Anda di halaman 1dari 29

WINNELLIA FSR.

,
MPH
•PENGERTIAN HIPOTESIS
•DALAM PENELITIAN

•Hipotesis berasal dari kata ”hypo”


yang artinya ”di bawah” dan ”thesa”
yang artinya ”kebenaran”.

•”Hipotesis” berarti suatu dugaan


yang akan diuji kebenarannya ;
dugaan itu mungkin diterima ,
mungkin ditolak.
 RUMUSAN HIPOTESIS SEBAGAI PETUNJUK
ARAH DALAM RANCANGAN PENELITIAN,
TEKNIK PENGUMPULAN DAN ANALISIS
DATA SERTA PENYIMPULAN
 HIPOTESIS DIARTIKAN SEBAGAI DUGAAN
ATAU JAWABAN SEMENTARA, YANG
MUNGKIN BENAR MUNGKIN JUGA SALAH,
NAMUN HIPOTESIS TIDAKLAH ASAL
MEMBUAT, AKAN TTAPI DUGAAN TERSEBUT-
---DIDSRKAN TEORI, HSL RISET
TERDAHULU
 HIPOTESIS DPT DITERIMA/DITOLAK
 BL H DITOLAK/TDK TERBUKTI, BERARTI
TEORI2X YG DIAMBIL DARI BERBAGAI
TINJAUAN PUSTAKA ITU TDK
SESUAI/COCOK DGN FAKTA TEMPAT YG
DITELITI, BL PENELITI DAPAT
MENERANGKAN MENGAPA H TDK TERBUKTI,
BERARTI ADA SUATU REVISI DAN
PENEMUAN TEORI BARU.
Hipotesis yang baik

 Mengemukakan penjelasan yang masuk akal


(reasonable explanation) dari kejadian yang
telah atau akan terjadi
 Memperlihatkan operasional dari variabel
tersebut
 Harus dapat di uji
 Mengikuti penemuan studi terdahulu
MANFAAT HIPOTESIS
1. Menjelaskan masalah penelitian
2. Menjelaskan variabel-variabel yang akan
diuji
3. Pedoman untuk memilih metode analisis
data
4. Dasar untuk membuat kesimpulan
penelitian.
Apakah semua penelitian ada
hipotesa ?
Ya, Baik analitik maupun deskriptif
Penelitian Analitik wajib membuat
hipotesis
Penelitian deskriptif tidak wajib dan
tidak lazim ditampilkan pada karya
tulis ilmiah
 HIPOTESIS DIDALAM PENELITIAN
TERBAGI 2 :
1. SECARA TEORITIS
2. SECARA STATISTIK
 HIPOTESIS SECARA TEORITIS MERUPAKAN
KESIMPULAN TEORITIS DARI HASIL STUDI
PERPUSTAKAAN UNTUK MENJAWAB
PERMASALAHAN SUATU PENELITIAN.
 Hipotesis statistik adalah hipotesis yang
diformulasikan secara statistik dan
menggunakan simbol-simbol tertentu.
 Simbol yang digunakan antara lain: H0 dan
H1 (alternatif)
Hipotesis deskriptif

 Ha baik teoritis maupun statistika


 H0 baik teoritis maupun statistika
Hipotesis analitik

 Ha baik teoritis maupun statistika


 H0 baik teoritis maupun statistika
• Jawaban sementara yang disusun dalam
bentuk kalimat biasa.
• Harus didujung oleh argumentasi yang
kuat berdasarkan teori, konsep, hukum,
dan lain-lain yang relevan.
• Tidak berdasarkan trial and error.
Contoh hipotesis deskriptif H0

 Motivasi Perawat melanjutkan pendidikan


jenjang s3 rata-rata 75 % (Hipotesis
Teori)
 H0 = 75% (Hipotesis statistika)
Contoh hipotesis deskriptif Ha
(Hipotesis teoritis)

 Motivasi Perawat melanjutkan pendidikan


jenjang s3 “kurang dari” 75 %
 Motivasi Perawat melanjutkan pendidikan
jenjang s3 “lebih dari” 75 %
 Motivasi Perawat melanjutkan pendidikan
jenjang s3 “tidak sama dengan” 75 %
Contoh hipotesis deskriptif Ha
(Hipotesis statistika)

