Anda di halaman 1dari 11

PENCEGAHAN DEMAM

BERDARAH DENGUE

Kenali Dan Berantas


Sarangnya
Apa sih Demam Berdarah Dengue itu ?

Demam berdarah dengue (DBD)


adalah penyakit menular yang
disebabkan oleh virus dengue yang
dibawa oleh nyamuk. Demam
berdarah DBD dulu disebut
penyakit “break-bone” karena
kadang menyebabkan nyeri sendi
dan otot di mana tulang terasa
retak.
Kenali nyamuk DBD
CIRI-CIRI NYAMUK DBD
• Berwarna hitam dengan loreng putih (belang-belang
berwarna putih) di sekujur tubuh nyamuk.
• Bisa terbang hingga radius 100 meter dari tempat
menetas.
• Nyamuk betina membutuhkan darah setiap dua hari
sekali.
• Nyamuk betina menghisap darah pada pagi hari dan sore
hari.
• Senang hinggap di tempat gelap dan benda tergantung
di dalam rumah.
• Hidup di lingkungan rumah, bangunan dan gedung.
• Nyamuk bisa hidup sampai 2-3 bulan dengan rata-rata 2
minggu.
SIKLUS HIDUP NYAMUK DBD
• Nyamuk penyebab DBD bertelur dengan ciri
sebagai berikut :
1. Jumlah telur bisa mencapai 100 buah.
2. Warna telur hitam dengan ukuran rata-rata
0,8 mm
3. Menetas setelah 2 hari terendam air bersih
4. Jika tidak ada air maka telur akan tahan
menunggu air selama 6 bulan.
• Setelah telur menetas, lantas menjadi jentik
nyamuk dengan ciri-ciri :
1. Gerakan lincah dan bergerak aktif di dalam air
bersih dari bawah ke permukaan untuk
mengambil udara nafas lalu kembali lagi ke
bawah.
2. Memiliki ukuran 0,5 s/d 1 cm
3. Jika istirahat jentik terlihat tegak lurus dengan
permukaan air.
4. Setelah 6-8 hari akan berubah jadi kepompong
nyamuk.
• Kepompong nyamuk aides aigypty memiliki
ciri seperti di bawah ini :
1. Bergerak lamban di dalam air bersih. Sering
berada di permukaan air.
2. Memiliki bentuk tubuh seperti koma.
3. Setelah usia 1-2 hari maka kepompong siap
berubah menjadi nyamuk baru dan siap
mencelakakan umat manusia yang ada di
sekitarnya.
BERANTAS SARANG NYAMUK!!!
MARI BERANTAS NYAMUK DENGAN GERAKAN 3M PLUS
3M
• Menguras dan menyikat tempat-tempat
penampungan air seperti bakmandi/Wc,drum,dan
lain lain seminggu sekali (M1)
• Menutup rapat-rapat tempat penampungan air,
seperti gentong air/tempayan dan lain-lain(M2)
• Mengubur atau menyingkirkan serta mendaur
ulang barang-barang bekas yang dapat
menampung air hujan (M3)
PLUS
• Mengganti air vas bunga,tempat minum atau tempat
lainnya yang sejenis seminggu sekali
• Memperbaiki talang air yang tidak lancar atau rusak
• Menutup lubang-lubang pada potongan bambu atau pohon
dan sejenisnya
• Memelihara ikan pemakan jentik di kolam/bak
penampungan air
• Memasang kawat kasa
• Menghindari menggantung pakain dalam kamar
• Mengupayakan pencahayaan danventilasi ruangan
• Menggunakan kelambu
• Memakai obat yang dapat mecegah gigitan nyamuk