Anda di halaman 1dari 29

RESPONSI

OTITIS MEDIA AKUT


Oleh
Aulia Nur Cahyani
201520401011040
FKUMM
SMF THT RSU HAJI SURABAYA

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
Identitas Penderita
• Nama : Ny. K
• Umur : 21 tahun
• Jenis Kelamin : Perempuan
• Status perkawinan : belum menikah
• Pendidikan terakhir : S1
• Agama : Islam
• Pekerjaan : Mahasiswi
• Suku Bangsa : Jawa
• Alamat : Gebang
• No. RM : 774652
anamnesis

Keluhan utama
• Keluar cairan dari telinga kiri
anamnesis
RPS

Pasien datang ke Poli THT RSU Haji dengan keluhan cairan keluar dari
telinga kiri sejak 3 minggu yang lalu
Cairan keluar terutama saat telinga dibersihkn dengan cutton bud
Cairan kental berwarna kuning keruh dan berbau anyir (tidak enak)
Pasien juga mengeluh pendengaran menurun pada telinga kiri sejak 1
minggu yang lalu. 2 hari sebelum pasien mengeluh ada cairan yang keluar,
pasien mengalami pilek dan sakit tenggorok. Namun hanya berlangsung 4
hari dan sudah sembuh.
Telinga kanan tidak ada keluhan apa-apa
Demam (-), nyeri telinga (-), telinga berdenging (-),keluar darah dari telinga
(-), nyeri kepala (-), pusing berputar (-), hidung buntu (-), cairan dari hidung
(-), batuk (-), gangguan penciuman (-), mimisan (-), nyeri telan (-), suara
parau (-), kesulitan menggerakkan otot wajah (-), gangguan keseimbangan
(-), riwayat kemasukkan benda asing di telinga (-), trauma kepala (-), trauma
telinga (-)
Sudah ditetesi vital selama 5 hari, 1x1, tidak sembuh
anamnesis
RPD
• Tidak pernah sakit seperti ini sebelumnya
• Hipertensi (-)
• Riwayat alergi (-)

RPK
• Tidak ada yang pernah sakit seperti ini sebelumnya di
keluarga
• Riwayat alergi (-)
anamnesis

R.Sosial
• Pasien seorang mahasiswi
• Tinggal di kos dengan lingkungan yang bersih
• Pasien sering mengorek-ngorek telinga dengan
cotton bud.
• Pasien jarang kemasukkan air pada telinga saat
mandi.
• Tidak suka berenang
Pemeriksaan Fisik

Status generalis
Keadaan umum : baik
Kesadaran : compos mentis

Status interna
Kepala/leher : pembesaran KGB (-)
Lain-lain : dalam batas normal
Status Lokalis Telinga
AURIKULA
Dextra Sinistra
Inspeksi
Bentuk Normal Normal
Hiperemis - -
Edema - -
Tumor - -
Palpasi
Nyeri tekan mastoid - -
Nyeri tekan tragus - -
Nyeri tekan tarik aurikulum - -

MAE Dextra Sinistra


Lumen Normal Normal
Serumen + +
Furunkel - -
Hiperemis - -
Sekret - +
(mukopurulen, berbau anyir)
Massa - -
Edema - -
Status Lokalis Telinga
Membran Timpani AS
AD
Dextra Sinistra
Warna Putih -
seperti
mutiara

Reflek + =
cahaya
Retraksi - -
Bombans - -
Perforasi - +
Perforasi sentral
Sekret - -
Hiperemi - - Sekret Mukopurulen dan
Pulsasi - + Berbau anyir
Kolesteatom - -
Sikatrik - -
Status Lokalis Telinga

