Anda di halaman 1dari 28

22 Februari 2018

Pelatihan Instrumen
“Kuesioner Kekuatan dan Kelemahan”
(Strengths and Difficulties Questionnaire)
untuk Anak dan Remaja
dr. Anna Elissa

Departemen Psikiatri FKUI-RSCM

Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan


Apa itu SDQ?

• Alat ukur untuk skrining kesehatan jiwa


pada anak dan remaja
• Pertama kali dikembangkan oleh Robert N.
Goodman, psikiater anak asal Inggris
• Kuesioner singkat yang diisi dengan ceklis
• 25 butir, terbagi dalam 5 komponen
– 4 komponen mengukur kesulitan anak
– 1 komponen mengukur kekuatan mental anak
Lima Komponen SDQ
• E = Emotional (gejala emosional)
• C = Conduct Problems (masalah perilaku)
• H = Hyperactivity (hiperaktivitas)
• P = Peer Problems (masalah teman sebaya)
• Pr = Prosocial  kekuatan mental anak
Jenis-jenis SDQ dan siapa yang dapat mengisi

SDQ • Orang tua


usia 4-10 th • Guru

SDQ
• Self-report
usia 11-18 th
Cara Pengisian dan Skoring
• Setiap butir dijawab “Tidak Benar”, “Agak Benar”,
atau “Benar”
• Berdasarkan kondisi 6 bulan terakhir
• Nilai setiap butir:
– Tidak Benar = 0
– Agak Benar = 1
– Benar = 2
• KECUALI butir yang diberi tanda bintang (*), diberi
nilai:
– Tidak benar = 2
– Agak benar = 1
– Benar = 0
Cara Penilaian

Perhitungan
Skor Gejala Emosional (E) : skor pada butir nomor 3 + 8 + 13 + 16 + 24
Skor Masalah Perilaku (C) : skor pada butir nomor 5 + 7 + 12 + 18 + 22
Skor Hiperaktivitas (H) : skor pada butir nomor 2 + 10 + 15 + 21 + 25
Skor Masalah Teman Sebaya (P) : skor pada butir nomor 6 + 11 + 14 + 19 + 23
Skor Kekuatan Mental (Pr) : skor pada butir nomor 1 + 4 + 9 + 17 + 20

jumlah skor E + jumlah skor C + jumlah skor H +


Skor Total Kesulitan : jumlah skor P

(skor Pr tidak ikut ditotal)


Interpretasi
Alur
Tatalaksan
a
Beberapa poin penting dalam penyampaian kepada
orang tua / guru / peserta didik

• Alat skrining, BUKAN diagnosis  masih perlu


pemeriksaan atau penelusuran lebih lanjut
• Tidak ada salah atau benar
• Mengisi sesuai kondisi pribadi
• Tidak diperkenankan melabel peserta didik
sebagai “punya gangguan jiwa”, “depresi”, dll.
• Tatalaksana sesuai alur yang telah ditetapkan
Contoh penyampaian
kepada orang tua atau guru
• ”Bapak/Ibu, alat ini namanya SDQ. Ini untuk mengukur
kekuatan dan kelemahan psikologis anak Bapak/Ibu, BUKAN
untuk mendiagnosis gangguan jiwa. Untuk usia 4-10 tahun,
yang mengisi SDQ adalah orang tua atau guru. Bapak/Ibu
silakan mengisi sesuai dengan kondisi anak selama 6 bulan
terakhir. Tidak ada jawaban benar-salah, dan apapun hasilnya
akan kami gunakan untuk membantu anak Bapak/Ibu dengan
lebih tepat. Ada pertanyaan dari Bapak/Ibu sebelum mengisi?”
Contoh penyampaian
kepada peserta didik remaja
• ”Teman-teman, alat ini namanya SDQ. Seperti namanya, alat
ini untuk mengukur kekuatan dan kelemahan psikologis kita.
Jadi ini BUKAN untuk mendiagnosis gangguan jiwa ya. Kita
tidak bisa bilang seseorang punya gangguan jiwa seperti
depresi, hanya dari alat ini. Nah teman-teman silakan mengisi
sesuai dengan kondisi teman-teman selama 6 bulan terakhir.
Tidak ada jawaban benar-salah, dan apapun hasilnya akan
kami gunakan untuk membantu teman-teman. Ada pertanyaan
terlebih dahulu sebelum mengisi?”
Mari mencoba!
Vignette
Skoring SDQ
Skor Gejala Emosional (E)
• E1=0
• E2=1
• E3=0
• E4=1
• E5=0
• Skor Gejala Emosional = 2 (normal)
Skor Masalah Perilaku (C)
• C1=2
• C2=2
• C3=2
• C4=2
• C5=0
• Skor Masalah Perilaku = 8 (abnormal)
Skor Hiperaktivitas (H)
• H1=2
• H2=2
• H3=2
• H4=2
• H5=2
• Skor Hiperaktivitas = 10 (abnormal)
Skor Masalah Teman Sebaya (P)
• P1=0
• P2=1
• P3=2
• P4=0
• P5=0
• Skor Masalah Teman Sebaya = 3 (borderline)
Skor Prososial (Pr)
• Pr 1 = 0
• Pr 2 = 1
• Pr 3 = 1
• Pr 4 = 1
• Pr 5 = 0
• Skor Prososial = 3
Total Skor
• Total Skor Kekuatan = 3 (abnormal)
• Total Skor Kesulitan
– =E+C+H+P
– = 2 + 8 + 10 +3
– = 23 (abnormal)
Tatalaksana
untuk An. R
Terima Kasih!

Anda mungkin juga menyukai