Anda di halaman 1dari 12

DIMENSI ETIK DALAM

PERAN BIDAN
TIKTIK MASNURLIAWATI
DINAS KESEHATAN
Dimensi etik dlm peran bidan

• Meliputi bbrp aspek : praktisi,penasehat,


konselor, teman, pendidik, peneliti pd garis
besarnya adalah pelaksana, pengelola,
pendidik dan peneliti dlm pel.keb.
Prinsif kode etik

• Menghargai otonomi.
• Melakukan tindakan yg benar.
• Mencegah tindakan yg dapat merugikan.
• Memperlakukan manusia dengan adil.
• Menjelaskan dg benar.
• Menepati janji yg telah disepakati.
• Menjaga kerahasiaan.
Dimensi kode etik

• Antara anggota profesi dan klien.


• Antara anggota profesi dan sistem
kesehatan.
• Anggota profesi dan profesi kesehatan.
• Sesama anggota profesi.
Kedudukan dan fungsi etika

• Hukum dan etika mempunyai kedudukan


yg sama di dalam masyarakat.
• Merupakan alat untuk menilai prilaku
manusia.
• Bertujuan untuk kesempurnaan
manusia,sedangkan hukum untuk
kedamaian lahiriyah,sehingga kadang-
kadang hukum membolehkan apa yang
dilarang oleh etika.
• Selfcontrol untuk kalangan profesi.
Etika dan Hukum

 Ciri etika hukum


 Sifat seharusnya wajib
ditaati
 Tolok ukur hati nurani
ketentuan ter
tulis.
 Dibuat oleh klp sendiri
pemerintah
 Sanksi dari organisasi
pemerintah
kasus
• Ny.x (35Th) hamil 14 mg.mrpk kehamilan yg
direncanakan. Rencana Ny x memilih SC untuk
persalinannya, bd menjelaskan persalinan SC
untuk kasus komplikasi. Tetapi bidan tidak
melanjutkan diskusi dg alasan takut
memberikan informasi yg salah dan terjadi
konflik, mk Ny x di rujuk ke dr kandungan.
• Pertanyaan :
1. Haruskah bd tersebut melanjutkan diskusi ttg
persalinan SC.
2. Apakah dr. kandungan menyetujui keinginan ny
x untuk SC.
3. Haruskah persalinan SC menjadi satu pilihan
untuk beberapa ibu, padahal tanpa indikasi.
Menghadapi masalah etik moral
dan dilema dalam praktik
• Informed choice,
kebidanan
ttg resiko, manfaat,
keuntungan, kemungkinan hasil dari
pilihannya.
• Pilihan ( choice ) penting dari sudut
pandang pasien sbg penerima jasa
asuhan kebidanan. HAM
• Persetujuan ( consent ) penting dari sudut
pandang bidan karena berkaitan dg aspek
hukum yg memberikan otoritas untuk
semua prosedur yg akan dilakukan oleh
Informed consent

• Pencegahan konflik etik meliputi 4 hal :


1. Informed consent
2. Negosiasi
3. Persuasi
4. Komite etik.
• PP No.8 Tahun 1981 ttg Informed consent.
• 2 dimensi informed consent :
1. Dimensi hukum, mrpk perlindungan hukum pasien
terhadap bidan yg berprilaku memaksakan kehendak,
memuat :
a. keterbukaan informasi antara bidan dg pasien.
b. informasi yg diberikan hrs dimengerti pasien.
c. memberi kesempatan pasien untuk memperoleh yg
terbaik.
2. Dimensi etik, mengandung nilai :
a. menghargai otonomi pasien
b. tidak melakukan intervensi melainkan membantu
pasien bila diminta atau dibutuhkan.
c. bidan menggali keinginan pasien baik secara
subyektif atau hasil pemikiran rasional.
KUHP pasal 1320 ttg syarat sahnya
Perjanjian
• Adanya kata sepakat.
• Kecakapan.
• Suatu hal tertentu.
• Suatu sebab yg halal.
Beberapa masalah yg dihadapi
oleh bidan
1. Pengertian mampu secara hukum.
2. Masalah wali yg sah.
3. Masalah informasi yg diberikan.
4. Dalam memberikan persetujuan apakah
diperlukan saksi.
5. Dalam keadaan darurat.