Anda di halaman 1dari 14

“Transaksi Surat

Berharga Pasar Uang”

» Amelia Diastri Ningrum 007


» Anugerah Bayu Kusuma 011
» Aulia Febriana 015
» Baiq Krisnina Maharani Putri 028
» Baiq Nisrina Putri Zainuri 032

By: KELOMPOK 1
POKOK BAHASAN

I II III
SELAYANG PANDANG DEFINISI SURAT DEFINISI SURAT
TENTANG BANK BERHARGA BERHARGA PASAR UANG

IV V VI
DEFINISI, POS-POS PENGIMPLIKASIAN STANDAR AKUNTANSI
DEPOSITO & JENIS-JENIS DEPOSITO & PINJAMAN DEPOSITO & PINJAMAN
PINJAMAN
Bank adalah suatu lembaga keuangan yang memiliki kewenangan untuk menghimpun dana
dari masyarakat dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk pinjaman
modal kerja untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat umum.
SELAYANG DEFINISI UMUM TENTANG BANK
PANDANG
DEFINISI BANK DARI SUMBER MUTAKHIR

Adalah sebuah badan usaha yang menghimpun


dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan
menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk
UU RI NO 10 kredit dan atau bentuk-bentuk lain dengan tujuan
TABUNGAN DEPOSITO TAHUN 1998 untuk meningkatkan taraf hidup orang banyak.
PASAL 1 (2)

Adalah bank yang melaksanakan kegiatan-kegiatan


konvensional maupun secara syariah dalam
FITUR-FITUR YANG kegiatannya memberikan jasa keuangan dalam lalu
DITAWARKAN UU RI NO lintas pembayaran.
OLEH BANK GIRO TAHUN 1998
TERKAIT PASAL 1 (3)
PEMBAHASAN Adalah suatu lembaga yang berperan sebagai
perantara keuangan antara pihak-pihak yang
memiliki kelebihan dana dan pihak-pihak yang
memerlukan dana, serta sebagai lembaga yang
PSAK 31 berfungsi memperlancar lalu lintas pembayaran.
Definisi PAPI Definisi Umum SBPU menurut
PAPI

adalah surat pengakuan utang, wesel, adalah surat pengakuan adalah pengakuan utang yang diterbitkan
obligasi, sekuritas kredit, atau setiap utang jangka pendek dan jangka panjang oleh bank, seperti promes, wesel atau
derivatifnya, atau kepentingan lain, atau yang diterbitkan oleh bank atau pihak surat berharga lain yang sejenis, yang
suatu kewajiban dari penerbit, dalam ketiga umumnya diperdagangkan di pasar uang
bentuk yang lazim diperdagangkan dalam bukan bank yang dijual dengan janji untuk dengan cara diskonto, dikenal sebagai
pasar modal dan pasar uang. dibeli kembali dari pembeli dengan harga surat berharga pasar uang (SPBU) dan
yang telah disepakati pada awal transaksi. obligasi.

Sumber Mutakhir
Surat Berharga pada Pembahasan ini
dijabarkan menjadi 2 bagian yakni

Deposito Berjangka Pinjaman dari Bank lain

Sertifikat Deposito
Pinjaman Two Step Loan

Deposito On Call
Pinjaman Obligasi

Pos – Pos dalam Deposito & Jenis Pinjaman


Deposito merupakan simpanan masyarakat atau Pinjaman yang diterima adalah pos sumber dana jangka
pihak ketiga yang penarikannya dapat dilakukan panjang yang diterima oleh bank di dalam neraca. Yang
pada waktu tertentu meurut perjanjian antara dicatat kedalam pos ini adalah pinjaman yang diterima
penyimpan dengan bank yang bersangkutan. dari bank atau pihak lain termasuk dari Bank Indonesia,
Penarikan deposito hanya bisa dilakukan pada waktu lembaga keuangan bukan bank, lembaga keuangan luar
negeri dan masyarakat umum baik dalam valuta rupiah
tertentu menurut jatuh temponya. Jatuh tempo
maupun valuta asing, pinjaman dari bank lain dalam
deposito umumnya terdiri dari 1 bulan, 3 bulan, 6
rangka pembiayan bersama untuk membiayai suatu
bulan, 12 bulan 18 bulan, dan 24 bulan
proyek dan harus dilunasi bila jatuh tempo.

