Anda di halaman 1dari 18

PENDAMPINGAN KADARZI

Puskesmas Wirobrajan
Mengkhawatirkan!
BUMIL & BADUTA kurang gizi: hambatan perkembangan
otak, kecerdasan, kemampuan belajar dan rendahnya
produktifitas yang bersifat permanen (irreversible).
• Fisik anak kurang gizi dapat diperbaiki:

• Tapi perkembangan otaknya, tidak dapat diperbaiki:


Perlunya pendampingan KADARZI
keluarga mampu mengenali masalah gizi dan
mampu mencegah serta mengatasi masalah gizi
setiap anggota keluarga.
Indikator Kadarzi
1 • Menimbang BB secara teratur

2 • Pemberian ASI Eksklusif 6 bulan

3 • Makan beraneka ragam makanan

4 • Penggunaan garam beryodium

5 • Minum suplemen gizi

6 • Sarapan pagi
Pentingnya pantau berat badan
1. Anak dapat ditimbang di rumah atau di posyandu
atau di tempat lain
2. Berat badan anak dimasukkan ke dalam KMS
3. Bila grafik berat badan pada KMS Naik (sesuai garis
pertumbuhannya), berarti anak sehat, bila tidak naik
berarti ada penurunan konsumsi makanan atau
gangguan kesehatan dan perlu ditindaklanjuti oleh
keluarga atau meminta bantuan petugas kesehatan
PEMANTAUAN PERTUMBUHAN
RUTIN PALING PRIORITAS
Pentingnya ASI Eksklusif
 ASI merupakan makanan bayi yang paling sempurna,
bersih dan sehat
 ASI dapat mencukupi kebutuhan gizi bayi untuk
tumbuh kembang dengan normal sampai berusia 6
bulan (ASI Eksklusif)
 Praktis karena lebih mudah diberikan setiap saat
 Meningkatkan kekebalan tubuh bayi
 Menjalin hubungan kasih sayang antara ibu dan bayi
Pentingnya konsumsi aneka ragam
makanan
 Tubuh manusia memerlukan semua zat gizi (energi,
lemak, protein, vitamin dan mineral) sesuai kebutuhan

 Tidak ada satu jenis bahan makanan pun yang lengkap


kandungan zat gizinya

 Mengkonsumsi makanan beraneka ragam yang


mengandung sumber energi, lemak, protein, vitamin dan
mineral untuk menjamin pemenuhan kebutuhan gizi

 Apabila tersedia pilihlah makanan yang telah diperkaya


dengan zat gizi tertentu
Pentingnya garam beryodium
 Zat yodium diperlukan tubuh setiap hari
 Gangguan akibat kekurangan yodium (GAKY)
menimbulkan penurunan kecerdasan, gangguan
pertumbuhan dan pembesaran kelenjar gondok
 Kandungan zat yodium dalam air dan tanah di
beberapa daerah belum mencukupi kebutuhan
Wanita, 35 thn gondok di Kec.
Sawangan, Kab. Magelang Wanita, 9 thn kretin di Kec.
Sawangan, Kab. Magelang

Gangguan Akibat Kurang Yodium

Anak USEK gondok


dan kurang cerdas
Pentingnya Suplemen Gizi
 Kebutuhan zat gizi pada kelompok bayi, balita, ibu hamil dan
ibu menyusui meningkat dan seringkali tidak bisa dipenuhi
dari makanan sehari-hari, terutama vitamin A untuk balita, zat
besi untuk ibu dan yodium untuk penduduk di daerah endemis
gondok

 Suplementasi zat gizi (tablet, kapsul atau bentuk lain)


diperlukan untuk memenuhi kebutuhan zat gizi tersebut

 Apabila kebutuhan zat-zat gizi tersebut dipenuhi dari


pengkayaan makanan, maka suplementasi zat gizi dapat
dihentikan secara bertahap
Sasaran Pendampingan Kadarzi?
a. 80 % balita ditimbang setiap bulan
b. 80 % bayi 0-6 bulan diberikan ASI saja (ASI
ekslusif) sampai usia 6 bulan.
c. 90 % keluarga menggunakan garam
beryodium
d. 80 % keluarga makan beraneka ragam
pangan sesuai kebutuhan
e.Semua balita gizi buruk dirawat di
Puskesmas/ Rumah sakit
f. Semua anak usia 6-24 bulan GAKIN
mendapatkan MP-ASI
g.80 % bayi 6-12 bulan dan anak 12-60 bulan
diberikan kapsul vitamin A sesuai anjuran.
h.80 % ibu hamil mendapatkan tablet tambah
darah selama kehamilannya.
Indikator dan Definisi Operasional KADARZI

