Anda di halaman 1dari 20

PERAWATAN PADA PASIEN

PASCA KEMOTERAPI

Oleh
Kelompok 4

MUHAMMAD HADYAN NUBLI. M


YULIA ARYANI SAHNAS
RINI ANDRIYANI
NOVI ROSIANI
Kanker dapat menyerang semua lapisan masyarakat tanpa mengenal
status sosial, umur, dan jenis kelamin. Penyakit ini sebenarnya timbul akibat
kondisi fisik yang tidak normal, selain itu pola makan dan pola hidup yang
tidak sehat juga dapat menyebabkan kanker. Wanita lebih beresiko
terkena serangan kanker, terutama pada organ reproduksi seperti rahim,
indung telur dan vagina.

Terdapat empat macam cara mengobati kanker yaitu pembedahan,


radioterapi, kemoterapi dan terapi hormon. Dari keempat cara tersebut,
salah satunya adalah KEMOTERAPI.
APA ITU KEMOTERAPI?
DEFENISI DAN TUJUAN KEMOTERAPI

Kemoterapi merupakan terapi kanker yang


melibatkan penggunaan zat kimia ataupun obat-
obatan yang tujuannya untuk membunuh sel kanker
atau menghentikan pertumbuhan sel kanker yang
masih tertinggal sehingga memperoleh kesembuhan
yang lebih baik.
UNTUK APA KEMOTERAPI DILAKUKAN?
MANFAAT KEMOTERAPI

1. Pengobatan
Beberapa jenis kanker dapat
disembuhkan secara bertahap dengan
kemoterapi.
2. Kontrol
Kemoterapi ada yang bertujuan untuk
menghambat perkembangan kanker agar
tidak bertambah besar atau menyebar ke
jaringan lain.
3. Mengurangi gejala
Bila kemotarapi tidak dapat menghilangkan
kanker, maka kemoterapi yang diberikan bertujuan
untuk mengurangi gejala yang timbul pada pasien,
seperti meringankan rasa sakit dan memberi
perasaan lebih baik serta memperkecil ukuran
kenker pada daerah yang diserang.
Apa efek samping setelah/saat
kemoterapi?
Efek kemoterapi

 Lemas
 Mual dan Muntah
 Gangguan pencernaan
 Sariawan
 Rambut Rontok
Terus, bagaimana mengatasi efek dari
kemoterapi tersebut?
MENGATASI EFEK SAMPING
KEMOTERAPI

1. Mual-Muntah
 Makan dan minum sedikit tapi sering.
 Minum setiap muntah.
 Hindari makanan yang berbau, berminyak, berlemak, berbumbu,
pedas, terlalu manis, panas, dan beraroma sitrus.
 Makan makanan yang dingin, kering dan pada temperatur
ruangan.
 Minum teh beraorama mint atau jahe.
2. Rambut Rontok
Tidak semua obat kemoterapi menyebabkan
rambut rontok. Jika terjadi tetaplah percaya diri
dan merasa cantik. Anda bisa menggunakan wig
atau pelindung kepala seperti topi, bandana, atau
jilbab. Setelah kemo, rambut akan tumbuh kembali.
Kadang2 warna dan teksturnya bisa berubah,
bahkan ada yang tadinya lurus menjadi agak
keriting.
3. Kelelahan atau Fatigue
 Olah raga ringan
 Tidur cukup, jangan terlalu banyak.
 Minta tolong jika tidak mampu melakukan sesuatu.
 Mengobrol dengan orang lain.
 Makan cukup dan bergisi serta hindari makanan terlalu banyak
lemak.
 Lakukan aktivtias yang disukai.
 Terapi alternatif pijat, relaksasi, meditasi, yoga.
3. Mengatasi Sariawan
 Berkumur setiap habis makan, kalau perlu
gunakan obat kumur. Jangan sampai ada sisa
makanan yang tertinggal karena itu dapat
memicu timbulknya sariawan.
 Makan makanan yang lunak, tidak mengiritasi,
asin, asam dan pedas.
 Banyak minum dan makan makanan dingin
atau pada suhu ruangan.
 Sikat gigi minimal 4 kali sehari dengan
menggunakan sikat lembut.
4. Mengatasi kulit kering
 Memakai pelembab kulit /lotion
 Hindari kontak dengan sinar matahari
langsung, bisa memakai pelindung seperti
sarung tangan/baju lengan panjang.
 Menjaga kebersihan kulit.
 Memperbanyak minum untuk meningkatkan
cairan pada tubuh.
5. Manajemen nutrisi selama kemoterapi
 Telur : kaya akan vit B dan protein, serta
mengandung selenium yang membantu
mengurangi efek samping setelah
kemoterapi.
 Jahe : memiliki sifat anti-inflamasi ( anti
peradangan) yang dapat membantu
mengurangi mual muntah karena
kemoterapi
 Sayuran : Sayuran berdaun hijau seperti bayam, selada, dan
kanker merupakan sumber zat besi dan vitamin A, E,
serta K. Nutrisi ini membantu melancarkan peredaran sel
darah merah serta oksigen ke seluruh tubuh. Sirkulasi
darah dan oksigen yang baik ini bermanfaat untuk
meningkatkan kesehatan pasien kanker.
 Kacang-kacangan : mengandung protein dan vitamin B yang
membantu dalam perbaikan sel serta meningkatkan
sistem kekebalan tubuh
 Yogurt : mengandung bakteri baik yang bermanfaat untuk usus
dan mencegah diare dan penurunan berat badan