Anda di halaman 1dari 10

POPULASI dan SAMPLING

KELOMPOK 6 :

 Erna Rizki M.T


 Agung Y. Tambunan

Kelas Eks’16
Pendidikan Teknik Bangunan
POPULASI

1. Pengertian Populasi
Menurut Nazir (1983:327) mengatakan bahwa popuasi adalah berkenaan dengan data
bukan barang atau bendanya. Pengertian lainnya, diungkapkan oleh Nawawi yang menyebutkan
bahwa populasi adalah keseluruhan objek penelitian yang terdiri dari manusia, benda-benda,
hewan, tumbuh-tumbuhan, gejala-gejala, nilai tes, atau peristiwa-peristiwa sebagai sumber data
yang memiliki karaktersitik tertentu di dalam suatu penelitian. Sedangkan Ridwan (2002: 3)
mengatakan bahwa populasi adalah keseluruhan dari karakteristik atau unit hasil pengukuran
menjadi objek penelitian.
Menurut Margono (2010:118) populasi adalah seluruh data yang menjadi perhatian
kita dalam suatu ruang lingkup dan waktu yang kita tentukan. Populasi adalah wilayah
generalisasi yang terdiri atas: obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu
yang ditetapkan peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya dalam Sugiyono
(2006:117)
2. Jenis-Jenis Populasi
Menurut Muri (2007:183) Populasi digolongkan menjadi dua jenis, yaitu:
a. Populasi terbatas (definite) yaitu objek penelitiannya dapat dihitung, seperti luas sawah,
jumlah ternak, jumlah murid, dan jumlah mahasiswa.
b. Populasi tak terbatas (infinite) yaitu objek penelitian yang mempunyai jumlah yang tak
terbatas, atau sulit dihitung jumlahnya; seperti pasir di pantai.
SAMPE
L
1. Pengertian Sampel
a. Sax (1979: 181) mengemukakan bahwa sampel
adalah suatu jumlah yang terbatas dari unsur-unsur
yang terpilih dari suatu populasi, unsur-unsur
tersebut hendaklah mewakili populasi.
b. Warwick (1975:69) mengemukakan pula bahwa
sampel adalah sebagian dari suatu hal yang luas,
yang khusus dipilih untuk mewakili keseluruhan.
3. Ciri Sampel yang Baik

Dipilih dengan
Sampel harus
menggunakan cara Mempertimbangkan
mewakili
tertentu tingkat kesalahan sampel
populasi

4. Alasan penggunaan sampel

Ukuran Mengurangi
Waktu Lebih
Populasi Pengeluaran
Efisien
yang banyak Biaya

Masalah Masalah Percobaan


Ekonomis ketelitian yang sifatnya
merusak
Penentuan Sampel

1. Metode Sampling
Sampling secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi dua (2) kelompok, yaitu
Probability sampling dan Nonprobability sampling. Adapun Probability sampling
menurut Sugiyono adalah teknik sampling yang memberikan peluang yang sama bagi
setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Sedangkan
Nonprobability sampling menurut Sugiyono adalah teknik yang tidak memberi
peluang/kesempatan yang sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih
menjadi sampel.
Probability
sampling

Menurut Sugiyono (2001:57) dinyatakan


a. Simple random simple (sederhana) karena pengambilan sampel
sampling anggota populasi dilakukan secara acak tanpa
memperhatikan strata yang ada dalam populasi
itu.
b. Proportionate
Margono (2004: 126) menyatakan bahwa
stratified stratified random sampling biasa digunakan
random pada populasi yang mempunyai susunan
sampling bertingkat atau berstrata

c.Disproportionate Sugiyono (2001: 59) menyatakan bahwa teknik


stratified random ini digunakan untuk menentukan jumlah
sampling sampel bila populasinya berstrata tetapi kurang
proporsional.

Margono (2004: 127), teknik ini digunakan


d. Area (cluster) bilamana populasi tidak terdiri dari individu-
sampling individu, melainkan terdiri dari kelompok-
kelompok individu atau cluster.
Nonprobability sampling

a. Sampling
sistematis

b. Quota
sampling

c. Sampling
aksidental

d. Purposive
sampling f. Snowball
e. Sampling
sampling
jenuh
2. Metode Slovin 4. Rumus Paul Leedy

dimana
n: jumlah sampel
N: jumlah populasi
e: batas toleransi kesalahan
5. Rumus Jacob Cohen
(error tolerance)

3. Rumus Issac & Michael

2 2
NZ S
n
Nd 2  Z 2 S 2
Sampel Ideal (Gay, 1984)
Ukuran minimal sampel yang dapat diterima:
•Penelitian deskriptif:sampel minimal 10%
populasi, namun untuk populasi yang sangat
besar diperlukan minimal 20%

•Penelitian korelasi: minimal 30 subjek.


•Penelitian ex post faktor atau penelitian kausal
komparatif:minimal 15 subjek per kelompok.

•Penelitian eksperimen:minimal 15 subjek per


kelompok.