Pengertian
No Indikator KADARZI Cara mengukur Kesimpulan
(Definisi Operasional)
1. Menimbang berat badan Balita ditimbang berat badannya setiap Lihat catatan penimbangan balita pada Baik:
secara teratur bulan, dicatat dalam KMS KMS selama 6 bulan terakhir. Bila ≥ 4 kali berturut-turut
Bila bayi berusia > 6 bulan Belum baik:
Bila bayi berusia 4-5 bulan. Bila < 4 kali berturut-turut
Bila bayi berusia 2-3 bulan Baik:
Bila bayi berusia 0-1 bulan Bila ≥ 3 kali berturut-turut
Belum baik:
Bila < 3 kali berturut-turut
Baik:
Bila ≥ 2 kali berturut-turut
Belum baik:
Bila < 2 kali berturut-turut
Baik:
Bila 1 kali ditimbang
Belum baik:
Bila belum pernah ditimbang
2. Memberikan ASI saja Bayi berumur 0-6 bulan diberi ASI saja, Lihat catatan status ASI eksklusif pada Baik:
kepada bayi sejak lahir tidak diberi makanan dan minuman lain. KMS dan kohort (catatan pemberian Bila hanya diberikan ASI saja,
sampai umur 6 bulan ASI pada bayi). Lalu tanyakan kepada tidak diberi makanan dan
(ASI Eksklusif) ibunya apakah bayi usia 0 bln, 1 bln, 2 minuman lain (ASI eksklusif 0
bln, 3 bln, 4 bln, 5 bln dan 6 bln bln,1 bln, 2 bln, 3 bln, 4 bln, 5
selama 24 jam terakhir sudah bln dan 6 bln)
diberikan makanan atau minuman Belum baik:
selain ASI? Bila sudah diberi makanan dan
minuman lain selain ASI
3 Makan beraneka Balita mengkonsumsi makanan pokok, Menanyakan kepada ibu tentang Baik: Bila setiap hari makan lauk hewani dan
ragam lauk pauk, sayur dan buah setiap hari konsumsi lauk hewani dan buah buah
ATAU (bila tidak ada anak balita) dalam menu anak balita selama Belum baik:
2 (dua) hari terakhir
Keluarga mengkonsumsi makanan
Indikator dan
pokok, lauk pauk, sayur dan buah
Definisi OperasionalBila
ATAU (bila tidak ada anak
tidak tiap hari makan lauk hewani dan buah
KADARZI
Baik:
setiap hari balita) Bila sekurangnya dalam satu hari keluarga
Menanyakan kepada ibu tentang makan lauk hewani dan buah
konsumsi lauk hewani dan buah Belum baik:
dalam menu keluarga selama 3 Bila tidak makan lauk hewani dan buah
(tiga) hari terakhir

4 Menggunakan Keluarga menggunakan garam Menguji contoh garam yang Baik:


garam beryodium beryodium untuk memasak setiap hari digunakan keluarga dengan tes Beryodium (warna ungu)
yodina/tes amilum Belum baik:
Tidak beryodium (warna tidak berubah/muda)

5 Memberikan a. Bayi 6-11 bulan mendapat kapsul Lihat catatan pada KMS/catatan Baik:
suplemen gizi vitamin A biru pada bulan Februari posyandu/buku KIA, bila tidak ada Bila mendapat kapsul biru pada bulan Feb atau
sesuai anjuran atau Agustus tanyakan pada ibu Agt (6-11 bln).
b. Anak balita 12-59 bulan mendapat Lihat catatan pada KMS/catatan Bila mendapat kapsul merah setiap bulan Feb
kapsul vitamin A merah setiap posyandu/buku KIA, bila tidak ada dan Agt (12-59 bln).
bulan Februari dan Agustus tanyakan pada ibu Belum baik:
c. Ibu hamil mendapat TTD minimal Lihat catatan ibu hamil di bidan Bila tidak mendapat kapsul biru/merah
90 tablet selama masa kehamilan Poskesdes, bila tidak ada Baik:
d. Ibu nifas mendapat dua kapsul tanyakan pada ibu sambil melihat Bila jumlah TTD yang diminum sesuai anjuran
vitamin A merah: satu kapsul bungkus TTD Belum baik:
diminum setelah melahirkan dan Lihat catatan ibu nifas, bila tida Bila jumlah TTD yang diminum tidak sesuai
satu kapsul lagi diminum pada hari ada tanyakan pada ibu anjuran
berikutnya paling lambat pada hari Baik:
ke 28 Bila mendapat dua kapsul vitamin A merah
sampai hari ke 28
Belum baik:
Bila tidak mendapat dua kapsul vitamin A merah
sampai hari ke 28
Penilaian Indikator KADARZI
Berdasarkan Karakteristik Keluarga
Indikator
KADARZI
No Karakteristik Keluarga Keterangan
yang berlaku *)
1 2 3 4 5
1 Bila keluarga mempunyai Ibu Indikator ke 5 yang
hamil, bayi 0-6 bulan, balita 6- √ √ √ √ √ digunakan adalah balita
59 bulan, mendapat kapsul
vitamin A
2 Bila keluarga mempunyai bayi -
√ √ √ √ √
0-6 bulan, balita 6-59 bulan,
3 Bila keluarga mempunyai ibu Indikator ke 5 yang
hamil, balita 6-59 bulan, digunakan adalah balita
√ - √ √ √
mendapat kapsul
vitamin A
4 Bila keluarga mempunyai Ibu Indikator ke 5 yang
hamil - - digunakan adalah ibu
√ √ √
hamil mendapat TTD 90
tablet
5 Bila keluarga mempunyai bayi Indikator ke 5 yang
0-6 bulan digunakan adalah ibu
√ √ √ √ √
nifas mendapat
suplemen gizi
6 Bila keluarga mempunyai - -
√ √ √ √
balita 6-59 bulan
7 Bila keluarga tidak
mempunyai bayi, balita dan - - √ √ - -
ibu hamil