Anda di halaman 1dari 27

PENGARUH WORD OF MOUTH

(WOM), BRAND LUXURY, DAN


ATRIBUT PRODUK TERHADAP
KEPUTUSAN PEMBELIAN SCOOTER
VESPA MATIC PIAGIO
Latar Belakang
BAB II
LANDASAN TEORY
Tinjauan Pustaka

Menurut Sernovitz (2009:14) Sari dan Kusuma (2014)

Menurut Simamora (2003:147)


Basu Swastha dan
T Hani Handoko (2000)
Kerangka
Pemikiran Hipotesis

Word Of H1 : Word of mouth (WOM) berpengaruh signifikan positif


Mouth (X1)
terhadap keputusan pembelian dan kepuasan
konsumen.

Brand Keputusan
Luxury Pembelian
(X2) (Y)

H2: Brand luxury berpengaruh signifikan positif terhadap


keputusan pembelian dan kepuasan konsumen.

Atribut
Produk (X3)

H3 : Atribut produk berpengaruh signifikan positif


terhadap keputusan pembelian.
BAB III
METODE PENELITIAN
Sumber Data
1. Data Primer

Lokasi penelitian dilakukan oleh 2. Data Sekunder


penulis di PT. Tiara Indah Abadi
Main Dealer Piaggio Vespa Bali Populasi Dan Sampel
beralamat Jl. Imam Bonjol No.507, 1. Populasi
Pemecutan Klod, Denpasar Barat. Sug(Kuncoro, 2009:118)
2. Sampel
(Sugiyono:2015).

Teknik Pengumpulan Data

Kuantitatif 1. Kuisoner
Uji Instrumen Penelitian Teknik Analisis Data
Analisis Regresi Linear Berganda
1. Uji Validitas
Dalam penelitian ini pengujian hipotesis yang
digunakan adalah analisis regresi linier berganda
2. Uji Reliabilitas digunakan untuk menguji pengaruh variabel independen
terhadap variabel dependen dengan bantuan komputer
melalui program SPSS.

Uji Asumsi Klasik Uji Hipotesis


Uji asumsi klasik terdiri dari uji multikolinearitas, uji 1. Uji T
normalitas, uji heteroskedastisitas. 2. Uji F
3. Koefisien Determinasi (R²)
1. Uji Multikolinieritas
2. Uji Normalitas
3. Uji Heteroskedastisitas
HASIL PENELITIAN
DAN PEMBAHASAN
Karakteristik Responden

USIA PENDIDIKAN

JENIS KELAMIN Sebagian besar


Sebagian besar
responden dengan
responden berusia Sebagian besar pendidikan terakhir
16-25 tahun yaitu responden SMA/SMK sebesar 35
sebanyak 41 berjenis kelamin orang atau 48,6 %
orang atau 57 % laki-laki yaitu
sebanyak 53 orang
atau 73,6 %
Hasil Pengujian Instrumen
Hasil Uji Validitas
Pearson R Alpha
No VARIABEL INSTRUMEN Corelation Tabel KETERANGAN Hasil Uji Reliabilitas
R Alpha Hitung
Cronbach’s
1 Word Of Mouth X1.1 0,837 0,30 Valid N Alpha R Alpha KETERANGA
(X1) X1.2 0,914 0,30 Valid VARIABEL
o R Alpha Tabel N
X1.3 0,831 0,30 Valid
2 Brand Luxury X2.1 0,886 0,30 Valid Hitung
(X2) X2.2 0,805 0,30 Valid
1 Word Of Mouth (WOM) 0,825 0,60 Reliabel
X2.3 0,890 0,30 Valid
3 Atribut X3.1 0,812 0,30 Valid 2 Brand Luxury 0,825 0,60 Reliabel
Produk(X3) X3.2 0,844 0,30 Valid
X3.3 0,847 0,30 Valid 3 Atribut Produk 0,780 0,60 Reliabel
3 Keputusan Y1 0,851 0,30 Valid
4 Keputusan Pembelian 0,781 0,60 Reliabel
Pembelian (Y) Y2 0,857 0,30 Valid
Y3 0,797 0,30 Valid

