Anda di halaman 1dari 25

LAPORAN KASUS

varisela

Oleh:
Indah rubiana
15174099
Pembimbing Klinik :
dr. Cut Putri Yohanna, M.Sc, Sp.KK
 

BAGIAN ILMU PENYAKIT KULIT & KELAMIN


RSUD BLUD CUT NYAK DHIEN MEULABOH
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ABULYATAMA
2015
Identitas pasien

Nama Pasien : Fadhel Adyaksa


Umur : 16 Tahun
Alamat : Suak Ribe
Jenis Kelamin : Laki-laki
Pekerjaan : Pelajar
Tanggal Masuk RS : 6 Oktober 2015
Tanggal Pemeriksaan : 6 Oktober 2015
Anamnesa
Keluhan Utama: Terdapat gelembung berisi cairan hampir
diseluruh tubuh.
RPS : sejak +/- 2 hari yang lalu, pasien mengeluhkan terdapat
gelembung-gelembung kecil berisi cairan pada hampir seluruh
permukaan tubuh berwana kemerahan dan dirasakan gatal tidak
disertai nyeri.awalnya gelembung cairan ini muncul di dada,kemudian
dirasakan semakin banyak dan menyebar ke muka,perut, kedua tangan
dan paha.dan sebagian gelembung sudah ada yang pecah. Sejak 1
minggu yang lalu pasien merasakan demam yang dirasakan terus
menerus sepanjang hari,juga ada nyeri saat menelan,tidak nafsu
makan,mual muntah,dan nyeri sendi.
RPD : belum pernah mengalami sakit seperti ini
sebelumnya,dan tidak ada penyakit kulit sebelumnya.
RPK : Adik Os mengalami sakit serupa.
RPO : sudah minum parasetamol yang dibeli sendiri di
apotik,tapi keluhannya tidak berkurang.
STATUS DERMATOLOGY VEROLOGI

Status generalisata
Keadaan umum :tampak
Vesikel berukuran miliar lemas
sampai lentikular Kesadaran:compos mentis
menyerupai tetesan air, Vital sign: tidak dilakukan
disekitarnya terdapat
daerah eritematosa
tersebar luas .
TERAPI
 Medikamentosa
 Sistemik:
- Asiklovir 5 x 800mg selama 7 hari
- Interhistin 50 mg 1 x 1
- Paracetamol 500 mg 2x1 selama 7 hari
 Topikal :
- Asiklovir Cr 2 x 1
- Fuson Cr 2 x 1
TINJAUAN
PUSTAKA
VARISELA(CACAR AIR)

DEFINISI

Infeksi Menular yang disebabkan oleh


virus Varicella Zoster, ditandai oleh erupsi
yang khas pada kulit. dengan gejala-gejala
demam dan timbul bintik-bintik merah
yang kemudian mengandung cairan
EPIDEMIOLOGI &ETIOLOGI

penyeba umur
lingkunga
b n
Virus varisella Menyerang lingkungan
zoster anak-anak penderita

Dewasa Viremia pasien


Kelompok gejala lebih ditularkan melaui
virus herpes berat transfusi darah
PATOGENESIS

Gejala prodormal
Masa inkubasi ringan 1-2 hari: Pada kulit timbul
11-21 hari -Demam papula kemerahan
-Anoreksia kemudian membentuk
-malaise vesiukla

Vesikel bentukntya bulat Vesikel baru terbentuk,


atau lonjong menyerupai vesikel lama pecah, kering
setes air sehinga disebut dan krusa
tear drop vesikel
GEJALA KLINIS

Masa inkubasi 14-21 hari

Penderita demam,anoreksia dan malaise

Papul eritematosa bbrp jam vesikel spt tetesan embun (tear


drops) pustul krusta, polimorfik menjadi vesikel baru
GEJALA KLINIS

Badan : sentrifugal ke muka & ekstremitas,


selaput lendir mata, mulut, saluran nafas atas

Infeksi sekunder : pembesaran KGB regional


Varisela

Diagnosis
Banding
Impetigo Herpes
vesikobulosa zoster
DIAGNOSIS
Anamnesis
Lokalisasi : terutama
Riwayat pada badan dan
penyakit sedikit pada wajah dan
ekstremitas.
Pemeriksaan
kulit Efloresensi: vesikel
Riwayat berukuran miliar
pengobatan sampai lentikular
disekitarnya terdapat
daerah
eritematosa,perkemba
ngan vesikel mulai dari
eritema,vesikel,pustul
a,skuama dan
skikatrik.
DIAGNOSIS

Pemeriksaan Hispatologi adanya vesikula


lab di dalam epidermis

Tzanck test
PENATALAKSANAAN

Medikamentosa Nonmedikamentosa
MEDIKAMENTOSA

• Analgetik
Sistemik •

Antipiretik
Antivirus

• Bedak basah /bedak kering


salisil 2% atau mentol 2%
Topikal • Steroid topikal
MEDIKAMENTOSA

imunokompeten imunocompromised

 Anak-anak:Asiklovir 20
mg/kg BB selama 7 hari Asiklovir 5x800
mg/hari selama 7
 Dewasa:Asiklovir 5x800
mg/hari selama 7 hari
hari

 Pada wanita hamil:10


mg/kg BB tiap 8 jam Analgeti &antipiretik
selama 7 hari Asetaminofen
/metampiron
NON MEDIKAMENTOSA

• Vaksinasi pada umur


12bulan/lebih.vaksin
ulangan setelah 4-6
tahun.
• Mencegah garukan.
Pasien dianjurkan mandi dengan
air dan sabun
Bekas
luka yang
menetap

Komplikasi

Acute
serebellar pneumonia
ataxia
PROGNOSIS

Prognosis baik bila perawatan


yang teliti dan memperhatikan
hygin sehingga jaringan parut
yang timbul sangat sedikit.
Pada neonatus dananak yg
menderita
leukemia,imunodefisiensi,seri
ng menimbulkan komplikasi
Terima Kasih