Anda di halaman 1dari 15

Case Science Session

Perseptor
Drg Jaka Kusnanta, Sp.BM

ZULFI FAWZIANA RISQI


112110241
ANALISIS JURNAL
 Title :
Comparative Assessment of the Effect of Three Local
Anestheties : Lidocaine, Prilocaine and Mepivacaine on
Blood Pressure Changes in Patients with Controlled
Hypertension
 Author :

Seyyed Hamed Jalalian Hashemi (1), Shamsodin Rigi


Ladez (2) & Somaye Ansari Moghadam (1)
1 Oral and Dental Diease Research Center, Zahedan
University of Medical Sciences, Zahedan, Iran
2 Zahedan University of Medical Sciences, Zahedan, Iran
PROBLEM
 Lokal anastesi dengan vasoconstrictor ( epinephrine or
adrenaline ) berhasil dalam meningkatkan kedalaman dan
durasi dan memfasilitasi homeostatis. Selain itu
vasokonstrictor mengontrol anastesi dengan tepat dan
mengurangi rsiko pada efek sistemiknya.
 Hipertensi adalah tekanan darah sistol dan distol lebih dari
140 dan 90 mmHg. Penderita hipertensi menerima perawatan
antihipertensi untuk mengotnrol tekanan darahnya.
 Penggunaan ephinephine pada pasien hipertensi dapat
meningkatkan resiko dan meningkatkan tekanan darah sistol
yang dapat menyebabkan acute hypertensive crisis, braine
hemmorrhage dll.
 Selain itu, secara umum ephinephrine
dikontraindikasikan pada pasien ASA III & IV
dengan tekanan darah di atas 200/115
mmHg tetapi banyak dokter gigi mencoba
untuk mengganti kombinasi lidocaine-
ephinephrine dengan alternatif anastesi pada
pasien dengan riwayat hipertensi.
 Biasanya kombinasi prilocaine-felypresin dan
mepivacaine digunakan sebagai alternative
lain tetapi prilocaine dapat menyebabkan
methemoglobinemia dan meningkatkan
resiko parastesi sedangkan mepivacaine
durasi anastesinya pendek dan masih
kontroversi.
AIM

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan


perubahan tekanan darah pada penggunaan
anastesi yang mengandung ephinephrine dengan
mepivicaine dan prilocaine pada pasien hipertensi
terkontrol
INTERVENSIONAL
60 pasien

Grup 1 Grup 2 Grup 3

Lidocaine 2% dengan ephineprine Prilocaine 3% dengan 0,03 units Mepivacaine 3%


1/80000 felypressin

Di posisikan semi supine dengan lengan kiri sejajar tubuh dan manset
pengukur tekanan darah di atas hat

Alat pengukur tekanan darah digunakan untuk mengukur dan merekam


tekanan darah dalam tga waktu

Sebelum injeksi dan setelah 5 menit Segera mungkin setelah injeksi 5 menit setelah injeksi
berada di dental chair

analisa
OUTPUT
Dari hasil analisa menunjukan rata-rata
tekanan darah sistol pada ke tiga
kelompok, tinggi pada saat stage 2 yaitu
immediately after the injection. Tetapi
tidak menunjukan hasil yang signifikan.
Dari semua waktu, pasien yang
menerima mepivacaine rata-rata tekanan
darah distol tinggi dibandingkan
kelompok lain tetapi tidak ada perbedaan
yang signifikan
CRITICAL APPRAISAL
APAKAH PENELITIAN VALID ?

 Ya, pemilihan sample disesuaikan berdasarkan


kriteria inklusi.
 Sample penelitian dipilih secara acak, dan dibagi
ke dalam 3 kelompok
 Sample di teliti dari awal sampai akhir dan di beri
perlakuan sama
APAKAH HASIL VISIBLE UNTUK DITERAPKAN?

 Ya, karena bahan mudah didapatkan


SEBERAPA BESAR EFEK HASIL PENELITIAN?

Penelitian ini dapat memberi


informasi pada praktisi mengenai
macam macam bahan anastesi
yang dapat digunakan pada pasien
hipertensi terkontrol
 kekurangan  kelebihan
 Penelitian ini dilakukan
 Peneltian dengan jumlah sampel yang
dilakukan lebih banyak.
dari 1 peneliti  Bahan anastesi mudah di
dapatkan
TERIMAKASIH