HASIL UJI VALIDITAS INSTRUMEN HASIL UJI RELIABILITAS INSTRUMEN

Hasil uji validitas instrumen penelitian d yang menunjukan Keseluruhan variabel memliki cronbach’s
bahwa seluruh indikator pernyataan dalam variabel WOM, alpha lebih dari 0,60 yang berarti bahwa
Brand Luxury, Atribut Produk dan Keputusan Pembelian seluruh indikator variabel dari WOM, Brand
memiliki nilai Pearson Correlation yang lebih dari
angka 0,30 sehingga seluruh indikator tersebut
Luxury, Atribut Produk dan Keputusan Pembelian
memenuhi syarat validitas data. adalah reliabel, sehingga dapat digunakan
sebagai instrumen penelitian.
UJI Hasil Uji Multikolinearitas

ASUMSI Collinearity Statistics


Model Tolerance VIF
KLASIK Hasil Uji Normalitas – Struktur I

Tabel 4.6 Word Of Mouth (WOM) 0.809 1.237


One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Brand Luxury 0.825 1.213
Residual
Atribut Produk 0.687 1.456
N 72
Mean 0E-7
Normal Parametersa,b ditunjukkan bahwa tidak ada variable bebas
Std. Deviation 1.09301816
Absolute .078 yang memiliki nilai tolerance > 0,10 , begitu juga
Most Extreme Differences Positive .078 dengan hasil perhitungan nilai VIF , tidak ada yang
Negative -.044 memiliki nilai VIF < 10. Hal ini berarti bahwa pada
Kolmogorov-Smirnov Z .661 model regresi yang dibuat tidak terdapat gejala
Asymp. Sig. (2-tailed) .775 multikolinearitas.
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
Berdasarkan uji normalitas dengan menggunakan One-
Sample Kolmogorov Smirnov yang ditampilkan pada Tabel
4.6 tersebut menunjukan bahwa besarnya nilai Kolmogorov-
Smirnov adalah sebesar 0,775 yaitu lebih besar dari derajat
keyakinan (α) Kolmogorov-Smirnov test sebesar 0,05 yang
menunjukan bahwa data terdistribusi secara normal,
sehingga dapat disimpulkan bahwa model memenuhi asumsi
normalitas.
Hasil Uji Heteroskedastisitas
Model Sig. Keterangan

Word Of Mouth (WOM) 0.107


Lolos Uji

Lolos Uji
Brand Luxury 0.590

Lolos Uji
Atribut Produk 0.468

ditunjukkan bahwa masing-masing model memiliki nilai


signifikansi lebih besar dari 0,05. Berarti didalam model
regresi ini tidak terjadi kesamaan varian dari residual satu
pengamatan ke pengamatan lainnya. Atau tidak terjadi
heteroskedastisitas
Hasil Uji Regresi Linear Berganda

