Anda di halaman 1dari 22

Pembelajarn Fiqh di

Madrasah/sekolah

Oleh: Imam Mashuri, S.Pd.I, M.Pd


definisi
• PENDEKATAN, MODEL, STRATEGI
& METODE PEMBELAJARAN
Model
Pendekatan
(Approach)

Strategi

Metode
PERBEDAAN STRATEGI-PENDEKATAN-METODE-
TEKNIK-MODEL PEMBELAJARAN
STRATEGI PEMBELAJARAN
Suatu Pola umum pembelajaran siswa yang tersusun
secara sistematis berdasarkan prinsip-prinsip
pendidikan, psikologi, didaktik, dan komunikasi
dengan mengintegrasikan struktur (urutan langkah
pembelajaran) pembelajaran, metode pembelajaran,
media pembelajaran/alat peraga, pengelolaan kelas,
evaluasi, dan waktu yang diperlukan agar siswa dapat
mencapai tujuan-tujuan pemeblajaran secara efektif
dan efisien
Strategi terkait dengan kebijaksanaan guru dalam
memilih pendekatan, metode, teknik pembelajaran,
dan model pembelajaran
MODEL PEMBELAJARAN
Model:
- Suatu bentuk tiruan (replika) dari suatu benda yang sesungguhnya
- Suatu contoh konseptual atau prosedural dari suatu program,sistem,
atau proses yang dapat dijadikan acuan atau pedoman dalam
mencapai tujuan

Model Pembelajaran
- Contoh pola atau struktur pembelajaran siswa yang didesain,
diterapkan, dan dievaluasi secara sistematis dalam rangka mencapai -
tujuan pembelajaran
- Suatu contoh bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai
akhir yang disajikan secara khas oleh guru di kelas.

Dalam model pembelajaran terdapat strategi pencapaian kompetensi


siswa dengan pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran
PENDEKATAN PEMBELAJARAN
Pendekatan
Suatu rangkaian tindakan yang terpola atau
terorganisir berdasarkan prinsip-prinsip tertentu
(filosofis, psikologis, didaktis dan ekologis) yang
terarah secara sistematis pada tujuan-tujuan yang
hendak dicapai

Pendekatan pembelajaran
Suatu rangkaian tindakan pembelajaran yang dilandasi
oleh prinsip dasar tertentu (filosofis, psikologis,
didaktis dan ekologis) yang mewadahi,
menginspirasi, menguatkan dan melatari metode
pembelajaran tertentu
METODE PEMBELAJARAN
Prosedur, urutan, langkah-langkah dan cara yang
digunakan guru dalam pencapaian tujuan
pembelajaran

Metode adalah jabaran dari pendekatan


Satu pendekakatan bisa dijabarkan ke dalam berbagai
metode pembelajaran
Metode pembelajaran merupakan prosedur
pembelajaran yang difokuskan pada pencapaian
tujuan pembelajaran
TEKNIK PEMBELAJARAN

Cara-cara konkrit yang dipakai saat proses


pembelajaran berlangsung

Guru dapat berganti-ganti teknik pembelajaran


meskipun dalam koridor metode yang sama.
Satu metode dapat diaplikasikan melalui
berbagai teknik pembelajaran
Kesimpulan perbedaan antara Model, strategi,
metode dan pendekatan pembelajaran?
Model : gambaran proses pembelajaran yang disusun secara
sistematis berdasarkan berbagai prinsip atau teori belajar
digunakan untuk mengorganisir pengalaman belajar agar tujuan
pembelajaran tercapai.
Misal : Model pembelajaran kontekstual (CTL), model
pembelajaran berbasis masalah (PBM).
Pendekatan : titik tolak atau sudut pandang terhadap proses
pembelajaran.
Misal : pembelajaran teacher centred dan student centred.
Strategi : perencanaan yang berisi rangkaian kegiatan yang di desain
untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
Misal : pembelajaran langsung, pembelajaran discovery.
Metode : upaya mengimplementasikan rencana yang sudah disusun
dalam kegiatan nyata untuk mencapai tujuan secara optimal.
Misal : metode ceramah, diskusi, tanyajawab.
Contoh Penerapan
Pendekatan : Contextual Teaching and Learning
Metode : Cooperative Learning
Teknik : Diskusi Kelompok,InquiryKepustakaan,
Tanya Jawab
Model : Jigsaw

Pendekatan : PAKEM
Metode : Tanya Jawab
Teknik : Siswa membuat dan menjawab pertanyaan
sendiri
Model : Snowball Throwing
STANDAR PROSES
PENDIDIKAN
UU No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk
mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar
peserta didik secara aktiv mengembangkan potensi dirinya
untuk memiliki kekuatan spriritual keagamaan,
pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia,
serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat,
bangsa dan negara.
Makna yang terkandung dalam UU No. 20
Tahun 2003 Tentang Sisdiknas
 Siswa dan guru di sekolah harus diarahkan untuk
mencapai tujuan dari proses pendidikan.
 Proses pendidikan dan hasil belajar harus berjalan
seimbang agar terbentuk manusia yang berkembang
secara utuh (tercapainya tujuan pendidikan).
 Proses pendidikan harus berorientasi pada sisiwa
(student active learning) agar peserta didik dapat
mengembangkan potensi dirinya.
 Proses pendidikan berujung pada pembentukan sikap,
pengembangan intelektual, serta pengembangan
keterampilan anak sesuai kebutuhannya.
Standar Proses Pendidikan (SPP) berdasarkan PP
No. 19 Tahun 2005 Bab 1 Pasal 1 ayat 6

 Standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan


pelaksanaan pembelajaran satu satuan pendidikan
untuk mencapai standar kompetensi lulusan.
 Berfungsi sebagai pengendali proses pendidikan
untuk memperoleh kualitas hasil dan proses
pembelajaran.
 Pedoman bagi guru, Kepsek, pengawas dan dewan
sekolah maupun pendidikan dalam melaksanakan
tugas dan tanggungjawab yang berkaitan dengan
pendidikan.
SISTEM PEMBELAJARAN
DALAM STANDAR PROSES
PENDIDIKAN
Sistem pembelajaran

Input Output
Proses
(siswa dan sumber pembelajaran (tercapainya
daya yang ada) tujuan pendidikan)

Bergantung pada tujuan


pendidikan
Bermanfaat untuk
merancang/merencanakan proses
pembelajaran.
Manfaat Perencanaan
Proses Pembelajaran
• Keberhasilan atau capaian pembelajaran yang
dapat diramalkan sehingga diperoleh hasil
yang optimal.
• Ada prediksi hambatan yang mungkin muncul
dalam proses pembelajaran sehingga dapat
ditentukan berbagai strategi yang bisa
dilakukan untuk mencapai tujuan pebelajaran.
• Pemanfaatan sumber dan fasilitas belajar
lebih maksimal.
Faktor-Faktor yang Berpengaruh
Terhadap Sistem Pembelajaran
guru
Siswa

Media, fasilitas dan


lingkungan
STRATEGI PEMBELAJARAN
Hasil belajar
Strategi (kognitif, afektif,
psikomotorik

Bagaimana
caranya ya?
Pengertian
Rencana tindakan (rangkaian kegiatan):
penggunaan metode dan pemanfaatan
berbagai sumber daya dalam pembelajaran.
Disusun untuk mencapai tujuan tertentu
sehingga tujuan harus jelas dan dapat diukur
keberhasilannya.