 Motivasi Perawat Ha : < 75 %

 Motivasi Perawat Ha : > 75 %

 Motivasi Perawat Ha : = 75 %
HIPOTESIS KERJA/HIPOTESIS
ALTERNATIF/HIPOTESIS RISET
ADA 2 MACAM:
 1. HIPOTESIS SATU EKOR ATAU SATU
PIHAK/SATU ARAH
 2. HIPOTESIS DUA EKOR ATAU DUA
PIHAK/DUA ARAH
CONTOH HIPOTESIS ALTERNATIF 1
ARAH/EKOR/PIHAK ;

 IBU HAMIL DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN


TINGGI AKAN LEBIH SERING(TERATUR)
UNTUK ANC DIBANDINGKAN IBU HAMIL
PENDIDIKAN RENDAH.
CONTOH HIPOTESIS ALTERNATIF 2
ARAH/EKOR/PIHAK ; (+, - )

 ADA HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN


DENGAN IBU HAMIL YANG ANC. BGM DENGAN
PENELITIAN ANDA ????DITELITI +,- …….>>>2
EKOR, KRN HASIL PENELITIAN KITA BELUM TAHU,
BISA:
 SEMAKIN TINGGI TINGKAT PENDIDIKAN IBU
SEMAKIN SERING ANC
 SEMAKIN RENDAH TINGKAT PENDIDIKAN IBU
SEMAKIN SERING ANC
CONTOH HIPOTESIS
NIHIL,NULL,NOL---SAMA=TIDAK
ADA PERBEDAAN
 TIDAK ADA HUBUNGAN ANTARA TINGKAT
PENDIDIKAN DENGAN IBU HAMIL YANG
ANC. ARTINYA IBU PENDIDIKAN RENDAH
DAN TINGGI TIDAK ADA PERBEDAAN
DALAM MEMERIKSA ANC/SAMA BERARTI
TIDAK ADA HUBUNGAN.
HIPOTESIS ALTERNATIF
 LEBIH BESAR---- Ha : >

 LEBIH KECIL---- Ha : <

 TIDAK SAMA DENGAN----- Ha : =


HIPOTESIS NULL/NOL/NIHIL
 TIDAK ADA PERBEDAAN
 TIDAK ADA HUBUNGAN
 SAMA DENGAN
H =
Tipe kesalahan dalam uji hipotesis

 DALAM SETIAP UJI HIPOTESIS TERDAPAT


KEMUNGKINAN SALAH, EX DALM POPULASI
TERDAPAT PERBEDAAN/ASOSIASI ANTARA
VARIABEL (YG SEBENARNYA MEMANG ADA)
SEMENTARA SAMPEL TIDAK---- DIKENAL
DENGAN KESALAHAN TIPE I DAN TIPE II
•populasi
•sampel
Kesalahan jenis I. adalah kesalahan yg dibuat pd
waktu menguji hipotesis di mana kita menolak Ho pd
hal sesungguhnya Ho itu benar. Dengan kata lain
adalah peluang menolak Ho yg benar

Kesalahan jenis II. adalah kesalahan yg dibuat pd


waktu menguji hipotesis di mana kita menerima Ho
pd hal sesungguhnya Ho itu salah. Dengan kata lain
adalah peluang menolak Ho yg salah
MACAM - HIPOTESIS
1.HIPOTESIS DESKRIPTIF
 Pelayanan Rumah sakit “X” tidak Memuaskan

2.HIPOTESIS KOMPARATIF
 Ada perbedaan kadar hemoglobin antara akseptor KB
IUD dengan akseptor KB suntik di desa X

3.HIPOTESIS ASOSIATIF
 Ada hubungan antara lama pemakaian AKDR dengan
kadar hemoglobin pada akseptor KB suntik di desa X
UJI HIPOTESIS

Obat Baru lebih efektif


dibandingkan dengan Obat
Obat Standar Obat Baru Standar

Sembuh Sembuh
atau Tdk atau Tdk Uji Statistik
Sembuh Sembuh ?
HIPOTESIS

•…
Wassalam