Anda di halaman 1dari 15

PENDIDIKAN KONSERVASI

KELOMPOK VII

ANGGOTA :
1. SLAMET ( 5202416006 )
2. NOR AHMADI ( 5202416010 )
3. AHMAT YULIYONO ( 5202416012 )
4. MUHAMMAD FARID ( 5202416035 )
5. MUH. REZA YUSUF (5202416036 )
Kertas yang sering kita gunakan
dibuat dari bubuk pulp. Satu lembar
kertas bisa jadi mengandung serat
yang berasal dari ratusan pohon dari
seluruh dunia. Adanya
perkembangan TIK, telah
menghilangkan batas – batas
geografis dan waktu yang puncaknya
telah mendorong transformasi pola
hidup manusia dalam berbagai bidang
menuju masyarakat berbasis ilmu
pengetahuan (knowledge-based-
siciety).
APA SIH PAPERLESS ITU ?

Paperless Policy merupakan program


meminimalisasi penggunaan kertas
dengan memanfaatkan teknologi
informasi yang dimiliki Unnes, antara
lain dengan melakukan
pengembangan sistem aplikasi
berbasis web, pengembangan
penerbitan online, peningkatan
sarana pendukung dan
pengembangan organisasi.
Pengembangan Unnes sebagai sebuah Universitas
Konservasi tidak lepas dari karakteristik
lingkungan Unnes yang kaya akan biodiversitas.
Program tersebut juga dikembangkan sebagai
respon Unnes terhadap beragam perubahan dan
tantangan di bidang lingkungan yang ada saat ini
terutama yang berdampak langsung maupun tidak
langsung dari proses pembangunan pada
khususnya dan interaksi manusia.
Pemanfaatan sumberdaya alam
terbarukan ditujukan selain untuk
pengembangan diversifikasi sumber
energi, maksimalisasi kegunaan
sumber energi baru dan sekaligus
kampanye pemanfaatan sumber
energi yang ramah lingkungan.
Salah satu best practices Unnes
dalam komponen ini adalah
kebijakan managemen berbasis
teknologi komunikasi dan informasi
(ICT-based).
 SASARAN PROGRAM

Pengelolaan administrasi akademik


berbasis teknologi informasi dengan
menggunakan sistem akademik terpadu online
(Sikadu), yang telah diterapkan sejak tahun 2006
secara signifikan telah mampu mengurangi
konsumsi kertas yang digunakan dalam sistem
sebelumnya. Adapun pengorganisasian data yang
dimaksud meliputi : penerimaan mahasiswa baru,
pengelolaan sistem registrasi, sistem penjadwalan
perkuliahan, pengelolaan kartu rencana studi
(KRS), monitorik perkuliahan, pengorganisasian
nilai mahasiswa, sampai pada penanganan
pendaftaran wisuda.
Pengelolaan administrasi dokumen
perkantoran di Unnes, utamanya surat
menyurat, sekarang ini masih menggunakan
sistem konvensional yang berbasis dokumen
tertulis. Ke depan arah pengembangan
pengelolaan administrasi dokumen
perkantoran di Unnes akan dilakukan
dengan pembuatan sistem e-administration.
Berdasarkan data yang ada pada tahun 2009
maka telah disusun rencana strategis untuk
mencapai universitas konservasi sampai tahun
2012. adapun program kerjanya yaitu : sosialisasi
paperless policy di lingkungan kampus Unnes,
pengembangan penerbitan online, peningkatan
sarana dan prasarana, peningkatan sumberdaya
manusia, penentuan organisasi kerja serta aspek
penelitian dan pengembangan (R&D). Seluruh
program kerja telah disusun pencapaiannya setiap
tahun mulai tahun 2010 sampai dengan tahun
2012.
 Aspek Sarana Pendukung, ketersediaan
sarana yang diperlukan untuk
mewujudkan Paperless Office perlu
disediakan secukupnya, antara lain tidak
terbatas pada : Kebijakan, Hardware,
Infrastruktur Jaringan, SDM tenaga
bantu, Dana, dan Forum komunikasi, dll
 Aspek SDM, tahap awal yang perlu
dirintis yakni pada level paling
atas, diikuti level lebih bawah dst.
Jika dalam organisasi pada level
atas masih sulit, perlu diujicoba
pada bagian tertentu yang sudah
familiar dengan TI.
CONTOH APLIKASI DI UNNES
DAFTAR PUSTAKA
 Ifriza,Yahya nur. 2015. paperless
policy,(online),(http://simawa.unnes.ac.id/v6/2015/11/18/p
aperless-policy/ . diakses 18 November 2015 ).