Anda di halaman 1dari 15

DIODE

TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NASIONAL
Komponen-Komponen Elektronika
Dioda semikonduktor
Dioda, semikonduktor adalah
suatu PN junction yang
memiliki dua elektroda yang
dihubungkan dengan masing-
P N
masing lapis kristal P dan N.
Pada PN junction elektroda
yang tersambung dengan krital
N disebut kathoda (K) dan
elektroda yang tersambung
Bentuk fisis PN junction dengan kristal P disebut anoda
dioda semikonduktor
(A).
Komponen-Komponen Elektronika

Dioda semikonduktor
• Prategangan maju (forward bias)
Rangkaian forward bias dioda ditunjukkan
pada gambar, terjadi jika Anoda (kristal P)
mendapat potensial + terhadap kathoda (kristal
N) atau dengan kata lain jika Anoda (A)
dihubungkan pada kutub + baterai dan
Kathoda (K) disambung dengan kutub –
baterai
Komponen-Komponen Elektronika

Gamb
Gambar Rangkaian Dioda Forward Bias
d Bis Pada Dioda Semikonduktor
Komponen-Komponen Elektronika

• Prategangan balik (reverse bias)


Jika tegangan atau potensial kathoda (kristal N)
lebih positif terhadap anoda (kristal P) atau A
mendapat tegangan negatif (–) baterai dan K
mendapat tegangan positif (+) baterai, maka terjadi
reverse bias dioda. Gambar menunjukkan
rangkaian reverse bias dioda
Komponen-Komponen Elektronika

Gambar Rangkaian Dioda Reverse Bias


Komponen-Komponen Elektronika

• Karakteristik dioda
Pada bias forward terdapat
tegangan konduk (turn on
voltage)
untuk dioda germaium
kurang lebih 0,2 volt dan 0,6
volt untuk dioda silikon
Komponen-Komponen Elektronika
• Mengenal kode atau simbol dioda
Pada sistem pengkodean dioda di Eropa, terdiri dari
dua atau tiga huruf diikuti oleh suatu nomor seri
a. Huruf pertama
Menyatakan bahan untuk membuat dioda A:
germanium dan B : silikon
b. Huruf kedua
Menyatakan fungsinya, A: dioda umum atau biasa
dan B: dioda daya
Komponen-Komponen Elektronika

c. Huruf ketiga
Menyatakan dioda tipe industri, yaitu tipe-tipe yang
memenuhi syarat lebih tinggi, sedangkan nomor
serinya tidak memiliki arti teknis
Contoh:
BY 127, artinya dioda terbuat dari silikon dan
fungsinya sebagai dioda daya
Komponen-Komponen Elektronika
• Percobaan dioda untuk penyearah setengah
gelombang
a. Peralatan dan bahan yang digunakan
Peralatan yang digunakan pada percobaan adalah:
Voltmeter DC, Voltmeter AC, dan Osciloscope.
Bahan yang digunakan adalah dioda, tahanan,
transformator step down, dan kabel penghubung
Komponen-Komponen Elektronika
• Dioda Zener

Simbol

Karakteristik

Simbol dan Karakteristik Zener Dioda


Komponen-Komponen Elektronika
Prinsip Kerja Dioda Zener
• Jika tegangan reverse dihubungkan pada PN junction, deplection layer
bertambah lebar karena elektron dan hole ditolak junction.
• Lebar deplection layer bergantung kadar doping, jika digunakan silikon
dengan doping tinggi, maka dihasilkan deplection layer yang sempit. Jika
tegangan reverse dihubungkan menimbulkan medan listrik yang kuat
pada dioda dan jika tegangan reverse mencapai tegangan zener Uz, maka
medan listrik yang dibangkitkan sangat kuat sehingga banyak elektron
akan terlepas dari daya tarik intinya disertai dengan kenaikan arus reverse
secara mendadak. Keadaan ini disebut dengan zener break down.
• Sebelum terjadi zener break down, elektron-elektron dari minority
carrier memperolah tenaga kinetik yang besar sehingga pada saat
menabrak atom akan menimbulkan ionisasi dan menimbulkan elektron
baru, semakin banyak elektron yang dihasilkan dan arus reverse naik
dengan cepat. Peristiwa semacam ini disebut avalence break down.
Komponen-Komponen Elektronika
Dioda zener dioda sebagai penstabil tegangan
Misal tegangan input Ui
berasal dari output sebuah
perata arus dan tegangannya
tidak stabil dan beban RL
berubah-ubah. Padahal yang
dikehendaki tegangan di
antara ujung-ujung RL stabil
maka dipasang dioda zener
dan tahanan R1 yang dipilih
sehingga tegangan pada
zener sama dengan Uz.
Gambar penstabil Tegangan
dengan Dioda Zener
Komponen-Komponen Elektronika
• Penstabil tegangan pada beban bervariasi
Jika tegangan turun karena Rl yang berubah besar (naik), maka I1
turun sehingga Uz naik sehingga Iz naik, IT.R1 naik dan Uz
turun lagi ke harga semula.
Sebaliknya, jika beban berubah turun, maka IL naik, IT naik dan
Uz turun sehingga Iz turun, IT turun dan IT.R1 turun dan Uz
akhirnya naik lagi ke harga semula.
Berdasarkan dua kondisi tersebut, walaupun beban (IL) berubah-
ubah maka tegangan pada beban tetap stabil, demikian juga Uz
dan yang selalu berubah adalah Iz mengikuti perubahan arus
beban (IL), Jika IL sama dengan nol, maka arus maksimum
yang mengalir pada zener tidak boleh melebihi Iz maksimum
yang diijinkan
Percobaan dioda zener
• Alat dan bahan yang digunakan:
Us = Regulated power supply 0 – 30 VDC
V1 = Voltmeter 0-5 Volt DC
V2 = Voltmeter 0-10 volt DC
Osc = Osiloscope
mA = mili amperemeter
0-50 mA
Rp = Potentiometer
T = Transformator step
– down 220V/6V
D2 = Dioda zener
R1 = 100 Ω
R2 = 200 Ω
Kabel penghubung, secukupnya