Anda di halaman 1dari 32

MEKANISME KERJA JANTUNG DAN

VASKULARISASINYA

Beby Pricilia Tanesia


102011011
ISTILAH YANG TIDAK DIKETAHUI
-
MASALAH
Seorang ibu berumur 78 tahun merasakan
sakit pada dada kirinya yang semakin lama
semakin memburuk.
HIPOTESIS
Rasa sakit pada dada kiri karena adanya
gangguan pada vaskularisasi jantung.
ANALISIS MASALAH

Makroskopis: Mekanisme
-Letak jantung kerja jantung:
normal -Aktivitas
- Berat & Seorg ibu 78th listrik jantung
ukuran jantung merasakan sakit pd -Pompa
normal dada kirinya
jantung
-Ruang2
jantung -Peranan
-Vaskularisasi enzim jantung
-Valvula Mikroskopis:
Lapisan dinding
jantung
LETAK NORMAL JANTUNG
BERAT DAN UKURAN JANTUNG
Berat : ± 7-15 ons atau 230 sampai 350
gram dan sedikit lebih besar dari kepalan
tangan.

Ukuran jantung:
- panjang ± 12 cm,
- lebar 8-9 cm,
- tebal ±6 cm.
RUANG – RUANG JANTUNG
1. ATRIUM DEXTRUM

Terletak ventrosuperior

Atrium kanan yang berdinding tipis ini berfungsi


sebagai tempat penyimpanan darah dan sebagai
penyalur darah dari vena-vena sirkulasi sistemik
yang mengalir ke ventrikel kanan.
Terdiri dari :
 Atrium propria (sinus venarum cavarum)
ostium venae cavae superioris

ostium venae cavae inferioris

ostium sinus coronarii

foramina venarum minimarum

fossa ovalis

tuberculum intervenosum

 Auricula dextra
*sulcus terminalis
2. VENTRIKEL DEXTRUM
Terletak di facies ventralis(sternocostalis)

 ostium atrioventriculare dextrum  valva


tricuspidalis / valva atrioventricularis dextra
 trabeculae carneae  trabecula
septomarginalis (moderator band)
 mm. papillares
 ostium trunci pulmonalis  valvula
pulmonalis
3. ATRIUM SINISTRUM
 Letak dorsosuperior
 Terdiri dari :

 Atrium proprium
Ostium Vv. pulmonale

Ostium atrioventricularis sinister

~ valvula mitralis
 Auricula
Mm. pectinati
4. VENTRIKEL SINISTRUM
 Sebagian kecil facies sternocostalis
 Separuh facies diaphragmatica  apex cordis
 Bagian-bagian:
 Ostium atrioventricularis sinistra
 Chorda tendineae
 Trabecula carnae
 Mm. papillares (anterior dan posterior)
 Ostium aortiucum (valvula semilunaris)
VASCULARISASI
 Pendarahan jantung :
 a. coronaria dextra
 a. coronaria sinistra
 Dipercabangkan dari aorta ascendens
 Terletak pada sulcus coronarius
VALVULA
 Valvula cordis dibentuk oleh inti jaringan ikat
yang dibungkus endocardium
 Valvula atrioventriculare  antara atrium dan
ventriculus
 Valvula aortae dan valvula trunci pulmonalis 
pada pertemuan antara ventriculus dan arteri
besar
LAPISAN DINDING JANTUNG
 Epicardium – merupakan lamina visceralis
pericardium serosum
 Myocardium – terdiri dari kumpulan sel otot
jantung yang tersusun dalam pola sirkular dan
spiral
 Endocardium – berupa lapisan endothelium yang
melekat pada selapis jaringan ikat
AKTIVITAS DINDING JANTUNG
Jantung mempunyai kemampuan
AUTORHYTHMICITY ( membangkitkan
sendiri impuls listrik yang ritmis ).

