
dari mengkaji masalah (pengumpulan data,
sintesa, alternatif pemecahan, penetapan
tujuan dan kegiatan, indikator untuk
evaluasi)
 Contoh: Program Evaluation Review
Technique (PERT), Management By
Objective (MBO), Program Planning &
Budgeting (PPB), Zero-Based Budgeting
(ZBB).
Pendekatan Incremental:
 Mengasumsikan Bahwa Pengambilan
Keputusan adalah Proses yang Interaktif
 Tidak Dimulai Dengan Tujuan, Tetapi
Lebih Pada Apa yang Sudah Ada Saat Ini,
Kemana Kita Akan Pergi
 Melihat Masalah Secara Keseluruhan serta
Respon Disesuaikan Dengan Pelaku Lain
 Tidak Terlalu Mekanik Seperti Pendekatan
Rasional
ASPEK-ASPEK ANALISIS
KEBIJAKAN

 PERUMUSAN KEBIJAKAN

 PELAKSANAAN KEBIJAKAN

 PENILAIAN/EVALUASI KEBIJAKAN
ANALISIS PERUMUSAN
KEBIJAKAN
 MERUPAKAN AWAL DARI ANALISIS
 MEMBAHAS HUBUNGAN ANTARA AGENSI
PEM DIMANA KEBIJ DIBUAT DAN HUB.
ANTARA BADAN EKSEKUTIF DAN
LEGISLATIF SELAMA PROSES
PERUMUSAN KEBIJ. BERLANGSUNG
 MENCOBA MENJAWAB PERTANYAAN
BAGAIMANA SUATU KEBIJ. DIBUAT.
MENGAPA PEM. MEMILIH ALTERNATIF A
ATAU B SBG KEBIJ.
1. Pengertian sifat-sifat masalah

2. Teknik Perumusan masalah


Formulasi
KEBIJAKAN
PUBLIK 3a. Identifikasi, pemilihan & penetapan

3b. Perumusan rekomendasi kebijakan


Analisis Situasi

Evaluasi Identifikasi Masalah

Controlling
Prioritas Masalah
Problem
Solving
Cycle
Monitoring
Tujuan

Pelaksanaan dan Alternatif


Penggerakan Pemecahan Masalah
Rencana
Operasional
Pemecahan Masalah

 Diagram Tulang Ikan


 Pohon Masalah
 Analisis Determinan: Area Masalah:
Yankes, Lingkungan, Perilaku,
Kependudukan
 Kaitan Dengan Masalah Yang Lebih Besar
MASALAH:
 SUATU KESENJANGAN ANTARA HARAPAN
ATAU KEINGINAN DGN KENYATAAN
 G R TERRY: a problem is a deviation from some
standarts or desired level of dimention, important
enough to be solved, and to which a person is
committed to find a solution
 HARUS DIRUMUSKAN SECARA TAJAM
AGAR TDK MENIMBULKAN PENGERTIAN
YANG LAIN
PERUMUSAN MASALAH
 PERTAMA:
PERASALAHAN-PERMASALAHAN
DIKELOMPOKKAN MENJADI
BEBERAPA KELOMPOK. SETIAP KLPK
HARUS ADA YG BERTANGGUNG UTK
PEMECAHANNYA
PENGELOMPOKAN MASALAH
 DAPAT MENGIKUTI SUBSISTEM
KESEHATAN DLM SKN:
 UPAYA KESEHATAN
 PEMBIAYAAN KESEHATAN
 SUMBER DAYA KESEHATAN
 OBAT DAN PERBEKALAN KESEHATAN
 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
 MANAJEMEN KESEHATAN
KEDUA:
 PERLU DICARI DAN DIINVENTARISIR
PENYEBABNYA.
 APBL PENYEBAB SUDAH JELAS BISA LSG
DITANGANI
 KADANG-KADANG PENYEBAB KURANG
JELAS

