Anda di halaman 1dari 12

Vitamin

Dosen Pengampu:
Dwi Suryani, M.Pd

Kelompok 4
Siti Chusni Nurlatifah (2281160009)
Siti Rukoyah (2281160016)
NahlinMutiaSolpa (2281160018)
DewiMulyani(2281160025)
VITAMIN
DEFINISI VITAMIN

KLASIFIKASI DAN JENIS VITAMIN

SUMBER DAN MANFAAT VITAMIN PADA BAHAN PANGAN

PERLAKUAN TERHADAP SUMBER-SUMBER VITAMIN

PENYEBAB RUSAKNYA KANDUNGAN VITAMIN DALAM BAHAN PANGAN


DEFINISI VITAMIN
Vitamin (bahasa Inggris: vital amine, vitamin)
adalah sekelompok senyawa organik amina
berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi
vital dalam metabolisme setiap organisme,
yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh.
Vitamin merupakan suatu molekul organik
yang sangat diperlukan oleh tubuh untuk
proses metabolisme dan pertumbuhan yang
normal. Vitamin-vitamin tidak dapat dibuat
oleh tubuh manusia dalam jumlah yang sangat
cukup, oleh karena itu harus diperoleh dari
bahan pangan yang dikonsumsi.(Winarno:
2014)
KLASIFIKASI
DAN JENIS
VITAMIN

VITAMIN VITAMIN
LARUT DALAM LARUT DALAM
AIR LEMAK

VITAMIN A, D,
VITAMIN B VITAMIN C
E, K
Vitamin C

Vitamin C adalah salah satu Vitamin C disimpan oleh tubuh


jenis vitamin yang larut dalam sebesar 1500 mg apabila dikonsumsi
air dan memiliki peranan mencapai 100 mg per hari. Jumlah ini
dapat mencegah skorbut selama tiga
penting dalam menangkal bulan. Tanda-tanda skorbut akan
berbagai penyakit. Vitamin ini terjadi apabila persediaan tinggal 300
juga dikenal dengan nama kimia mg. Konsumsi vitamin C berlebih
dari bentuk utamanya yaitu asam akan dikeluarkan melalui urin dalam
askorbat. bentuk asam oksalat
Vitamin B
Vitamin B adalah 8
vitamin yang larut dalam
air dan memainkan peran
penting dalam
metabolisme sel

Masing-masing tipe
vitamin B suplemen
mempunyai nama masing-
masing (contoh: B1, B2,
B3)
CONTOH SUMBER DAN MANFAAT PADA
BAHAN PANGAN
• VITAMIN A
Molekul vitamin A berisi atom karbon dan hidrogen yang
berikatan dengan gugus hidroksil (OH) menjadi struktur yang
kompleks. Stuktur yang demikian ini menyebabkan vitamin
disebut sebagai retinol.
• VITAMIN D
Vitamin D bersifat larut dalam lemak dan tidak
larut dalam air. Vitamin D banyak ditemukan
dalam minyak hati ikan.
• VITAMIN E
Vitamin E diketahui sebagai zat gizi esensiel yaitu setelah dilakukan
percobaan dengan tikus. Kekurangan vitamin E mengakibatkan
kemandulan pada tikus jantan sedangkan pada tikus betina terjadi
keguguran pada saat bunting. Zat gizi esensiel tersebut dikenal sebagai
tokoferol atau vitamin E
• Vitamin K (Phylloquinone)
Vitamin K disebut juga dengan phylloquinone, merupakan salah satu
vitamin larut dalam lemak yang diperlukan untuk penutupan luka dan
sangat penting untuk menghentikan darah terus keluar saat terluka.
Vitamin K juga terlibat dalam metabolisme protein tulang dan diperlukan
untuk pertumbuhan tulang pada anak-anak dan remaja.
Perlakuan Terhadap sumber-sumber Vitamin

• Tidak terlalu lama dimasak


• Tidak Menggunakan segala jenis minyak
• Tidak menggunakan suhu terlalu panas

• Tidak mengupas sayuran atau buah sebelum dimasak


• Memanggang sayuran
• Masak dengan lemak
• Biarkan mentah

• Gunakan sedikit air saja saat memasak


• Konsumsi selagi masih segar
• Tambahkan perasan air jeruk untuk meningkatkan penyerapan zat besi
• Kombinasikan makanan matang dan mentah
Penyebab Rusaknya kandungan
vitamin dalam bahan pangan
Kerusakan
Kimia

Kerusakan Kerusakan
Biologis Mikrobiologis

Kerusakan Kerusakan
Fisik Mekanis