 Miokardium :
 99% otot kontraktil
 1% mengalami modifikasi →
membentuk system penghatar khusus
Sistem penghantar khusus terdiri dari :
1. Simpul SA (Sino auricle ) : didinding atrium kanan dekat muara
vena cava superior ( simpul Keith flack )
2. Simpul AV (atrio-ventrikel ) dari Aschof –Tawara. Dibagian
bawah septum atrium dekat muara sinus coronarius
3. Jaras intermodal ( intermodal pathways) terdiri dari 3 jaras :
- Anterior Berkas Bachman membentuk cabang yang
menembus septum atrium menuju atrium kiri
- Middle (berkas wenckebach)
- Posterior (berkas Torel)
4. Berkas his ( berkas AV) → lanjutan simpul AV→ menembus
Annulus fibrous → Septum ventrikel → Membentuk berkas His
kanan dan kiri → menuju ventrikel kanan dan ventrikel kiri
5. Serat purkinje → miokardium ventrikel
POMPA JANTUNG
 Fase sistol → pengosongan
 Fase diastol → pengisian

 Dapat dibedakan menjadi 7 fase :


1. Relaksasi isovolumetrik ventrikel ( volume tetap , semua katup
tertutup )
2. Pengisian cepat ventrikel
3. Pengisian lambat ventrikel
4. Sistol atrium ( menambah pengisian ventrikel)
5. Kontraksi isovolumetrik ventrikel
6. Ejeksi cepat
7. Ejeksi lambat
 Awal diastole ventrikel → atrium masih relaksasi
 Darah dari vena besar mengalir keatrium → Volume atrium
naik→ tekanan atrium naik → katup AV terbuka → darah
mengalir cepat ke ventrikel (pengisian cepat
ventrikel)→diikuti pengisian lambat ventrikel

 Pengisian cepat + pengisian lambat meliputi 70% pengisian


ventrikel
 Akhir fase diastole ventrikel → potensial membrane simpul
SA→mencapai ambang letup → potensial aksi → kontraksi
atrium.
 Menambah pengisian ventrikel :
 Volume dan tekanan ventrikel meningkat
 Volume darah dalam ventrikel pada akhir diastole ( End
diastolik volume/EDV) kira-kira 135 ml
 Penyebaran impuls keseluruh ventrikel merupakan
depolarisasi ventrikel . Pada EKG depolarisasi ventrikel
=kompleks QRS→ diikuti kontraksi ventrikel .

 Awal kontraksi ventrikel → peningkatan tekanan ventrikel


yang curam =kontraksi isovolumetrik ventrikel → semua
katup-katup tertutup

 Bilatekanan ventrikel lebih tinggi dari tekanan aorta →


katup semilunar aorta terbuka → darah dipompakan cepat
keaorta = fase ejeksi cepat → disusul fase ejeksi lambat
KONTRAKSI JANTUNG
PERANAN ENZIM JANTUNG
Laktat Dehidrogenase (LDH) --- LD1-
LD5

Jantung mengandung lebih banyak LD1,


Hati dan otot mengandung LD5
Pada infrak miokardium akut kadar LD1
melebihi kadar LD2, sedangkan pada
keadaan normal kadar LD1 lebih rendah
dibandingkan LD2.
Kreatinin Kinase
Kreatinin Kinase (Creatinin Kinase-CK)
dan isoenzimnya (CKMB) adalah enzim
yang dianalisis untuk mendiagnosis infrak
miokardium akut dan nyeri dada.
SGOT (Serum Glumatik Oksaloasetik
Transaminase)

berada pada serum dan jaringan terutama hati


dan jantung. Pelepasan SGOT yang tinggi dalam
serum menunjukan adanya kerusakan pada
jaringan jantung dan hati.
KESIMPULAN
Jantung adalah organ fungsional. Jantung
selayaknya organ tubuh lainnya yang
membutuhkan nutrient dan nutrient didapat dari
arteri coronaria. Sehingga bila terjadi
penyempitan arteri ini dapat mengganggu
aktivitas kelistrikan jantung. Selain itu jantung
mengandung enzim – enzim yang berpengaruh
terhadap kerja jantung
SEKIAN
&
TERIMA KASIH

GBU ALL 