KETIGA
 MASIH DALAM JANGKAUAN DAN SESUAI
DGN TUPOKSI ORGANISASI YG AKAN
MENANGANI
RUMUSAN MASALAH
PERLU DIPERHATIKAN:
 KESENJANGAN SEDAPAT MUNGKIN
DINYATAKAN SECARA KUANTITATIF
AGAR MUDAH DIUKUR
 PERLU ADANYA PENDEKATAN
SISTEM  DIGAMBARKAN KAITAN
MASALAH DGN FAKTOR PENYEBAB
PRIORITAS MASALAH
 KARENA KETERBATASAN WAKTU
DAN SBR DAYA
 GUNAKAN TEKNIK DELPHI,
DELBECQUE, BRYANT DLL
TEKNIK BRYANT
MASALAH COMMUNITY PREVA SERIOUS MANAGE JLH
CONCERN LENSI NESS ABILITY

DIARE *** ** ** ** 24

KANKER KAN- * * ** * 2
DUNG KEMIH

PENYEDIAAN *** ** ** * 12
AIR BERSIH

IMUNISASI ** * ** ** 8

DIBERIKAN SCORE: 1 – 4, KEMUDIAN DIKALIKAN


HASIL PALING BESAR: PRIORITAS UTAMA
PENENTUAN TUJUAN
 KONDISI YG DIINGINKAN YG DINYATAKAN
DLM KUALITATIF ATAU KUANTITATIF DAN
YG MUNGKIN HANYA SEBAGIAN DAPAT
DICAPAI
 TUJUAN DIBEDAKAN:
 TUJUAN RESMI: DIUMUMKAN SCR RESMI
UTK DIKETAHUI PUBLIK BIASANYA DLM
PEDOMAN KEBIJAKAN
 TUJUAN OPERATIF: MEMBERI PERHATIAN
PADA KEBIJAKAN DAN TINDAKAN APA YG
PERLU DILAKUKAN AGAR ORGAN. SUKSES
 TUJUAN OPERASIONAL: LEBIH
MEMPERHATIKAN PADA PERILAKU
KHUSUS DAN SASARAN YG INGIN
DITAMPILKAN ORGANISASI
FORMULASI KEBIJAKAN PUBLIK

•Kebutuhan Dapat dicapai


MASALAH 2 •Nilai-nilai
melalui tindakan
KEBIJAKAN •kesempatan yang
tidak terealisir Kebijakan Publik

Produk pemikiran, yang dibuat pada suatu


Menurut lingkungan . Suatu Elemen situasi masalah
William H. Dunn 1994 yg diabstraksikan dari situasi ini oleh
(Edisi Indonesia para analis
1998, 210-213)
SITUASI
PENGENALAN MASALAH
MASALAH

PERUMUSAN
PEMENTAHAN
MASALAH
SOLUSI
MASALAH

PEMENTAHAN MASALAH
MASALAH KEBIJAKAN

PEMECAHAN
MASALAH MASALAH
BENAR

PEMECAHAN
SOLUSI KEMBALI
KEBIJAKAN MASALAH

SOLUSI
KEBIJAKLAN
Saling ketergan- Masalah Kebijakan Pendekatannya
tungan dari ma- Merupakan bagian dr holistik
salah Kebijakan Seluruh sistem

Suatu hasil pemikiran


Subjectivitas dari
dibuat pada suatu
Masalah kebijakan lingkungan tertentu

Tergantung penilaian •Harus dipahami


Sifat2 Sifat buatan mengenai keinginan •Dipertahankan
Masalah dari masalah merubah situasi •Diubah secara
masalah sosial
(Willian Dunn,
1994)
Masalah & solusi
Dinamika masalah
berada dalam peru-
Kebijakan
bahan yg konstan

•Sederhana
Rumit tidaknya
•Sangat sederhana
Masalah dilihat dari
•Rumit
Langkah-langkah dalam Policy Analysis
Mustopadidjaja, 1992, 32-36/ 1999, 6-9

