Anda di halaman 1dari 35

Dr. Salman Paris H.

SpPD

Bagian Ilmu Penyakit Dalam RSUD Budhi Asih/ FK


UPN Veteran Jakarta
Sindrom metabolik / Sindrom X

• Adalah kombinasi dari gangguan medis


yang meningkatkan risiko terkena penyakit
kardiovaskular dan diabetes.
• Insiden : 1 dari 5 orang dan meningkatkan
prevalensi dengan usia  diperkirakan
prevalensi di Amerika Serikat  sampai
25% dari populasi,
Mekanisme terjadinya (SM ) ? dan
sangat kompleks dan hanya sebagian telah
dijelaskan.
• Ada kaitannya dengan :
1. Kebanyakan pasien lebih tua
2. Obesitas
3. Aktifitas yang menetap
4. Memiliki derajat resistensi insulin.
5. Stres
6. Genetika
Komponen utama :

• Resistensi insulin
• Obesitas abdominal/sentral
• Hipertensi
• Dislipidemia :
• Peningkatan kadar trigliserida
• Penurunan kadar HDL kolesterol
ETIOLOGI :
Menurut pendapat Tenebaum penyebab sindrom metabolik
adalah:

a. Gangguan fungsi sel β dan hipersekresi insulin untuk


mengkompensasi resistensi insulin.
Hal ini memicu terjadinya komplikasi makrovaskuler
(komplikasi jantung).
b.Kerusakan berat sel β menyebabkan penurunan
progresif sekresi insulin, sehingga menimbulkan
hiperglikemia.
Hal ini menimbulkan komplikasi mikrovaskuler
(nephropathy diabetica)
Faktor risiko

1. Gaya hidup:
(pola makan, konsumsi alkohol, rokok, dan
aktivitas fisik).
2. Sosial ekonomi
3. Genetik serta stres.
Pathogenesis contd…
Patofisiologi
Diagnosa sindrom metabolik dapat
ditegakkan ketika seseorang memiliki
setidaknya tiga dari lima faktor risiko seperti
tekanan darah tinggi, HDL (kolesterol baik)
rendah, trigliserida darah tinggi, gula darah
tinggi dan sejumlah besar lemak perut.
IDF criteria

1. Waist circumference: ≥90 in males ≥80 in


females
2. Plus two or more of the following
a) Hypertriglyceridemia: ≥150 TG’s or specific
medication
b) Low HDL cholesterol: <40(M) and <50(F) or specific
medication
c) Hypertension: blood pressure ≥130 mm systolic or
≥85 mm diastolic or specific medication
d) Fasting plasma glucose: ≥100 mg/dl or specific
medication or previously diagnosed T2DM
IDF criteria

Risk Factor Defining Level


Abdominal obesity†
(Waist circumference‡)
Men >90 cm
Women >80 cm
TG 150 mg/dL or Rx for ↑ TG
HDL-C
Men <40 mg/dL
Women <50 mg/dL or Rx for ↓ HDL
Blood pressure 130/85 mm Hg or on HTN
Fasting glucose 100 mg/dL Rx
or Rx for ↑ glucose
*Diagnosis is established when 3 of these risk factors are present.
†Abdominal obesity is more highly correlated with metabolic risk factors than is

BMI. ‡Some men develop metabolic risk factors when circumference is only
marginally increased.
IDF criteria contd…
Waist circumference Country / Ethnic group
94 cm Male Europids*
In the USA, the ATP III values ( 102 cm male; 88
80 cm Female cm female) are likely to continue to be used for
clinical purposes

90 cm Male South Asians


80 cm Female Based on a Chinese , Malay and Asian-Indian
population
90 cm Male Chinese
80 cm Female
90 cm Male Japanese**
80 cm Female
Use South Asian recommendations until Ethnic South and Central Americans
more specific data are available
Use European data until more specific Sub-Saharan Africans
data are available
Use South Asian recommendations EMME ( Arab) populations
until more specific data are available
How to
diagnose?

• IDF criteria
• H/o symptoms of OSA in all patients
• H/o PCOS in premenopausal women
• Family H/o CVD and DM
• Waist circumference and BP measurement
• Laboratory investigations
 Fasting lipid profile and fasting glucose
 hs-CRP, fibrinogen, uric acid, urinary microalbumin
 LFT for NAFLD
 Sleep study for OSA
 Testosterone, FSH, LH for PCOS
Resiko Sindrom Metabolik
Evaluasi Klinis

• Anamnesis:
• Riwayat keluarga dan penyakit sebelumnya.
• Riwayat adanya perubahan berat badan.
• Aktifitas fisik sehari-hari.
• Asupan makanan sehari-hari

• Pemeriksaan fisik:
• Pengukuran TB, BB dan TD, IMT, LP
• Pemeriksaan laboratorium:
• Gula darah, profil lipid puasa,
• Highly sensitive C-reactive protein
• Kadar asam urat dan tes faal hati dapat
menilai adanya NASH.
• USG abdomen fatty liver

MCU
Pencegahan SM

• Modifikasi gaya hidup  Pilar Utama


• Olahraga
• Menghentikan kebiasaan buruk seperti
kebiasaan merokok atau mengkonsumsi
alkohol
• Perubahan pola dan kebiasaan konsumsi
makanan.
Penatalaksanaan
• Non Pharmakologi
1. Edukasi
2. Diet
3. Latihan Fisik

• Pharmakologi
1.HT  obat anti HT
2. Kolesterol tinggi  Obat kolesterol
Simpulan
• Sindrom metabolik (SM) adalah kondisi dimana seseorang memiliki
tekanan darah tinggi, obesitas sentral dan dislipidemia, dengan atau
tanpa hiperglikemik.
• Kriteria yang sering digunakan untuk menilai pasien SM adalah
NCEP–ATP III, yaitu : apabila seseorang memenuhi 3 dari 5
kriteria yang disepakati,
• Antara lain:
lingkar perut pria >102 cm atau wanita > 88 cm;
hipertrigliseridemia (kadar serum trigliserida >150 mg/dL),
kadar HDL –C <40 mg/dLuntukpria, dan <50 mg/dLuntuk wanita;
tekanan darah>130/85 mmHg
kadar glukosa darah puasa>110 mg/dL.
Terima kasih