Unstandardized
Model
B Std. Error

(Constant) 0.977 1.121

Word Of Mouth (WOM) 0.232 0.081


1
Brand Luxury 0.347 0.074

Atribut Produk 0.293 0.092

Berdasarkan tabel hasil uji analisis regresi linear berganda tersebut diatas, maka persamaan regresi dalam penelitian ini adalah
sebagai berikut :
Y = 0,977 + 0,232X1 + 0,347X2 + 0,293X2 + e
Keterangan :
1. Koefisien konstanta sebesar 0,977 yang memiliki makna bahwa apabila variabel yaitu Word Of Mouth (WOM), Brand Luxury
dan Atribut Produk pada angka nol (0) maka Keputusan Pembelian Scooter Vespa Matic Piaggio di PT. Tiara Indah Abadi Main
Dealer Piaggio Vespa Bali (Y) sebesar konstan yaitu 0,977
2. Nilai koefisien regresi Word Of Mouth (WOM) adalah sebesar 0,232 artinya apabila Word Of Mouth (WOM) Mengalami
Peningkatan sebesar 1 satuan maka Keputusan Pembelian Scooter Vespa Matic Piaggio di PT. Tiara Indah Abadi Main Dealer
Piaggio Vespa Bali akan mengalami peningkatan sebesar 0.232.
3. Nilai koefisien regresi Brand Luxury adalah sebesar 0,347 artinya apabila Brand Luxury Mengalami Peningkatan sebesar 1
satuan maka Keputusan Pembelian Scooter Vespa Matic Piaggio di PT. Tiara Indah Abadi Main Dealer Piaggio Vespa Bali akan
mengalami peningkatan sebesar 0.347.
4. Nilai koefisien regresi Atribut Produk adalah sebesar 0,293 artinya apabila Atribut Produk Mengalami Peningkatan sebesar 1
satuan maka Keputusan Pembelian Scooter Vespa Matic Piaggio di PT. Tiara Indah Abadi Main Dealer Piaggio Vespa Bali akan
mengalami peningkatan sebesar 0.293 .
Hasil Uji T WOM terhadap Keputusan Pembelian

Model Unstandardized Standardized T Sig.


Coefficients Coefficients

B Std. Error Beta

(Constant) .977 1.121 .872 .386

(Word Of Mouth )
.232 .081 .258 2.858 .006
1 WOM

Brand Luxury .347 .074 .418 4.689 .000

Atribut Produk .293 .092 .311 3.176 .002

Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa nilai thitung = 2,858 dibandingkan dengan nilai ttabel =
1,995 maka ternyata nilai thitung lebih besar dari ttabel dan thitung berada pada daerah penolakan H0. Ini
berarti secara statistik pada α (taraf kepercayaan) = 5%, secara parsial Word Of Mouth (WOM) (X1)
berpengaruh positif dan signifikan (nyata) terhadap Keputusan Pembelian (Y).
Dengan kata lain dalam penelitian ini membuktikan pada uji hipotesis pertama bahwa Word Of Mouth
(WOM) berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Keputusan Pembelian. Hal ini sesuai
dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Finnan Aditya Ajie Nugraha, Suharyono, dan Andriani
Kusumawati. (2015), bahwa variable Word Of Mouth (WOM) berpengaruh positif signifikan terhadap
Keputusan Pembelian.
Hasil Uji T Brand Luxury terhadap Keputusan Pembelian

Model Unstandardized Coefficients Standardized T Sig.


Coefficients

B Std. Error Beta

(Constant) .977 1.121 .872 .386

(Word Of Mouth) WOM .232 .081 .258 2.858 .006


1
Brand Luxury .347 .074 .418 4.689 .000

Atribut Produk .293 .092 .311 3.176 .002

Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa nilai thitung = 4,689 dibandingkan dengan nilai ttabel =
1,995 maka ternyata nilai thitung lebih besar dari ttabel dan thitung berada pada daerah penolakan H0. Ini
berarti secara statistik pada α (taraf kepercayaan) = 5%, secara parsial Brand Luxury (X2) berpengaruh
positif dan signifikan (nyata) terhadap Keputusan Pembelian (Y).
Dengan kata lain dalam penelitian ini membuktikan pada uji hipotesis kedua bahwa Brand Luxury
berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Keputusan Pembelian. Hal ini sesuai dengan
hasil penelitian yang dilakukan oleh Novansyah, Tengku (2016), bahwa variable Brand Luxury
berpengaruh positif signifikan terhadap Keputusan Pembelian.
Hasil Uji T Atribut Produk terhadap Keputusan Pembelian

Model Unstandardized Standardized T Sig.