Rumus
Kaji Penentuan Rumus Susun Tentukan Pilih
Rekomen-
Persoalan Tujuan Alternatif Model Kriteria Alternatif
dasi
Tahapan Proses Membuat kebijakan

Definisi Isyu/ Masalah

Penetapan Tujuan

Penetapan Prioritas

Penentuan Opsi/ Alternatif

Pengkajian Opsi/ Alternatif

Implementasi

Evaluasi
TAHAP-TAHAP PERUMUSAN MASALAH

META
PENCARIAN MASALAH PENDEFINISIAN
MASALAH MASALAH

SITUASI MASALAH
MASALAH SUBSTANTIF

PENGENALAN
MASALAH SPESIFIKASI
MASALAH
MASALAH
FORMAL
PELAKSANAAN KAJIAN

TAHAP PERSIAPAN:
 PENYUSUNAN KERANGKA ACUAN YG
MEMERLUKAN ARAHAN DAN
PERSETUJUAN PIMPINAN DAN
DISOSIALISASIKAN KPD PELAKSANA
KAJIAN
 PENENTUAN SBR DATA DAN JENIS DATA
YG AKAN DIKUMPULKAN
TAHAP PELAKSANAAN:
 PENGUMPULAN DATA DAN INFORMASI
 PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA DAN
INFORMASI
TAHAP PELAPORAN ATAU
PENYAMPAIAN REKOMENDASI
 MERUPAKAN LUARAN DARI
PENGKAJIAN KEBIJAKAN
 DISAMPAIKAN DLM BEBERAPA
ALTERNATIF DGN PERHITUNGAN
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN TIAP
ALTERNATIF
 BISA MENGGUNAKAN FORMAT
PENGAJUAN ALTERNATIF
NO POKOK RINCIAN ALTERNAT KEUN KERUGI KESIMP
MASALAH MASALAH IF TUNG AN ULAN
MASALAH AN
II. Model-model Perumusan Kebijakan
YEHEZKEL DROR Dalam Islami, 1992 (7 model)

Pure Eco..mically Extra Optimal


Sequensial Incremental Satisfaying
Rasionality Rasional Rastional Model/
decision Model Model
model Model Model Integratif

Perubahan Fokus pd Kebijakan


Sama dg 1 Gabungan
Pola Buat yg sedikit proses dg peru-
ditambah aspek
pembuatan experimen dari pemilihan bahan
kpt paling positif
keputusan alternatif kebijakan alternatif 1 sedikit
ekonomis dari
ideal & yg paling yg sudah yg paling dari yang
& efisien model
universal efektif ada memuas- sudah ada
5-6
kan

T.312.64-03B
Model2 Thoma R.Dye & Nicholas Henry (dalam
Islamy 1992, Proses Pembuat KP)

1 2 3 4 5 6 7

SISTEM RATIONAL MIXED


ISTITU- ELIT KELOM- INCRE-
POLITIK KOMPRE- SCAN-
SIONAL MASSA POK MENTAL
(D.Easton) HRNSIP NING

Dibuat Deman & Dg proses


hanya Support, data & sum Kebijakan
Menurut Gabungan
oleh Atas Resource ber daya dg peru-
Proses aspek
kelompok desakan dari ling- Analisis bahan
Struktur positif
Elit “Kelompok kungan Ramalan sedikit
Organisasi dari
anggap Kepen- INPUT Akibat dari yang
Peme- model
diri lebih tingan” bandingkan sudah ada
rintahan 5-6
mampu kebijakan
OUTPUT rasional

T.312.64-03C
Pemilihan dan Penetapan
ALTERNATIF

•Diperkirakan
DGN 7 kemungkinan perubahan yang akan atau
KONSEP LANGKAH dapat terjadi oleh sejumlah alternatif
TSB •Penilaian menguji/memperhitungkan
PENILAIAN *tkt fisibilitas
DAN
PERKIRAAN *tkt efektifitas
ALTERNATIF *tkt efisiensi
KEBIJAKAN Deductive Optimum choice Decision
Causal analysis
Analysis theory
Optimun level
analysis

