Anda di halaman 1dari 7

Stress Corrosion Cracking

(Korosi Retak Tegang)

M. Zecky Vikri (125524003)


M. Rizki Awaludin (125524009)
Pengertian SCC

• Stress Corrosion Cracking atau korosi


retak tegang merupakan korosi yang di
akibatkan karena suatu material logam
mengalami/menerima tegangan melebihi
kemampuan tegangan yang dapat di
terima material logam tersebut.
• SCC terjadi karena adanya tiga kondisi yang
saling berkaitan, yaitu adanya tegangan tarik,
lingkungan yang korosif, dan paduan yang
berkemampuan untuk terjadi korosi retak
tegang.
Tahapan Terjadinya SCC
• Tahap 1 muncul retak dan penjalaran.
• Tahap 2 penyebaran peretakan secara merata.
• Tahap 3 penyebaran retakan merata atau
kegagalan terakhir.
MEKANISME DARI KOROSI RETAK
TEGANG (SCC)

1. Terjadinya retakan kecil pada permukaan material logam yang


berakibat melebarnya pori antar partikel penyusun logam karena
material logam menerima tegangan berlebihan.
2. Daerah peretakan semakin melebar dan terjadi rengkahan-
rengkahan antar partikel yang berakibat pori-pori semakin
melebar sehingga mudah di terobos atom-atom pengkorosif.
3. Atom-atom pengkorosif masuk ke dalam pori-pori partikel
penyusun logam sehingga menyebabkan terjadinya korosi.
4. Korosi semakin menjalar ke dalam struktur penyusun logam secara
fatal karena sinergitas antara tegangan dan atom-atom
pengkorosif.
5. Tahap terakhir yaitu tahap kegagalan material logam ( Patah/
hancurnya logam yang menyebabkan ambruknya suatu konstruksi
yang terbuat dari material logam)
Pencegahan korosi retak tegang
• Pemilihan material yang tahan / imun terhadap SCC
• Penambahan inhibitor
• Mengurangi kekuatan tarik
• Turunkan besarnya tegangan
• Turunkan tegangan akibat panas/ thermal