Anda di halaman 1dari 13

Modul IV

Manajemen Asuhan Keperawatan


Tujuan profesi keperawatan  pelayanan
kepada klien dan mempertahankan hidupnya
profesi itu sendiri (Keyzer, 1992 dikutip dalam
Draper 1996).

ketrampilan intelektual, teknik, interpersonal,


dan etik.

harus tampak dalam pemberian asuhan


keperawatan kepada klien.
Tujuan mempelajari modul

 Setelah menyelesaikan modul ini peserta mampu:

1. Memberikan asuhan keperawatan kepada pasien dan keluarga dengan


harga diri rendah
2. Memberikan asuhan keperawatan kepada pasien dan keluarga dengan
isolasi sosial
3. Memberikan asuhan keperawatan kepada pasien dan keluarga dengan
gangguan persepsi sensori: halusinasi
4. Memberikan asuhan keperawatan kepada pasien dan keluarga dengan
gangguan proses pikir:waham
5. Memberikan asuhan keperawatan kepada pasien dan keluarga dengan
resiko perilaku kekerasan
6. Memberikan asuhan keperawatan kepada pasien dan keluarga dengan
resiko bunuh diri
7. Memberikan asuhan keperawatan kepada pasien dan keluarga dengan defisit
perawatan diri
Manajemen Asuhan Keperawatan
 Tiga komponen penting dalam manajemen asuhan
keperawatan yaitu :

1.Manajemen sumber daya perawat


2.Sistem pengorganisasian pekerjaan perawat dan sistem
klasifikasi kebutuhan klien (asuhan keperawatan)
3. Metoda pemberian asuhan keperawatan (proses
keperawatan)
Proses Keperawatan

 Proses keperawatan merupakan suatu


panduan untuk memberikan asuhan
keperawatan professional, baik untuk
individu, kelompok, keluarga dan komunitas.
(Craven dan Hirnle, 2000)

 Asuhan keperawatan di ruang MPKP


diterapkan individu pasien, kelompok pasien,
individu keluarga, dan kelompok keluarga
pasien.
Proses keperawatan
 Fase-fase proses keperawatan di MPKP:
1.Pengkajian telah disusun format dan panduan
pengisian format tersebut.
2.Diagnosa telah dibuat standar untuk 7 diagnosa
3.Rencana tindakan
4.Implementasi
5.Evaluasi. pasien dan perawat
Proses keperawatan

Format pengkajian di ruang MPKP meliputi aspek-aspek


identitas pasien, alasan masuk, faktor predisposisi, fisik,
psikososial, status mental, kebutuhan persiapan pulang,
mekanisme koping, masalah psikososial dan lingkungan,
pengetahuan, dan aspek medik
Proses keperawatan
Pedoman Rencana Tindakan Keperawatan

Perumusan Diagnosa, Tujuan Umum dan Khusus, dan juga


Rencana Tindakan yang telah distandarisasi
Proses keperawatan
 Diagnosa keperawatan yang ditetapkan
adalah sebagai berikut:
1. harga diri rendah
2. Isolasi sosial
3. Halusinasi.....
4. waham......
5. Risiko Perilaku kekerasan
6. Risiko bunuh diri
7. Defisit perawatan diri
Proses keperawatan

 Pedoman tindakan keperawatan:


Diruang MPKP pasien diklasifikasikan
berdasarkan tingkat kebutuhannya terhadap
tindakan keperawatan: perawatan total (6 jam),
parsial (4 jam), dan mandiri (2 jam)

Untuk individu pasien dan tidak termasuk


tindakan keperawatan dalam bentuk kelompok
dan ADL pasien.
Proses Keperawatan

 Pedoman Terapi Aktivitas Kelompok (TAK):


Di ruang MPKP pelaksanaan terapi ini merupakan
tanggung jawab KATIM.
Buku panduan Terapi Aktivitas Kelompok untuk pasien
gangguan jiwa yang digunakan sebagi panduan
pelaksanaan TAK di ruang MPKP.
Proses Keperawatan
 Pendidikan Kesehatan Keluarga:
 Merupakan program yang diberikan kepada
keluarga pasien gangguan jiwa yang dirawat
di rumah sakit jiwa agar mereka mampu
merawat pasien di rumah  dilaksanakan
dalam bentuk pertemuan kelompok besar dan
kecil
 Pendidikan kesehatan untuk kelompok
keluarga diperlukan untuk memberdayakan
keluarga-keluarga pasien jiwa dalam
mengatasi masalah secara bersama-sama.
Selamat mempelajari
modul ini