METODA Allocatioin Treshold Percentaging


theory analysis Statistical
analysis
Causal
analysis
Interdiciplinary
analysis
Methods:
1.FORECASTING
BERDASARKAN a.Extrapolative
KONSEP technique
EKONOMI b.Modeling
PENTING c.Intensive
Forecasting
KRITERIA technique
PENILAIAN 2.EVALUTATING
DENGAN MEMPERHITUNGKAN TINGKAT:
ALTERNATIF a.Discounting
•FISIBILTAS PELAKSNAAN
KEBIJAKAN •KINERJA YANG DIHASILKAN b.Three measure
of eficiensy
c.Sensitivity
Analysis
KRITERIA d.Allocation
UMUM YG Formulation
DIGUNAKAN e.Quick Decision
Analyis
revisted
PERUMUSAN REKOMENDASI KEBIJAKAN
(Mustopadidjaja, 1999: 20
Umpan Balik
Dari pengawasan kebijakan
Rekomendasi
TUGAS
Mencakup:
Tahap •Tahap perumu-
KONSEP Formula
Kegiatan KEBUTUHAN Informasi
KEBIJAKAN san kebijakan
Kebijakan •Pengambilan
ANALYSIS keputusan
LINGK.
Umpan Balik
kebijakan
Dari pengawasan kebijakan •Pengesahan
kebijakan
1.Rational Comprehensive
Proses Mopdel (RCPM)
MODEL 1 2.Incremental Process
MODEL
Pendekatan Punya kekuatan
Model (IPM)
3.Nixed Scanning
Hukum yang
Model (MSM) mengikat
4.Analitical hierarchical
Process (AHP)
1.POLITIK
2.EKONOMI/FINANSIAL KRITERIA
DALAM 3.ADMINISTRASI MENENTUKAN
menjadi
RUMUSAN FAKTOR 2 ORGANISASI KELAYAKAN
KEBIJAKAN STRATEGIS 4.TEKNOLOGI PEMILIHAN
ALTERNATIF
5.SOSIAL BUDAYA
KEBIJAKAN
& AGAMA
6.HANKAM
REKOMENDASI

4. FAKTOR PENDUKUNG
1. “KERJA” AN APA ?
REKOMENDASI

2. HASIL INFORMASI? 5. ESTIMASI

3. PROSEDUR 6.REKOMENDASI/
REKOMENDASI AMBIL KEPUTUSAN
REKOMENDASI
 PERUBAHAN INCREMENTAL: PERUBAHAN
PELENGKAP ATAU MUNGKIN SECARA EKSTRIM
DAPAT DIKATAKAN UPY TAMBAL SULAM.
DILAKUKAN PADA KONDISI TERTENTU,
MENDESAK DAN TDK DPT DIHINDARKAN,
PERUBAHAN RELATIF PENDEK

 PERUBAHAN MIXED SCANNING: HPR SAMA DGN


INCREMENTAL NAMUN ADA BENANG
MERAHNYA, SECARA BERTAHAP YG
MERUPAKAN BGN DARI SUATU GRAND DESIGN

 PERUBAHAN FUNDAMENTAL: PERUBAHAN


TOTAL YG MENURUT HITUNGAN WAKTU
RELATIF PENDEK
Diagram Sistem Proses Kebijakan
Lingkungan

