Anda di halaman 1dari 15

Disampaikan pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

SMP NEGERI 1 PUTUSSIBAU


Tahun Pelajaran 2018/2019
Pengertian
 Wawasan – pandangan, pemahaman dan sikap yang
mendalam terhadap sesuatu
 Wiyata – pendidikan
 Mandala – tempat, lingkungan, kawasan
 Jadi, Wawasan Wiyata Mandala merupakan suatu
upaya menanamkan pandangan dan sikap yang tepat
terhadap sekolah sebagai kawasan pendidikan.
Sekolah sebagai Lingkungan Pendidikan
Dunia
(Lingkungan)

Masyarakat
(Negara – RT)

Keluarga
1. Orang tua
2. Anak

Sekolah
1. Kepala
2. Guru/Staf
3. Siswa
Go to school? Why?
Before: After:
1. Pengenalan terhadap
diri, sesama, 1. Menghayati diri sebagai
lingkungan, dan Sang makhluk Tuhan;
Pencipta masih menghargai martabat
dangkal; luhur sesama manusia;
mensyukuri keberadaan
2. Malas, manja, alam semesta dan segenap
pesimis, minder, makhluk;
sombong, egois, mudah
menyerah, mudah
SEKOLAH 2. Cinta tanah air, santun,
marah, tidak kritis, peduli, jujur, tulus, sabar,
pengecut, liar, kotor, menyelenggarakan ramah, percaya diri, rajin,
jorok, boros, tidak Proses Belajar tekun, disiplin, rendah
disiplin, tidak sehat, Mengajar (PBM) hati, gigih, tangguh,
berantakan; bertanggungjawab, rapi,
sehat, hemat, teratur,
3. Terisolasi dari mengendalikan diri;
perkembangan IPTEK;
3. Menguasai ilmu
4. Bakat belum pengetahuan, pandai
berkembang, minat tak memanfaatkan bahkan
tersalurkan, belum menciptakan teknologi;
mampu berkarya
4. Terampil dan berkarya
Prinsip-prinsip wiyata mandala
Learning
Pembinaan Pendewasaan
sikap dan diri,
society Amanat UUD
kemandirian 1945
watak
Multiple Bhineka
Tunggal Ika
intelligence

Pelayanan yang adil Kawasan


dan merata:
tanpa
Pengajaran, rokok
pendidikan, Sekolah
bimbingan,
arahan, latihan,
evaluasi
7K
Rumah kedua,
tidak
menggantikan
rumah Non-komersil, non-politis
pertama
Pelayanan yang adil – Bhinneka
Tunggal Ika
Adil Bhinneka Tunggal Ika
 Pemerataan kesempatan  Membina sikap toleransi
mendapatkan pendidikan  Terbuka terhadap
bermutu keberagaman
 Tanpa diskriminasi  Tidak membiarkan
 Merangkul dan menjadi penyebarluasan paham
sesama bagi semua orang radikal atau aliran agama
 Hasil sesuai usaha tertentu yang bertentangan
 Penghargaan atas prestasi dengan undang-undang
Sekolah – Rumah ke-2
1. Kepala Sekolah
adalah kepala
keluarga;
2. Para pendidik
memberikan
bimbingan sebagai
orang tua;
3. Menumbuhkan dan
mengembangkan
semangat
kekeluargaan;
4. Kewajiban terhadap
rumah dilakukan
pula terhadap
bangunan dan
lingkungan sekolah;
5. Sebagai rumah ke-2,
sekolah tidak
menggantikan peran
orang tua.
Amanat UUD 1945
 Salah satu tujuan berdirinya Negara Republik
Indonesia adalah MENCERDASKAN KEHIDUPAN
BANGSA
 Para pendiri bangsa menyadari pentingnya
pendidikan dalam perjuangan kemerdekaan
 Perjuangan diplomasi dan melalui organisasi telah
terbukti efektif dalam mengantar bangsa Indonesia ke
pintu gerbang kemerdekaannya
 Organisasi adalah alat perjuangan manusia modern;
hanya orang terdidik yang mampu berorganisasi dan
berdiplomasi.
1. WILUYO, S. Pd
2. UTIN AGUSTINAH, S. Pd
21. IRVAN SUPRIADI, S. Pd
3. SUHARTATIK
22. PERONIKA SULASTRI, S. Pd
4. EMILIANA BONIFASIA RAMI, S. Pd
23. PETRUS SAWING, S. Pd
5. TIOMSI SITINDAON, S. PdFis
24. SAFARANI, S. Pd
6. DEWI ANGGRAINI
25. FAUZAN FATHULHUDA, S. Pd
7. SUPARMAN, S. Pd
26. SRI ERMA SURYANI
8. NURHAYATI, S. PdI
27. DEWI ZURAINI
9. UTIN ROSITA, S. Pd
28. JAMILAH
10. ANITA YULIATI, S. Pd
29. TRI WAHYUNI KUSUMANINGRUM, A.
11. SERIPAH AINI, S. Ag., M. PdI Md
12. MILA PRIHARTINI, S. Pd 30. YULINDAWATI
13. ERPINA LORITA, S. Pd 31. HARUNSYAH
14. LEONARDUS, S.S., M. Th. 32. OSKAR, S. Pd
15. BAJAN SUMPING, S. PdK 33. RAD RENDA ADEN, S. Pd
16. GEBANG HUSNI, S. Pd 34. FADRIANI, S. Pd
17. EVI YULIATI, S. Pd 35. GITA ATIKA, S. Pd
18. WIDODO HADI RAHAYU, S. Pd 36. ASTERIA IREN UTAMI, S. Pd
19. FARDILAYANI, S. Pd 37. NURLAILI MUSFIRAH, A. Md
20. WIDYA AYUNINGSIH, S. Pd 38. AHMAD ZAINI
39. HELENA GUNDI, S. Pd
40. F. ADRIANA WEILA, S. Ag.
41. MEGA RYANTI, S. Pd
Desa terbersih – Penglipuran (Id.)
Desa terbersih – Giethorn (Ne.)
Thank you – Danke – Dank – Mercie – Gratias – Minta rela