Anda di halaman 1dari 32

Definisi

• Penyakit yang menyerang sistem saraf


dan bersifat progresif, ditandai dengan
gejala yang khas yang diakibatkan oleh
degenerasi substansia nigra
Parkinsonism
• Parkinsonism adalah suatu sindroma
yang ditandai oleh tremor waktu istirahat,
rigiditas, bradikinesia, dan hilangnya
reflex postural akibat penurunan kadar
dopamin dengan berbagai macam sebab.
Epidemiologi
• Penyakit Parkinson adalah salah satu dari
penyakit neurodegeneratif yang paling
banyak ditemukan pada lanjut usia
• Jarang terjadi dibawah umur 30 tahun.
• Prevalensi penyakit Parkinson ditemukan
sekitar 160/100.000 populasi.
• Gejala yang muncul mulai pada usia 40-70
tahun, dan puncaknya pada dekade ke-6.
• Laki-laki:perempuan 3:2
Gejala Utama
• Tremor
• Rigiditas
• Akinesia/bradikinesia
• Postural instability
Gejala Tambahan
• Robotic gait
• Dystoni
• Hypophoni
• Drooling
• Dysphagi
• Fatigue
• Akathisia
Gejala Sistemik
• Depresi
• Perubahan perilaku
• Penurunan kemampuan berpikir
• Tidur siang memanjang
• Kesulitan tidur malam
• Gangguan penglihatan
• Penurunan berat badan
• Kesulitan BAK dan BAB
Etiologi
• Idiopatik (pada sebagian besar kasus)
• Genetik
• Penggunaan Calcium channel Blocker
• Trauma kapitis
• Cerebral anoxia
• Keracunan pestisida
Patofisiologi
• Adanya ketidak seimbangan antara
eksitatorik dan inhibitorik pada bagian
motorik otak
• Saraf kolinergik > dopaminergik
Diagnosis
• Bila terdapat 2 dari 3 gejala motorik utama
• Respon dengan pemberian levodopa
Diagnosis Banding
HIPERTIROID, ANSIETAS, KELELAHAN,
ALKOHOLISME, OBAT
ASMA,KELAINAN
SEREBELUM.
Tata Laksana
• I. Pada Parkinson tahap dini
Penderita masih dapat melakukan tugasnya
sehari-hari tanpa merasa terganggu oleh
penyakitnya, hanya diberikan terapi psikoterapi
sportif. Fisioterapi dan obat-obatan penunjang
yang sesuai dengan gejala klinis. Pemberian obat
anti parkinson (L-dopa) pada tahap dini memberi-
kan hal yang dramatis tetapi efeknya timbul seperti
apa yang tidak kita harapkan.
Fisioterapi
• Mengatasi perasaan kaku dan berat pada
anggota gerak memperbaiki sikap tubuh
cara melangkahkan tungkai dan lengan
• Melakukan senam dengan atau tanpa alat
bantu
• Berenang diawasi
Obat-obatan
• Bloker beta :
– Propanolol / InderalR 60 - 94 mg/hari
– Nodolol / CorgardR 40 - 80 mg/hari
– Metaprolol / InderalR 60 - 47 mg/hari
Untuk memberantas tremor

• Mengatasi depresi :
– Imipramin / TofranilR dosis rendah 25 - 50 mg/hari
– Amitriptyline/IaroxylR dosis rendah 25 - 50
mg/hari
– Diazepam / ValiumR 2 - 6 mg/hari
Parkinson Tahap Ringan-
Sedang
• Penderita sudah merasa terganggu oleh
penyakitnya dan sukar melakukan
aktivitas sehari-hari
Tremor dan Rigiditas
I. Golongan obat antikolinergik diberikan bersama
antihistamin dan beta bloker
Obat-obat golongan anti kolinergik
– Trihexyphenidyl / ArteneR 1 - 12 mg/hari
– Benztropine / CongentinR 1 - 4 mg/hari
– Diphenhydramine / BenadrylR 25 - 200 mg/hari
– Sulfa atropin 0,50 - 1,5 mg/hari
Efek samping
• Mulut kering
• Penglihatan kabur
• Hipohidrose
• Miksi dan defekasi tidak lancar
Bradikinesia
• Golongan Amantadin
 Amantadine/Symmetral R 100 - 300
mg/hari
 Manfaatnya kurang untuk mengatasi
tremor
Efek samping
 Edema pada tungkai

 Nyeri epigastrium

 Kembung

 Nyeri kepala

 Sukar tidur

 Depresi

 Gelisah

 Halusinasi

 Retensi urin
Kombinasi amantadin dengan obat anti
kolinergik paling tepat untuk mengatasi
penyakit parkinson tahap ringan dan sedang
Penyakit Parkinson Tahap
Berat
• Penderita sudah sangat terganggu oleh
penyakitnya dan obat-obat golongan anti
kolinergik atau amantadine sudah tidak
bermanfaat

• Golongan L-dopa 100 - 200 mg (ditambah


benzerazide 25 - 50 mg) medoperR atau
L-dopa 100 - 250 mg (diberikan cartidopa
10 - 25 mg) / sinemet R
• Dosis inisial L-dopa mulai 200 mg/hari dalam 2 x
pemberian ditingkatkan sampai max 800 mg/hari

Efek samping
 Halusinasi visual

 dapat diatasi dengan thioridazine


10 - 75 mg /hari
 Palpitasi

 Hipotensi

 Gangguan gastro intestinal

 Kram betis

 Distonia

 Demensia

 Gangguan fungsi jantung / anemia


• Obat anti depresi golongan monoamin
oxidase inhibitor memperkuat khasiat L-
dopa
Golongan Bromokriptin
• Yang efektif berkisar antara 15 - 20 mg dan
ditingkatkan mencapai 40 100 mg  Dosis
inisial mulai 1,25 mg/hari ditingkatkan sampai
efek diharapkan
Efek samping
 Palpitasi

 Hipotensi

 Gangguan gastrointestinal

 Kram betis

 Nyeri kepala

 Gelisah sampai halusinasi


• 3. Tindakan operatif misalnya
talamotomi ventrolateral atau talatomi
bilateral biasanya dikerjakan pada
penderita dengan gejala klinis sangat
berat
• Dan jarang dilakukan karena dapat timbul
gejala parkinson setelah 6 - 18 bulan
pasca operasi
Kombinasi amantadine + L-dopa +
bromokriptin paling tepat untuk
menanggulangi penyakit Parkinson tahap
berat sampai sangat berat
Prognosis
• Ad vitam: ad bonam
• Ad sanactionam: dubia
• Ad functionam: ad malam