L
Outcome L
I Demand
N I Keputusan I
Policy N
G N
Making G
K P Kegiatan
Support K
U U
N T Output U
G N
Sumber G
A daya
n A
Umpan Balik n
Prioritas
 Mengapa Topik tersebut Penting ? Dampak
Terhadap Status Kesehatan? Apakah Sudah
Masuk Dalam Agenda Nasional? Komitmen
Global/ Internasional? Contoh: Imunisasi
 Adakah Hal Yang Baru yang Akan Digali?
 Masalah yang akan Diteliti & Metodologi
yang akan digunakan: Disain yang Canggih
Vs. Pemanfaatan Oleh Policy Makers
 Donor Driven?? WHO, Bank Dunia, ADB
dll. Tarikan Politis?
Kelemahan Analisis Kebijakan
 Keputusan Dipengaruhi Politik unik dari
waktu ke waktu, sulit di generalisasi
 Proses yang kompleks di mana ilmu sosial
kurang bisa menyediakan Instrumen yang
Spesifik Untuk Mengkaji Dampak
 Penelitian Seringkali Terlalu Lama Untuk
Dapat Dimanfaatkan Penentu Kebijakan
 Keterbatasan Data, Cepatnya Perubahan,
Subjektifitas, Merujuk Konsep Negara Lain
Yang Seringkali Kurang Sesuai
DISKUSI KELOMPOK
Desentralisasi: Apa Implikasi Ke Sektor Kesehatan?

Identifikasi Masalah dan Prioritas yang Akan Dikaji


Untuk kebijakan Ke depan:
 Maternal Mortality
 Imunisasi

Apa Yang Akan Dilakukan Untuk Kebijakan Pada


Area Tsb? Caranya?
Siapa Pelaku yang terlibat? Apa Peran Masing-
masing?
DISKUSI KELOMPOK
 Masalah Bidan di Desa: Kebijakan PTT akan Di
Stop?
 Diskusikan Rangkaian Analisis Kebijakan yang
Terkait Dengan pembiayaan Bidan Di Desa:
dilanjutkan (apa implikasinya) atau Tidak
Dilanjutkan (apa implikasinya)
 Bagaimana Anda Mendapatkan Hasil Kajian
Untuk Kebijakan?
 Bagaimana Diseminasi ?
 1) Start dg. Isyu/ masalah : kuantitatif,
terukur
 Cara: review dokumen, wawancara policy
makers (round table discussion, indepth
interview dll), stakeholder analysis, analisis
situasi (problem tree, fish bone, an.
Determinan). Responsiveness: pendapat
masyarakat (FGD?)
 Statement gap harus jelas

 2) Penetapan Tujuan: terukur  Tujuan I, Tuj,
Proses, Tuj, Output
 Muara  Goal (status kesehatan) mis: IMR,
MMR, Kualitas Hidup, DALY
 Apa indikatornya?

Realistis (trend, diminishing return)


3) Penetapan prioritas Delbeque, PAHO,
komponen public goods/ paket orang miskin
Cara: Melibatkan Peer, analsis kuantitatif, Komitmen
global, nasional, daerah (renstra daerah, sektoral)

Bagaimana lintas sektor? Stakeholder?


 4). Penentuan opsi/ alternatif: apa ukuran? Yang
cost-effectve? Yang diterima masyarakat? Politis/
landasan hukum? Komitmen nasional (subsidi
public goods & orang miskin)
 Adakah yang baru?
5) Pengkajian opsi: mana yang risisko paling rendah,
diterma masyarakat, sustain
6). Implementasi: faktor masyarakat, penyedia
pelayanan, pembiayaan (komitmen ), sinkron dg.
Policy lain
7) Evaluasi: Bagaimana pelksanaan? Misal Benefit
monitoring
Kesimpulan
 Policy process adalah proses dinamis, tidak statis
(mengusulkan kebijakan baru, adjustment
kebijakan lama, implementasi kebijakan makro)
 Harus evidence based, empirik
 Analisis Kebijakan pd dasarnya adalah proses
‘rationing’ (menetapkan prioritas) dg, kriteria
efisiensi, equity, quality, sustainability
 Metode riset evidence based, realistis, diterima)
TERIMAH KASIH