Anda di halaman 1dari 10

ORGANISASI

KEPARIWISATAAN
DEFINISI ORGANISASI KEPARIWISATAAN

• Organisasi kepariwisataan adalah suatu perhimpunan badan


usaha yang bertujuan menyamakan visi,misi,dan kegiatannya
untuk memajukan organisasi dan mengembangkan usaha
pariwisata dalam ruang lingkup, baik nasional , regional ,
maupun internasional
• Di Indonesia , organisasi kepariwisataan ( tourist
organization ) meliputi dua kategori , yaitu sebagai berikut :
ORGANISASI KEPARIWISATAAN PEMERINTAH
YANG DIBENTUK PEMERINTAH ( GOVERNMENT
OFFICE )
TUJUAN ORGANISASI

• 1.menciptakan iklim atau suasana yang lebih baik dalam


kepariwisataan.
• 2.meningkatkan kerjasama antar anggota.
• 3.memanfaatkan daerah tujuan wisata secara maksimal
kepariwisataan.
• 4.meningkatkan dan membangun industri pariwisata sebagai kontribusi
pembangunan ekonomi
• 5.meningkatkan kemakmuran secara menyeluruh,hak asasi
manusia,dan kebebasandasar untuk semua tanpa memandang
perbedaan suku,ras,bahasa,agama dan kenis kelamin
Organisasi kepariwisataan regional
Adalah organisasi kepariwisataan dalam lingkup regional yg
bergerak dl bidang perjalanan dan pariwisata. Organisasi pariwisata
regional untuk Asia Tenggara :
 ASEAN TOURS AND TRAVEL ASSOCIATION (ASEANTTA )
 ASEAN TOURISM ASSOCIATION ( ASEANTA )
 ASEAN PERMANENT COMMITTEE ON TOURISM ( ASEAN PCT )
 ASEAN HOTEL AND RESTAURANT ASSOCIATION ( AHRA )
2. Organisasi kepariwisataan nasional
Adalah organisasi yg didirikan dlm suatu negara dan mempunyai tujuan bersama organisasi-
organisasi kepariwisataan nasional :
A. Perhimpunan hotel dan restaurant Indonesia ( PHRI )
merupakan organisasi yg berorientasi pada pembangunan & peningkatan kepariwisataan dlm
rangka ikut serta melaksanakan pembangunan nasional. Organisasi ini didirikan pada tanggal 9
Februari 1969 di Jakarta.

B. Association of Indonesia tour and travel agency ( ASITA )


Organisasi ini didirikan pada tgl 7 Januari 1971 di Jakarta.
Bertujuan membangun citra pariwisata di Indonesia , menjadi penengah antara para pengusaha
trevel lainnya.
C. Himpunanan Pramuwisata Indonesia ( HPI )
Didirikan di Palembang pada 1988 merupakan organisasi profesional non politik sebagai wadah
tunggal pribadi yg memiliki profesi sebagai pramuwisata.

D. Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia ( PUTRI )


Didirikan pada tgl 10 November 1977 oleh sekelompok penggelola objek wisata di Jakarta.
Merupakan asosiasi yang menghimpun para pengelola obyek dan daya tarik sebagai wadah
perjuangan kepentingan bersama.

E. Gabungan Perusaha Wisata Bahari dan Tirta ( GAHAWISTRI )


Merupakan sebuah organisasi yg mengkhususkan diri pada partisipasi & mengambil bagian dlm
usaha untuk meletekan posisinya, agar dpt secara langsung berkeja sama.

F. Himpunan Penulis Pariwisata ( HPP )


Didirikan pada tgl 12 Maret 1977 di Jakarta. Merupakan organisasi untuk menghimpun para
penulis pariwisata serta meningkatkan kepariwisataan Indonesia.

G. Assosiasi Kawasan Pariwisata Indonesia ( AKPI )


Merupakan wadah bagi pengelola kawasan pariwisata yg pada umumnya mencakup lahan luas
dan beragam permasalahanya.
H. Masyarakat Pariwisata Indonesia ( MPI )
Di deklarasikan pada tgl 21 Juli 1988 dan didirikan untuk jangka waktu yg tidak di tentukan
lamanya dan berpusat di Jakarta.

I. Hotel Human Resourcer Manegers Association ( HHRMA )


Tujuannya adalah untuk menyatukan visi dan misi dari berbagai pemimpin departemen HRD
agar dapat saling menukar informasi tentang sumber daya manusia yang andal.

J. Ikatan Juru Masak Profesional Indonesia ( IJUMPI )


Di bentuk untuk mewujudkan partisipasi dan berperan seraca efektif dan efisien. Didirikan pada
tanggal 19 Februari 1987 di Jakarta.
. Organisai Kepariwisataan Internasional
Adalah lembaga / organisasi sebagai wadah yang berfungsi memperlancar kegiatan usaha wisata &
berkerja sama antar negara.
Organisasi Kepariwisataan Internasional :
World Tourism Organisation (WTO)
Tujuan WTO untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja,
memberikan insentif dan melindungi lingkungan serta warisan budaya suatu destinasi, mempromosikan
perdamaian dan saling pengertian antarnegara di dunia.
 World Traveland Tourism Council (WTTC)
Tujuan WTTC adalah bekerja sama dengan pemerintah untuk membuat strategi pengembangan
ekonomi dan diprioritaskan kepada penciptaan sumber daya manusia dibidang pariwisata,
pengembangan teknologi,pengembangan akses .
International Air Transport Association (IATA)
Misi IATA menjadi perwakilan dan melayani industri penerbangan dunia (perusahaan penerbangan,
masyarakat, pemerintah, pihak ketiga seperti supplier). IATA berkantor pusat di Montreal, Kanada, dan
memiliki eksekutif office di Jenewa, Swiss.
International Civil Aviation Organisation (ICAO)
merupakan organisasi pemerintahan untuk mempromosikan penerbangan sipilinternasional terkait
dengan masalah keselamatan penerbangan.
Federation Aviation Administration (FAA)
Fungsi FAA untuk memformulasikan peraturan-peraturan dan supervisi hal-hal yang terkait dengan
aspek operasional penerbangan
Pacific Area Travel Association (PATA)
didirikan di Hawaii tahun 1951. Bertujuan untuk mengembangkan, mempromosikan dan
melancarkan perjalanan ke dan dari wilayah kawasan Pasifik.
European Travel Commission (ETC)
berdiri sejak 1948 dan berkantor pusat di kota Brussel, Belgia. Tujuan organisasi ini untuk
mendatangkan wisatawan dari negara lain ke Eropa.
Internasional Congress and Convention Association (ICCA)
adalah suatu asosiasi profesi yang berskala internasional yang secara khusus menitik beratkan
tujuannya kepada pengembangan dan pembinaan pengelola kongres, konvensi dan ekshibisi.
didirikan pada 1964 berkantor pusat di Amsterdam-Belanda.
Universal Federation of Travel Agent Association (UFTAA)
dibentuk pada tahun 1966. Tujuannya adalah untuk memberikan perlindungan kepada biro-biro
perjalanan melalui perhimpunan biro perjalanan serta memberikan bantuan moral, material, keahlian
dan teknik yang diperlukan agar biro perjalanan dapat memperoleh kedudukan yang layak di
kalangan industry pariwisata dunia.