Coefficients Coefficients
B Std. Error Beta
(Constant) .977 1.121 .872 .386
(Word Of Mouth)
.232 .081 .258 2.858 .006
1 WOM
Brand Luxury .347 .074 .418 4.689 .000
Atribut Produk .293 .092 .311 3.176 .002

Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa nilai thitung = 4,689 dibandingkan dengan nilai ttabel =
1,995 maka ternyata nilai thitung lebih besar dari ttabel dan thitung berada pada daerah penolakan H0. Ini
berarti secara statistik pada α (taraf kepercayaan) = 5%, secara parsial Atribut Produk (X2)
berpengaruh positif dan signifikan (nyata) terhadap Keputusan Pembelian (Y). Dengan kata lain dalam
penelitian ini membuktikan pada uji hipotesis ketiga bahwa Atribut Produk berpengaruh positif dan
signifikan secara parsial terhadap Keputusan Pembelian. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian yang
dilakukan oleh Linggar Eka Setyanto, Zainul Arifin, Sunarti, bahwa variable Atribut Produk berpengaruh
positif signifikan terhadap Keputusan Pembelian.
Hasil Uji F

ANOVAa

Model Sum of Df Mean F Sig.


Squares Square

Regression 105.122 3 35.041 28.091 .000b

1 Residual 84.823 68 1.247

Total 189.944 71

Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa nilai Fhitung = 28,091 dibandingkan dengan nilai
Ftabel = 2,74 maka ternyata nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel dan Fhitung berada pada daerah
penolakan H0. Ini berarti secara statistik pada α (taraf kepercayaan) = 5%, secara bersama-
sama (simultan) antara WOM (X1), Brand Luxury (X2) dan Atribut Produk (X3) signifikan
(nyata) terhadap Keputusan Pembelian (Y).
Dengan kata lain dalam penelitian ini membuktikan pada uji hipotesis keempat Word Of
Mouth (WOM), Brand Luxury dan Atribut Produk berpengaruh signifikan secara bersama-sama
(simultan) terhadap Keputusan Pembelian.
Hasil Koefisien Determinasi

Model Summaryb

Model R R Square Adjusted R Std. Error of the


Square Estimate

1 .744a .553 .534 1.11687

Dari hasil pengujian pada tabel diatas menunjukkan besarnya (R2) adalah 0,553, hal
ini berarti 55,3% variasi variable Keputusan Pembelian dapat dijelaskan oleh variasi
dari ketiga variable independent Word Of Mouth (WOM), Brand Luxury dan Atribut
Produk. sedangkan sisanya (100%-55,3% = 44,7%) dijelaskan oleh sebab-sebab lain
diluar model.
Pembahasan Hasil Penelitian
Pengaruh WOM terhadap Keputusan Pembelian

Pengujian signifikansi pengaruh word of mouth (X1) terhadap keputusan pembelian (Y), secara parsial
dilakukan dengan melakukan uji t, yaitu dengan membandingkan nilai t hitung dengan nilai t table dan
signifikansi t dengan α (0,05). Berdasarkan tabel 4.10 besar nilai signifikansi word of motuh 0,006 < α
(0,05) dan niali t hitung 2,858 yang lebih besar dr niali t table yaitu 1,995 berarti penolakan H0 sehingga H1
dapat diterima, sehingga word of mouth berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian. Dari
hasil penelitian ini dapat diinterpretasikan bahwa semakin baik word of mouth yang dimiliki konsumen maka
akan meningkatkan keputusan pembelian scooter vespa matic piaggio di PT. Tiara Indah Abadi Main Dealer
Piaggio Vespa Bali.
Pembahasan Hasil Penelitian
Pengaruh Brand Luxury terhadap Keputusan Pembelian

Pengujian signifikansi pengaruh brand luxury (X2) terhadap keputusan pembelian (Y), secara parsial
dilakukan dengan melakukan uji t, yaitu dengan membandingkan nilai t hitung dengan nilai t table dan
signifikansi t dengan α (0,05). Berdasarkan tabel 4.11 besar nilai signifikansi brand luxury 0,000 < α (0,05)
dan niali t hitung 4,689 yang lebih besar dr niali t table yaitu 1,995 berarti penolakan H0 sehingga H1 dapat
diterima, sehingga brand luxury berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian. Dari hasil
penelitian ini dapat diinterpretasikan bahwa semakin mewah brand yang dimiliki maka akan meningkatkan
keputusan pembelian scooter vespa matic piaggio di PT. Tiara Indah Abadi Main Dealer Piaggio Vespa Bali.
Pembahasan Hasil Penelitian
Pengaruh Atribut Produk terhadap Keputusan Pembelian

