Anda di halaman 1dari 6

Haryoko Anandaputra (2012730049)

Rizky Rivonda (2012730090)


Latar belakang

Menentukan apakah aktivitas fisik melindungi
terhadap komplikasi mikrovaskular. Sampai saat ini,
studi cross-sectional telah menunjukkan bahwa
komplikasi mikrovaskuler berhubungan dengan
aktivitas fisik yang menurun pada pasien dengan
diabetes tipe 1
Metode
-

Persetujuan etnis dengan melakukan inform consent pada 29 studi di amerika serikat
dan kanada untuk studi DCCT.
- Setelah mendapat persetujuan pasien dengan diabetes tipe 1 berusia 13-39 tahun
dibagi menjadi primer dan sekunder studi pencegahan. Pasien studi pencegahan
primer tidak memiliki komplikasi microvaskuler dan diabetes kurang dari 5 tahun.
Pasien studi pencegahan sekunder dibawah 15 tahun minimal memiliki retinopati
dan laju ekskresi albumin urin kurang dari 200 mg per 24 jam.
- Pasien diminta untuk menentukan jumlah waktu luang aktivitas fisik (LTPA) dari
intensitas yang berbeda selama 7 hari sebelumnya. Kegiatan ini dilakukan dengan
penilaian MET (metabolik equivalent task). Klasifikasi menurut ACSM Aktivitas
ringan MET (3METs), aktivitas moderate (3-6 METs), aktivitas sangat keras (9METs).
METs minimal perminggu (450-750 METs)
- Pemeriksaan pasien yang mengalami retinopati dan nefropati setiap tahun diperiksa
untuk dicatat perkembangannya. Nefropati diperiksa ekskresi albumin dan
neuropati diperiksa dalam pengujian saraf otonom .
- Penelitian DCCT diikuti oleh penelitian epidemiologi diabetes intervensi dan
komplikasi (EDIC).
Analisis statistik

Kurva Survival Kaplan Meier (dengan retinopati dan
nefropati sebagai endpoint) yang dihasilkan untuk tiga
kelompok LTPA dikelompokkan sesuai dengan
kelompok pencegahan primer dan sekunder. Analisis
dilakukan dengan dalam paket statistik SPSS 18.
Result

- Hanya 20% pasien yang tidak memenuhi level
aktivitas yang direkomendasikan
- LTPA positif berhubungan dengan usia yang lebih
muda dari kedua kelompok percobaan
- Tidak ada hubungan antara LTPA dan HbA1c,
kolesterol, trigliserida, tekanan darah atau BMI pada
awal percobaan
Kesimpulan

- Faktor faktor resiko yang dapat dimodifikasi untuk
komplikasi mikrovaskuler diantaranya adalah
kontrol glikemik ,tekanan darah,lipid, resistensi
insulin ,dan merokok
- Tidak menemukan bukti bila aktivitas fisik pada
waktu luang melindungi pasien dari komplikasi
mikrovaskuler pada diabetes tipe 1
- Penelitian ini tidak mendukung manfaat dari
aktivitas fisik pada komplikasi mikrovaskuler pada
diabetes tipe 1