Anda di halaman 1dari 17

KARYA TULIS ILMIAH

Kelompok V

Agung Eka
Nadiya Siti Rahma
Putra
Yunus Al-Hadad
Lakoro
JENIS-JENIS TULISAN (KARYA ILMIAH)

SKRIPSI MAKALAH

RESENSI RANGKUMAN
MAKALAH

Ciri Isi Dan


Makalah Sistematika
Isi Dan
Sistematika
Ciri-ciri Makalah
Makalah

Makalah yang merupakan salah satu jenis Bagian Awal


karangan ilmiah memiliki ciri atau karakter yaitu Halaman Sampul
secara umum, ciri-ciri makalah terletak pada sifat Daftar Isi
keilmiahannya. Artinya, sebagai karangan ilmiah, Daftar Tabel Dan Gambar (jika ada)
makalah memiliki sifat objektif, tidak memihak, Bagian Inti
berdasarkan fakta, sistematis dan logis. Berdasarkan Pendahuluan
kriteria itu, baik tidaknya suatu makalah dapat Latar Belakang Penulisan Makalah
Masalah Atau Topic Pembahasan
diamati dari segi signifikansi masalah atau topic yang Tujuan Penulisan Makalah
dibahas, kejelasan tujuan pembahasan, kelogisan Teks Utama
pembahasan, dan kejelasan pengorganisasian Penutup
pembahasannya. Bagian Akhir
Daftar Rujukan
Lampiran (jika ada)
RANGKUMAN
Langkah-Langkah
Cara Membuat Perbedaan antara
Menulis
Rangkuman Dan Ikhtisar, Abstrak,
Rangkuman Dan
Ikhtisar dan Ringkasan
Ikhtisar
Langkah-Langkah Menulis
Rangkuman Dan Ikhtisar

1) Perangkum harus membaca uraian asli pengarang sampai tuntas agar memperoleh gambaran
atau kesan umum dan sudut pandang pengarang.
2) Perangkum membaca kembali bacaan yang akan dirangkum dengan membuat catatan pikiran
utama atau menandai pikiran utama setiap uraian untuk setiap bagian atau setiap paragraph
3) Dengan berpedoman hasil catatan, perangkum mulai membuat rangkuman dan menyusun
kalimat-kalimat yang bertolak dari hasil catatan dengan menggunakan bahasa perangkum
sendiri. Hanya saja, apabila perangkum merasa ada yang kurang enak, perangkum dapat
membuka kembali bacaan yang akan dirangkum.
4) Perangkum perlu membaca kembali hasil rangkuman yang mengadakan perbaikan apabila dirasa
ada kalimat yang kurang koheren.
Ikhtisar
Ikhtisar adalah rangkuman gagasan yang dianggap penting oleh penyususn ikhtisar yang digali dari sebuah
teks.

Abstrak
Abstrak dan ikhtisar merupakan dua kata yang bermakna sama. Dalam kamus besar bahasa Indonesia
tercantum bahwa kata Abstrak berarti “ringkasan” Inti ikhtisar (karangan, laporan). Sedangkan kata ikhtisar
berarti pandangan secara ringkas (yang penting-penting saja) ringkasan. Istilah abstrak berasal dari bahasa
inggris, sedangkan istilah ikhtisar berarti dari bahasa arab. Jadi, kedua istilah itu berpadanan. Akan tetapi, di
Indonesia, istilah ikhtisar dibedakan dari istilah abstrak. Ikhtisar merupakan rangkuman gagasan yang berlaku
dalam laras umum, sedangkan abstrak merupakan rangkuman atau ikhtisar yang berlaku dalam laras ilmiah.
Oleh karena itu, berlaku format tertentu bagi abstrak, bagi untuk jurnal maupun untuk karya ilmiah.

Ringkasan
Ringkasan adalah penyajian karangan atau peristiwa yang panjang dalam bentuk yang singkat dan efektif.
Ringkasan adalah karangan tanpa hiasan. Ringkasan itu dapat merupakan ringkasan sebuah buku, bab, maupun
artikel.
Hal-hal yang Sistematika
Diperhatikan Penulisan