Pengujian signifikansi pengaruh atribut produk (X3) terhadap keputusan pembelian (Y), secara parsial
dilakukan dengan melakukan uji t, yaitu dengan membandingkan nilai t hitung dengan nilai t table dan
signifikansi t dengan α (0,05). Berdasarkan tabel 4.11 besar nilai signifikansi atribut produk 0,002 < α (0,05)
dan niali t hitung 3,176 yang lebih besar dr niali t table yaitu 1,995 berarti penolakan H0 sehingga H1 dapat
diterima, sehingga atribut produk berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian. Dari hasil
penelitian ini dapat diinterpretasikan bahwa semakin baik atridut produk yang dimiliki maka akan
meningkatkan keputusan pembelian scooter vespa matic piaggio di PT. Tiara Indah Abadi Main Dealer
Piaggio Vespa Bali.
Pembahasan Hasil Penelitian
Pengaruh WOM, Brand Luxury dan Atribut Produk terhadap
Keputusan Pembelian

Pengujian signifikansi pengaruh word of mouth (X1), brand luxury (X2) dan atribut produk (X3 )terhadap
keputusan pembelian (Y), secara parsial dilakukan dengan melakukan uji F, yaitu dengan membandingkan nilai
F hitung dengan nilai F table dan signifikansi F dengan α (0,05). Berdasarkan tabel 4.13 besar nilai signifikansi
word of motuh, brand luxury dan atribut produk 0,000 < α (0,05) dan niali F hitung 28,091 yang lebih besar
dr niali F table yaitu 2,74 berarti penolakan H0 sehingga H1 dapat diterima, sehingga word of motuh, brand
luxury dan atribut produk memiliki perngaruh secara simultan yang signifikan terhadap keputusan
pembelian. Dari hasil penelitian ini dapat diinterpretasikan bahwa semakin baik word of mouth, brand
luxury dan atridut produk yang dimiliki maka akan meningkatkan keputusan pembelian scooter vespa matic
piaggio di PT. Tiara Indah Abadi Main Dealer Piaggio Vespa Bali.
SIMPULAN DAN
SARAN
SIMPULANSIMPULAN
DAN
SARAN WOM berpengaruh positif
dan signifikan terhadap
Keputusan Pembelian Atribut Produk
berpengaruh positif dan
signifikan terhadap
Brand Luxury berpengaruh Keputusan Pembelian
positif dan signifikan
terhadap Keputusan
Pembelian
SARAN

Bagi perusahaan
Diharapkan pihak perusahaan dapat meningkatkan Word Of Mouth (WOM), Brand
Luxury, dan Atribut Produk, karena faktor-faktor tersebut mempunyai pengaruh yang
dominan dalam mempengaruhi konsumen dalam menentukan keputusan pembelian
produk Scooter Vespa Matic Piaggio. Khususnya dalam hal ini dapat digunakan
untuk memenangkan persaingan yang semakin ketat ataupun untuk meningkatkan
pembelian terhadap produk yang dimiliki perusahaan, sehingga perusahaan dapat
memiliki keuntungan yang meningkat.

Bagi penelitian selanjutnya


Agar dapat meneliti dan mengkaji lebih dalam faktor-faktor lain yang tidak diteliti
dalam penelitian ini yang dapat mempengaruhi Keputusan Pembelian selain Word
Of Mouth (WOM), Brand Luxury dan Atribut Produk. Agar nantinya dapat
mengetahui tindakan apa yang harus dilakukan oleh PT. Tiara Indah Abadi Main
Dealer Piaggio Vespa Bali untuk meningkatkan Keputusan Pembelian Scooter
Vespa Matic Piaggio.
TERIMAKASIH