Anda di halaman 1dari 8

Kehamilan dengan SLE (Systemic Lupus Erythemotosus)

Tim PKRS RSU Universitas Muhammadiyah Malang


Jl. Raya Tlogomas no. 45 Malang. Telp (0341) 561666
Fax: (0341) 561627 Website; www.hospital.umm.ac.id
Email ; Hospital.umm@gmail.com
Pengertian
• Lupus atau lengkapnya Systemic Lupus Erythemotosus ( SLE )
merupakan penyakit dimana seharusnya jumalah antibody normal
menjadi berlebihan. Dan antibodi ini tidak lagi berfungsi untuk
menyerang virus, kuman, bakteri yang ada di dalam tubuh, tetapi
justru menyerang sel & jaringan tubuhnya sendiri.
• Wanita yang mengidap penyakit lupus dapat hamil dengan aman
asalkan memeriksakan kesehatan secara rutin untuk menjaga
kesehatan ibu dan janin. Lupus yang seringkali menyerang usia
kehamilan 20-30 tahun merupakan usia yang umum wanita hamil
sehingga terkadang memunculkan masalah ketika memasuki masa
kehamilan
Penyebab

• Penyebab penyakit lupus bukan karena mikroorganisme sehingga


penyakit lupus tidak ditularkan oleh kuman atau bakteri. Penyakit
lupus berhubungan dengan genetik. Sehingga anda tidak perlu
khawatir tertular penyakit lupus dari penderita lupus, lingkungan (
sinar ultraviolet, infeksi).
Gejala lupus pada kehamilan:
• Timbulnya Achy Sendi (arthralgia), arthritis dan pembengkakan pada sendi
• Timbulnya nyeri dada
• Lebih sensitivitascahaya (photosensitivity)
• Demam tinggi
• Timbulya rasa lelah yang ekstrem dan berkepanjangan
• Anemia
• Rambut rontok atau alopecia
• Kejang
• Mulut dan hidung bisul
• Mata kering
• Mudah memar, cemas, depresi, sakit kepala
• PENANGANAN
–Selalu gunakan krem pelindung sinar matahari, baju lengan panjang,
topi atau payung bila akan bekerja dibawah sinar matahari.
–Penederita dianjurkan mendapat terapi pencegahan dengan
antibiotika bila akan menjalani operasi gigi, saluran kencing, atau
tindakan bedah lainnya.
–Berikan obat anti peradangan (anti inflamsi) misalnya indometasin,
asetaminofen, ibuprofen, prednison, prednisolon, klorokuin,
azatioprin, dan siklofoshamid.
Pengobatan
• Pemberian obat anti inflamasi nonsteroid termasuk aspirin untuk
mengendalikan gejala arthritis
• Krim topical kortikosteroid, seperti hidrokortison buteprat atau
triamsinolon untuk lesi kulit yang akut
TERIMA
KASIH