Pemeriksaan Garpu Tala


Dextra Sinistra

Rinne + -

Weber Lateralisasi kiri

Schwabach Sama dengan pemeriksa Memanjang

Kesimpulan : kesan tuli konduksi kiri


Status Lokalis Hidung
Dextra Sinistra
Inspeksi
Kerangka dorsum nasi
- Lebar Normal Normal
- Miring - -
-Saddle nose - -
Luka-luka - -
Warna Normal Normal
Edema - -
Bibir Atas
- Maserasi - -
Palpasi
Krepitasi dorsum nasi - -
Deformitas dorsum nasi - -
Nyeri tekan ala nasi - -
Nyeri tekan fossa kanina - -
Nyeri tekan area etmoidalis - -
Nyeri tekan area frontalis - -
Rinoskopi anterior
Dextra Sinistra
Vestibulum nasi
- sekret - -
- krusta - -
Kavum nasi
- Hiperemi - -
- Penyempitan lumen - -
- deviasi - -
Meatus inferior
- Sekret - -
- Krusta - -
Konka inferior
- Hipertrofi - -
- Hiperemia - -
- oedem - -
Meatus media
- Sekret - -
- krusta - -
Konka media
- Hipertrofi - -
- Hiperemia - -
- oedem - -
Status Lokalis Hidung
Rinoskopi Posterior
Status Lokalis Hidung
Rinoskopi Posterior
 Konka nasi inferior :
edema -/-; hipertrofi -/-; atrofi -/-; warna mukosa : hiperemi -/-, Livide -/-
 Meatus nasi inferior :
sekret -/-; darah -/-; krusta -/-; polip -/-
 Konka nasi medius :
edema -/-; hipertrofi -/-; atrofi -/-; warna mukosa : hiperemi -/-, Livide -/-
 Meatus nasi media :
sekret -/-; darah -/-; krusta -/-; polip -/-
 Tuba Eustachii :
dbn
Status Lokalis Tenggorok

Inspeksi : bibir normal; tanda radang (-)

Palpasi : Pembesaran kelenjar getah


bening (-)

Cavum oris : Trismus (-); Foetor ex ore (-);


ptialismus (-); lidah normal; gigi caries (-) ,
palatum durum normal; palatum mole normal.

Tonsil : Besar T1/T1; edema -/-;


hiperemi -/-; detritus -/-; sikatrik -/-; tumor -/-;
corpus alienum -/-

Faring : Hiperemi (-); granulasi (-);


Sekret (-); reflek muntah (+)
Status Lokalis Tenggorok
Laringoskopi Indirek

Korda Vokalis : normal


Komisura anterior : normal
Komisura Posterior : normal
Tonus : baik
Resume
Anamnesis
• Wanita 21 tahun
• keluhan telinga kiri keluar cairan sejak 3 minggu yang lalu
• Pertama kali seperti ini
• Sekret (+), mukopurulen, berbau anyir
• Deafness telinga kiri
• Pilek dan sakit tenggorok 2 hari sebelum keluhan keluar cairan di telinga,
sudah sembuh
• Sering mengorek-ngorek telinga
• Sudah di beri vital tidak sembuh

Pemeriksaan Fisik
• Sekret mukopurulen pada MAE dan membran timpani sinistra
• Perforasi tipe sentral, anteroinferior
• Pulsasi membran timpani sinistra
• Reflek cahaya membran timpani snistra menghilang
• Pemeriksaan garpu tala kesan tuli konduksi sinistra
Asessment
• Otitis Media Akut Stadium Perforasi aurikularis sinistra

Pemeriksaan Penunjang
• Audiometri

Planning Terapi
• Antibiotik oral : amoxicillin 3x500 mg/hari selama 10 hari
• Cuci telinga H2O2 3% untuk telinga kiri 2x sehari pagi dan sore, 5-10 tetes
selama 3 hari

Monitoring
• Keluhan pasien
• Status lokalis: sekret dan membran timpani auricula sinistra
UMHS Otitis Media Guideline, April 2013
Guideline for the Diagnosis and
Management of Acute Otitis Media,
alberta medical association 2008
Adult Decision Support Tool: ACUTE OTITIS
MEDIA CRNBC October 2014/Pub.707
Planning Education
Menjelaskan pasien tentang penyakitnya, pasien mengalami infeksi telinga
tengah yang menyebabkan membran timpani mengalami perforasi kecil dan
mengeluarkan cairan
Menjelaskan kepada pasien bahwa telinga berdenging dan penurunan
pendengaran pasien disebabkan perforasi membran timpani
Menjelaskan kepada pasien penyakit pasien didasari akibat pilek yang diderita
sebelumnya
Menjelaskan pada pasien bahwa diberikan obat antibiotik yang harus
dihabiskan dan cuci telinga dengan H2O2 3% 2 kali sehari pagi dan sore
Menjelaskan pada pasien bahwa pasien harus menjaga telinga agar tidak
kemasukan air sehingga pasien tidak boleh berenang dan jika mandi sebaiknya
telinga ditutup.
TERIMA KASIH