Anda di halaman 1dari 13

PARADIGMA ANTROPOLOGI

AMMAR
GARRY DANIELS GENOLA
INDRI
PARADIGMA
• Istilah paradigma diambil dari Bahasa Latin
yang memiliki arti “Pola, contoh atau model”.
Dalam Bahasa Yunani disebut “Paradeigma”.
Dalam pengertian lain, paradigma adalah
kerangka kerja, hasil, dan prosedur di mana
pekerjaan berikutnya menjadi terstruktur.
• Paradigma didefinisikan sebagai pandangan dasar
tentang apa yang menjadi pokok bahasan yang
seharusnya dikaji oleh disiplin ilmu pengetahuan,
mencakup apa yang seharusnya ditanyakan dan
bagaimana rumusan jawabannya disertai dengan
interpretasi jawaban.
• Paradigma dalam hal ini adalah konsesus bersama oleh
para ilmuan tertentu yang menjadikannya memiliki
corak yang berbeda antara satu komunitas ilmuan dan
komunitas ilmuan lainnya. Varian paradigma yang
berbeda-beda dalam dunia ilmiah dapat terjadi karena
latar belakang filosofis, teori dan instrumen serta
metodologi ilmiah yang digunakan sebagai pisau
analisisnya
PARADIGMA DAPAT DIARTIKAN
• Cara memandang sesuatu.
• Dalam ilmu pengetahuan berarti model, pola
dan contoh yang mana dari model-model
inilah fenomena yang ada dijelaskan.
• Totalitas premis-premis teoritis dan
metodologis yang menentukan suatu studi
ilmiah yang nyata dan konkret.
• Dasar untuk menyeleksi problem-problem.
• Paradigma dalam penelitian ilmiah terdapat
dua karakteristik yang menjadi substansinya,
yaitu: pertama, menawarkan unsur baru
tertentu yang menarik pengikut keluar dari
persaingan metode kerja dalam kegiatan
ilmiah sebelumnya; kedua, menawarkan pula
persoalan-persoalan baru yang masih terbuka
dan belum terselesaikan
TIPE-TIPE PARADIGMA MENURUT
THOMAS KUHN
• Paradigma Metafisik
Paradigma metafisik merupakan paradigma yang menjadi konsesus
terluas dan membatasi bidang kajian dari satu bidang keilmuan saja,
sehingga ilmuan akan lebih terfokus dalam penelitiannya
• Paradigma Sosiologi
Pengertian paradigma sosiologi ini dikemukakan Masterman
sebagai konsep eksemplarnya Kuhn. Eksemplar dalam hal ini
berkaitan dengan kebiasaan-kebiasaan, keputusan-keputusan dan
aturan umum serta hasil penelitian yang dapat diterima secara
umum di masyarakat.
• Paradigma Konstruk
Paradigma konstruk adalah konsep yang paling sempit dibanding
kedua paradigma di atas. Contoh pembangunan reaktor nuklir
merupakan paradigma konstruk dalam fisika nuklir dan mendirikan
laboratorium menjadi paradigma konstruk bagi ilmu psikologi
eksperimental
PARADIGMA PENDEKATAN
ANTROPOLOGIS
• Evolusionisme Klasik
• Difusionisme
• Partikularisme
• Struktural-Fungsionalisme
• Antropologi Psikologi
• Strukturalisme
• Materalisme Dialektik
• Kultural Materialisme
• Etno-sains
• Antropologi Simbolik
• Sosiobiologi
METODE KAJIAN ANTROPOLOGI
• Pendekatan yang digunakan dalam
antropologi menggunakan pendekatan
kuantitatif (positivistik) dan kualitatif
(naturalistik). Artinya dalam penelitian
antropologi bisa dilakukan melalui pengkajian
secara statistik-matematis baik dilakukan
untuk mengukur pengaruh maupun korelasi
antar variabel penelitian, maupun dilakukan
secara kualitatif-naturalistik
• Selain dikenal pendekatan positivistik dan naturalistik,
menurut Kapplan dan Manners (1999: 6) dalam
antropologi juga dikenal pendekatan relativistik dan
komparatif.
• Pendekatan relativistik memandang bahwa setiap
kebudayaan merupakan konfigurasi unik yang memiliki
citarasa khas dan gaya serta kemampuan tersendiri.
• Sedangkan kaum komparativis berpendapat bahwa
suatu institusi, proses, kompleks atau ihwal sesuatu
hal, haruslah terlebih dahulu dicopot dari matriks
budaya yang lebih besar dengan cara tertentu sehingga
dapat dibandingkan dengan institusi, proses, kompleks,
atau ikhwal-ikhwal dalam konteks sosiokultural lain.
METODE ILMIAH ANTROPOLOGI
• “Metode ilmiah dari suatu ilmu pengetahuan
adalah segala jalan atau cara dalam rangka ilmu
tersebut , untuk sampai kepada kesatuan
pengetahuan” (Koentjaraningrat : 1981 : Hal 41 )
• Metode ilmiah dari suatu ilmu pengetahuan
adalah segala cara yang digunakan dalam ilmu
tersebut, untuk mencapai suatu kesatuan
pengetahuan. Kesatuan pengetahuan dicapai
melalui 3 tingkat, yaitu pengumpulan data,
penentuan ciri-ciri umum, dan verifikasi
• Pengumpulan Data
Pengumpulan fakta digolongkan menjadi 3 perbedaan
pokok, yaitu penelitian di lapangan, penelitian di
laboratorium, penelitian dalam perpustakaan.
• Penemuan Ciri-ciri Umum dan Sistem
Proses berpikir berjalan secara induktif tentang
peristiwa-peristiwa dan fakta-fakta khusus dan
konkret mengenai ciri-ciri umum yang lebih abstrak.
• Verifikasi
Metode verifikasi atau penguji terdiri cara menguji
rumusan kaidah-kaidah atau memperkuat
“pengertian” dilakukan dalam kenyataan atau
masyarakat yang hidup.
ETNOGRAFI
• Etnografi merupakan salah satu prosedur penelitian
kualitatif yang berfokus pada deskripsi dan analisa suatu
budaya dan seluruh ekspresi sosial individu beserta
kelompok sosial yang ada di dalamnya.
• Etnografi adalah metode yang lazim digunakan dalam
penelitian antropologi. Penelitian etnografi ini
mensyaratkan dilakukannya penelitian lapangan di mana
peneliti bertindak sebagai orang yang sedang mempelajari
suatu kebudayaan. Dalam melakukan penelitian etnografi,
peneliti harus menguasai secara baik konsep-konsep dan
teknik-teknik yang akan digunakannya. Di samping itu
untuk memperoleh data yang obyektif maka peneliti harus
tinggal di dalam komunitas yang ditelitinya.