6
Part 1 IMPLIKASI DEPOSITO & PINJAMANPADA
KASUS SERTA PENERAPANNYA PADA
LAPORAN KEUANGAN

Deposito Berjangka.
Pembukaan Deposito.
Untuk membuka deposito deposan dapat menggunakan (Dr) Giro Reni 20 jt
setoran tunai, dengan cek, bilyet giro, bukti transfer (Dr) Giro Sinta 10 jt
masuk, wesel atau warkat lain yang disepakati bank. (Dr) RAK Cabang Bandung 10 jt
Prinsipnya pada saat disetor warkat itu harus sudah efektif, (Dr) Kas 10 jt
artinya dapat diuangkan. Deposito dicatat sebesar nilai
(Cr) Deposito Berjangka 50 jt
nominal deposito yang tertera dalam perjanjian. Sebagai
contoh : tanggal 31 Mei 2003 Sdr. Reni membuka deposito
berjangka dari Bank Mitra Niaga Semarang dengan
nominal Rp 50.000.000, bunga 18%pa, jangka waktu 3
bulan. Untuk ini Reni menyerahkan bilyet giro atas nama
Reni Rp 20.000.000 , cek Bank Mitra Niaga Semarang
yang ditarik oleh Sinta sebesar Rp 10.000.000, transfer
amsuk dari Bank Mitra Niaga Cabang Bandung Rp
10.000.000 dan kekurangan nya dibayar tunai. Pajak
bunga 15%. Pencatatan transaksi ini adalah :
Lanjutan ilustrasi
deposito
Intan Nawang Sari memiliki deposito
Pa r t 2 :
berjangka di Bank Mitra Niaga Semarang
(Dr) Deposito berjangka 10 jt
nominal Rp 10.000.000, jangka waktu 6
(Dr) Biaya bunga 150.000
bulan, suku bunga 18%pa. deposito yang
dibuka tanggal 31 Mei 2003, kemudian ditarik
(Cr)Pend. Lain-lain penalty 30.000
kembali oleh Intan Nawang Sari pada tanggal
(Cr)Hutang PPH 22.500
30 juni 2003. Perhitungan dan pencatatan
(Cr)Kas 10.097.500
jurnalnya bila :
Penalty dihitung 20% dari bunga sebelum
pajak. Pajak 15%.

Keterangan :
Bunga Depositi : 10 jt x 18% x(1/2): 150.000
Pajak bunga : 15% x 150.000 : 22.500
Bunga setelah pajak : : 127.500
Penalty : 20% x 150.000 30.000
Bunga deposito yang dibayar bank : 97.500 8
Ilustrasi PINJAMAN yang DITERIMA

Pinjaman Two Step Loan


Pinjaman yang diterima dari suatu (Dr) Bank Indonesia – Giro 12 M
lembaga di luar negeri yang (Cr) Pinjaman yang diterima TSL 12 M
disalurkan melalui pemerintah
sebelum diterima oleh bank
pelaksana.

Contoh ilustrasi : )

Pada tanggal 5 Maret 2007 Bank


Gunadarma mendapat pinjaman
melalui pemerintah RI dari Bank
of Japan sebesar Rp 12 Milyar.

9
Perbedaan Perhitungan
Perbedaan metode Bunga Sertifikat
perhitungan Proceed Deposito setiap hari
Sertifikat Deposito Sebelum PSAK 55 (Revisi
Sebelum PSAK 55 (Revisi 2006) :
2006) : Masih menggunakan BDD
Proceed = Nilai Nominal (Bunga Dibayar Dimuka)
1 + ((i/365) x h) Dengan metode Amortisasi
Sesudah PSAK 55 (Revisi Bunga pada hari ke-1 s/d
2006) : hari ke-30 mempunyai
Proceed = Nilai Nominal nilai yang sama.
(1 + (i/365)) h Sesudah PSAK
55 (Revisi 2006) :
Pengungkapan Tidak Menggunakan BDD
Dalam deposito pengungkapan mencakup hal-hal (Bunga Dibayar Dimuka)
sebagai berikut : (1) Bank tempat dana ditempatkan Dengan Metode Suku
yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak yang Bunga Efektif
mempunyai hubungan istimewa, (2) Kisaran suku Bunga pada hari ke-1 s/d
bunga deposito selama periode pelaporan, (3) Jumlah hari ke-30 mempunyai
deposito dan jenis mata uang, (4) Hal-hal yang dapat nilai yang berbeda
mempengaruhi kualitas pencairan deposito.
Berdasarkan jenis pinjaman di atas Pinjaman yang diterima disajikan sebesar
maka, Akuntansi Pinjaman Diterima saldo pinjaman yang diterima bank pada
sebaagi berikut : tanggal laporan.
Pinjaman yang diterima disajikan di Hal-hal tersebut di bawah ini wajib
neraca sebesar saldo pinjaman yang diungkapkan dalam catatan atas laporan
keuangan:
belum dilunasi pada tanggal laporan.
Jenis pinjaman yang diterima :
Pinjaman diterima dengan diskonto, Kredit likuiditas Bank Indonesia
maka diskonto tersebut diakui Pinjaman yang diterima dari pasar uang
sebagai bunga dibayar dimuka dan Lainnya
diamortisasi selama jangka waktu Rata-rata tingkat suku bunga
pinjaman. Jangka waktu dan jatuh tempo
Bunga yang telah jatuh tempo, Jenis valuta (Rupiah & Valuta asing)
Perikatan yang menyertainya
namun belum dibayar, disajikan
Nilai assets bank yang dijaminkan.
sebagai bunga yang masih harus Kewajiban Laln – lain
dibayar dalam pos kewajiban segera. Kewajiban lain-lain merupakan pos yang
Fasilitas pinjaman yang belum dimaksudkan untuk menampung
ditarik dicatat dalam tagihan kewajiban-kewajiban bank yang tidak
komitmen. dapat digolongkan ke dalam salah satu pos
Bunga akrual atas pinjaman diterima tersebut di atas dan tidak cukup material
untuk disajikan dalam pos tersendiri,
diakui sebagai bunga yang masih
antara lain seperti setoran jaminan.
harus dibayar.
T H A N K YO U F O R YO U R
AT T E N T I O N !
Any Questions So Far . . . ?