Anda di halaman 1dari 26

PRINSIP KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM

PEMBERIAN INFORMASI DAN EDUKASI


PADA PASIEN
PENGERTIAN KOMUNIKASI
kebersamaan

KOMUNIKASI
to exchange

to share
PENGERTIAN KOMUNIKASI
Komunikasi adalah proses penyampaian
informasi dari komunikator kepada komunikan
dengan menggunakan media dan cara
penyampaian informasi yang dipahami oleh
penerima serta saling memiliki kesamaan arti
lewat transmisi pesan secara simbolik
(P.M.Marpaung, 2002)
PENGERTIAN KOMUNIKASI
• Communication is the whole process used
for reaching other minds (Denis Murphy)

“Komunikasi adalah seluruh proses yang


diperlukan untuk mencapai pikiran-
pikiran yang dimaksud oleh orang lain.”
Komunikasi efektif

• Akibat yang timbul dalam suatu aktifitas komunikasi


sesuai dengan apa yang diharapkan oleh komunikator
• Makna yang distimulasikan oleh komunikator deterima
serupa atau sama oleh komunikan sesuai dengan yang
dimaksudkan komunikator
Proses Komunikasi Efektif

1.Pemberi pesan secara lisan memberikan pesan


2.Penerima pesan menuliskan secara lengkap isi pesan
tersebut
3.Isi pesan dibacakan kembali secara lengkap oleh penerima
pesan,
4.Pemberi pesan memverifikasi isi pesan kepada penerima
pesan
5.Penerima pesan mengklarifikasi ulang bila ada
perbedaan pesan dengan hasil verifikasi
UKURAN KOM YANG EFEKTIF
• 1. Pemahaman
• 2. Kesenangan
• 3. Pengaruh pd sikap
• 4. Hub yg makin baik
• 5. Tindakan
PENGERTIAN INFORMASI
DAN EDUKASI
• Informasi : suatu pesan yang disampaikan oleh
komunikator kepad akomunikan, yang berupa data, fakta,
gagasan, konsep, kebijakan, aturan, standar,
norma, pedoman atau acuan yang diharapkan dapat diketa
hui, dipahami, diyakini, dandiimplementasikan oleh
komunikan
• Edukasi : penambahan pengetahuan dan kemampuan
seseorang melalui teknik praktik belajar atau instruksi,
dengan tujuan untuk mengingat fakta atau kondisi nyata,
dengan cara member dorongan terhadap pengarahan diri,
aktif memberikan informasi-informasi atau ide baru (
Craven dan Hirnle, 1996 dalam suliha, 2002)
Tujuan Informasi dan
Edukasi
• Pasien/masyarakat berperilaku atau mengadopsi
perilaku kesehatan dengan cara persuasi, bujukan,
himbauan, ajakan, memberikan informasi, meberikan
kesadaran.
• Mengetahui riwayat kesehatan, mengidentifikasi
kebutuhan kesehatan, faktor resiko, dan untuk
menentukan perubahan spesifik dari tingkat
kesehatan dan pola hidup
Ciri komunikasi efektif

• keterbukaan (openess)
• empati (emphaty)
• dukungan (supportiveness)
• rasa positif (positiveness)
• kesamaan (equality)
ASPEK-ASPEK KOMUNIKASI EFEKTIF
• KEJELASAN (clarity)
• KETEPATAN (accuracy)
• KONTEKS (contex)
• ALUR (flow)
• BUDAYA (culture)
HUKUM “REACH”

• Respect : penghargaan yang jujur dan tulus


• Empathy : merasakan apa yang dirasakan org
• Andible : dpt didengarkan dan dimengerti
• Clarity : kejelasan
• Humble : rendah hati
MENINGKATKAN
EFEKTIFITAS KOMUNIKASI
• Bahasa yang tepat dan mudah dimengerti
• Menggunakan empati
• Mempertajam persepsi
• Mengendalikan bentuk tanggapan
• Bersedia menerima umpan balik
• Mengembangkan kredibilitas diri
• Mempertahankan hubungan baik dengan penerima
Sikap Komunikator
• Reseptif (receptive)
• Selektif (selective)
• Dijestif / pencernaan (digestive)
• Asimilatif (assimilative)
• Transmisi (transmissive)
INFORMASI DAN
EDUKASI KEPADA PASIEN
SECARA LISAN
Komunikasi Lisan
• Memerlukan bahasa
• Bahasa adalah sistem kode verbal.
• Bahasa merupakan seperangkat simbol dengan aturan
untuk mengkombinasikan simbol-simbol, yang digunakan
dan dipahami suatu komunitas.
• Bahasa adalah sarana utama untuk menyatakan pikiran,
perasaan dan maksud kita.
• Fungsi bahasa yang mendasar adalah untuk menamai
atau menjuluki orang, obyek dan peristiwa
penggunaan bahasa
• Ellis dan Nowlis (1994) : pertimbangkan pendidikan
klien,
• tingkat pengalaman dan kemahiran berbahasa.
• Kejelasan yaitu memilih kata yang jelas dan tidak
mempunyai arti yang salah.
• Pesan singkat dan tanpa penyimpangan untuk
menghindari kebingungan tentang apa yang penting dan
apa yang kurang penting.
STRATEGI MEMBANGUN KOMUNIKASI
EFEKTIF

• KETAHUI MITRA BICARA


• KETAHUI TUJUAN
• PERHATIKAN KONTEKS
• PELAJARI KULTUR
• PAHAMI BAHASA
Meningkatkan efektifitas
komunikasi lisan
• Memahami Materi
• Kemampuan Berbicara
• Tidak Bertele-tele
• Kepercayaan Diri
• Bahasa Tubuh
• Penampilan
• Intonasi dan Artikulasi
• Gaya Bicara
TEKNIK PERCAKAPAN
EFEKTF
• Dengarkan dengan perhatian
• Gunakan kebijaksanaan
• Temukan persamaan
• Berikan dan ambil
• Hindari perdebatan
TERIMA KASIH
wawancara
• salah satu cara untuk mendapatkan data dari klien dalam tahap
pengkajian.
• Tujuan :untuk mendapatkan riwayat kesehatan, mengidentifikasi
kebutuhan kesehatan, faktor resiko, dan untuk menentukan
perubahan spesifik dari tingkat kesehatan dan pola hidup. (Potter dan
Perry, 1993).
• mendapatkan informasi tentang keadaan kesehatan klien, pola hidup,
pola sakit, sistem dukungan, pola adaptasi, kekuatan dan
keterbatasan.
• tergantung pada situasi yang ada.
• Pada situasi emergensi, fokus wawancara dokter adalah mengenai
trauma, faktor presipitasi serta alergi yang dimiliki klien.
FAKTOR-FAKTOR KOMUNIKASI EFEKTIF

• KEPERCAYAAN (credibility)
• PERTALIAN (context)
• KEPUASAN (content)
• KEJELASAN (clarity)
• KESINAMBUNGAN DAN KONSISTENSI
(continuity and consistency)
• KEMAMPUAN PIHAK PENERIMA
(capability of audience)
• SALURAN (channels of distribution)
kecepatan bicara
• kecepatan yang sesuai akan memberikan kesempatan bagi
pembicara sendiri untuk berpikir jernih tentang apa yang
diucapkan dan juga akan menyebabkan seseorang dapat
menjadi pendengar yang efektif.
• Voice tone menunjukan gaya dari ekspresi .
• bicara dengan suara yang keras akan berbeda dengan
suara yang lembut atau lemah.
• Suara yang keras terkesan terburu-buru,tidak
sabar,sindiran tajam dan marah.