RESENSI
Skripsi Hasil
Penelitian
Kuantitatif

SKRIPSI

Skripsi Hasil
Penelitan
Kualitatif
a. Bagian Awal b. Bagian Inti c. Bagian Akhir
Halaman Sampul BAB I PENDAHULUAN Daftar rujukan
Lembar Logo Latar Belakang Masalah Lampiran-lampiran
Halaman Judul Rumusan Masalah
Riwayat hidup
Lembar Persetujuan Tujuan Penelitian
(Lembar Persetujuan Hipotesis Penelitian (jika ada)
Pembimbing & Lembar Kegunaan Penelitian
Persetujuan Penguji) Asumsi Penelitian
Abstrak Ruang Lingkup dan Keterbatasan Penelitian
Kata Pengantar Definisi Istilah atau Definisi Operasional (jika ada)
Daftar Isi BAB II KAJIAN PUSTAKA
Daftar Tabel BAB III METODE PENELITIAN
Daftar Gambar Rancangan Penelitian
Daftar Lampiran Populasi Dan Sample
Daftar Lainnya Instrument Penelitian
Pengumpulan Data
Analisis Data
BAB IV HASIL PENELITIAN
Dekskripsi Data
Pengujian Hipotesis
BAB V PEMBAHASAN
BAB VI PENUTUP
Simpulan
Saran
Bagian Awal Bagian Inti Bagian Akhir
Unsur-unsur yang harus BAB I PENDAHULUAN Unsur-unsur yang
ada pada bagian awal termuat pada bagian
Konteks Penelitian (Latar Belakang)
skripsi hasil penelitian akhir skripsi hasil
Fokus Penelitian
kualitatif sama dengan isi penelitian kualitatif
Kegunaan Penelitian
bagian awal skripsi hasil sama dengan unsur-
penelitian kuantitatif. BAB II LANDASAN TEORI unsur pada skripsi hasil
Susunan unsur-unsur BAB III METODE PENELITIAN penelitian kuantitatif.
tersebut dan isi uraiannya (Kecuali untuk
Pendekatan dan Jenis Penelitian
juga sama. lampiran-lampiran
Kehadiran Peneliti/Lokasi Penelitian
disesuaikan dengan
Sumber Data
kebutuhan.
Prosedur Pengumpulan Data
Analisis Data
Pengecekan Keabsahan Temuan
Tahap-tahap Penelitian
BAB IV PAPARAN DATA DAN
TEMUAN PENELITIAN
BAB V PEMBAHASAN
BAB VI PENUTUP
HAL-HAL YANG DIPERHATIKAN DALAM
TULISAN KARYA ILMIAH

TOPIK, TUJUAN, KUTIPAN DAN


ABSTRAK DAN DAFTAR
DAN KERANGKA SISTEM
SINTESIS PUSTAKA
KARANGAN RUJUKAN
Topik
Topik merupakan subject yang dibahas dalam suatu teks, sehingga topic menjadi pokok
permasalahan atau pokok pembicaraan.
Pemilihan topic pertlu diperhatikan beberapa hal, yaitu :
• Harus menarik perhatian penulis
• Diketahui dan dikuasai oleh penulis
• Harus sempit dan terbatas
• Untuk penulis pemula hindari topic yang baru.

Tujuan
Tujuan penulisan suatu karya ilmiah biasanya terdiri atas dua bagian, yakni tujuan
umum dan tujuan khusus.

Kerangkan Karangan
Kerangka karangan adalah suatu rencana kerja ilmiah yang teratur untuk
mendeskripsikan penyusun pokok-pokok bahasa ke dalam lab dan sbbab dengan
menampilkan acuan beberapa sumber rujukan (referensi) yang digunakan.
Abstrak
Abstrak adalah karangan ringkas berupa rangkuman. Istilah lazim dalam penulisan karya ilmiah.
Oleh karena itu, abstrak terkait dengan aturan penulisan ilmiah. Dalam sebuah abstrak setidaknya
ada hal-hal berikut :
• Latar belakang
• Tujuan penelitian
• Metode atau bahan yang digunakan
• Keluaran atau kesimpulan dalam penelitian

Sintesis
Sintesis adalah merangkum intisari bacaan yang berasal dari beberapa sumber. Ada sejumlah
syarat yang harus diperhatikan oleh penulis dalam membuat sintesis, di antaranya :
• Penulis harus bersikap objektif dan kritis atas teks yang digunakannya
• Bersikap kritis atas sumber yang dibacanya
• Sudut pandang penulis harus tajam
• Penulis harus dapat mencari kaitan antara satu sumber dengan sumber lainnya
• Penulis harus menekankan pada bagian sumber yang diperlukannya.
Kutipan
Kutipan terdiri atas dua jenis, yaitu kutipan langsung dan kutipan
tidak langsung. Pengutipan secara langsung penulis tidak melakukan
perubahan apapun terhadap teks atau bagian teks yang dikutip,
sedangkan dalam pengutipan tidak langsung penulisan diperkenankan
untuk menggunkan kata-kata sendiri tetapi tidak menggubah makna
pada teks aslinya.

Sistem Rujukan
Dalam upaya menjaga etika ilmiah dalam hal penggunaan sumber
lain dalam sebuah tulisan, dikenal sebagai sistem catatan. Dengan
demikian, dikenal sebagai dua sistem rujukan yang sering digunakan,
yaitu catatan kaki dan catatan belakang. Catatan kaki adalah catatan
yang diletakkan dibagian awal halaman, sedangkan catatan belakang
ada di akhir lab (dalam sebuah buku) atau bagian akhir sebuah tulisan
(dalam sebuah makalah).
Daftar Pustaka

Daftar pustaka atau bibliografi adalah semua sumber yang menjadi rujukan
seorang penulis dalam kegiatannya menulis sebuah karya ilmiah. Ada beberapa
variasi penulisan daftar pustaka. Variasi ini terjadi akibat pola-pola penulisan yang
dikembangkan oleh selingkung bidang, misalnya MLA (The Modern Language
Association) dan format APA (American Psycologycaln Association).
Format MLA
• Tarigan, Henry Guntur. Menyimak. Bandung : Penerbit Angkasa, 2008
Format APA
• Tarigan, Henry Guntur. (2008). Menyimak. Bandung : Penerbit Angkasa
SEKIAN DAN TERIMAH KASIH