Anda di halaman 1dari 30

MANAJEMEN

SPESIMEN
(PEMERIKSAAN DI LABORATORIUM)

PB 1 MATERI INTI – 4
PEMERIKSAAN DI LAB

1. Pastikan semua peralatan berfungsi dengan


baik
2. Pastikan reagen yang digunakan belum ekp
3. Memakai APD
4. Lakukan PMI ( Pemantapan Mutu Internal )
5. Lakukan pemeriksaan sesuai dengan
insertkit
6. Gunakan tehnik reverse
Pemeriksaan Sampel
1. HIV
2. Pemeriksaan Sifilis
a. Pemeriksaan RPR
b. Pemeriksaan TP Rapid
Pemeriksaan Sampel
1. HIV
2. Pemeriksaan Sifilis
a. Pemeriksaan RPR
b. Pemeriksaan TP Rapid
Pemeriksaan HIV
Pemeriksaan HIV
Menggunakan reagen HIV yang memenuhi
kriteria Permenkes 15 Tahun 2015 :
 Reagen 1 : Nilai sensitifitas ≥ 99 %

 Reagen 2 : Nilai spesitifitas ≥ 98 %

Ko-Bar :

REAGENSIA 1 : SD HIV BIOLINE 3.0


REAGENSIA 2 : FOKUS DIAGNOSTIC
HIV
Pemeriksaan HIV

Bagan 1. Alur Pemeriksaan Anti HIV strategi II


Pemeriksaan HIV
Alat/bahan Pemeriksaan Lab. SD HIV
BIOLINE 3.0 :

 Strip test SD HIV ½ 3.0.


 Buffer SD HIV ½ 3.0.
 Mikropippet ukuran 5 – 50 µL.
 Tip kuning.
 Timer.
Pemeriksaan HIV
Prosedur SD HIV BIOLINE 3.0 :

1. Biarkan reagen pada suhu kamar;


2. Buka kemasan lalu beri identitas sampel pada membrane;
3. Gunakan Mikropipet ukuran 5 – 50 µL;
4. Ambil serum/plasma dengan menggunakan Mikropipet
sebanyak 10 µL, lalu teteskan ke lubang sampel;
5. Tunggu dan biarkan menyerap;
6. Lalu teteskan 3 (tiga) tetes buffer (± 110 µL);
7. Baca Hasil dalam waktu 5 – 20 menit (jangan melebihi 30
menit);
8. Catat hasil pada lembar hasil pemeriksaan laboratorium.
Pemeriksaan HIV
Alat/bahan Pemeriksaan Lab. FOKUS HIV :

 Strip test FOKUS


 Buffer Oncoprobe
 Mikropippet ukuran 5 – 50 µL.
 Tip kuning.
 Timer.
Pemeriksaan HIV
Prosedur SD HIV BIOLINE 3.0 :

1. Biarkan reagen pada suhu kamar;


2. Buka kemasan lalu beri identitas sampel pada membrane;

3. Gunakan Mikropipet ukuran 5 – 50 µL, atau disposable dropper

yang tersedia pada kit .


4. Teteskan 1 (satu) tetes serum / plasma ( ± 35 µL ) ke lubang

sampel ( S ) ;
5. Tunggu dan biarkan menyerap;

6. Lalu teteskan 1 (satu) tetes buffer ;

7. Baca Hasil dalam waktu 5 - 15 menit (jangan melebihi 15 menit);

8. Catat hasil pada lembar hasil pemeriksaan laboratorium.


Pemeriksaan HIV
Interpretasi Hasil :
Pemeriksaan Sampel
1. HIV
2. Pemeriksaan Sifilis
a. Pemeriksaan RPR
b. Pemeriksaan TP Rapid
Pemeriksaan Sifilis

Pedoman Pemeriksaan
Sifilis
Pemeriksaan sifilis
 Dilakukan dengan tapisan pertama
menggunakan reagen RPR secara
kualitatif, bila hasilnya reaktif maka
dilanjutkan dengan pemeriksaan RPR
titer/pengenceran (semi kuantitatif) dan
TP Rapid
Pemeriksaan sifilis

Bagan Alur Tes Serologis Sifilis


Sumber : Pedoman Tata Laksana Sifilis Untuk Pengendalian Sifilis di Fasilitas Pelayanan Dasar
Pemeriksaan Sampel
1. HIV
2. Pemeriksaan Sifilis
a. Pemeriksaan RPR
b. Pemeriksaan TP Rapid
Pemeriksaan sifilis
Pemeriksaan RPR
Peralatan Reagen :
1. Rotator
a. RPR kit
2. Sentrifus

3. Mikropipet adjustable 5-50 ul


b. NaCL 0,9%
4. Pipet tip kuning c. Hypochlorit 0,05%
5. Sarung tangan   
6. Kit Reagen (pipet, stirer,
Bahan Pemeriksaan :
dispenser & jarum antigen,
tes card, kontrol negatip, Serum
kontrol positip).
  
Pemeriksaan sifilis
Prosedur pemeriksaan RPR Kualitatif (sesuai
kit insert reagen yang digunakan)

1. Biarkan reagen pada suhu kamar 30 menit sebelum


digunakan
2. Tapisan pertama menggunakan reagensia RPR, bila
didapatkan hasil yang positif dilanjutkan dengan
pemeriksaan TP Rapid dan pemeriksaan titer /
pengenceran RPR
3. Keluarkan reagensia RPR dari kotak penyimpanan dan
biarkan pada suhu ruangan selama 30 menit
4. Siapkan test card
5. Beri nomor dan tuliskan identitas sampel pada test card
6. Teteskan 1 tetes masing-masing kontrol positif dan
negatif diatas test card
Pemeriksaan sifilis
Prosedur pemeriksaan RPR Kualitatif (sesuai
kit insert reagen yang digunakan) - Lanjutan

7. Dengan menggunakan stirer, lebarkan sampel memenuhi


seluruh lingkaran.
8. Botol yang berisi carbon antigen reagen dikocok secara perlahan
supaya isinya homogen , teteskan 1 tetes antigen
menggunakan dispenser dan jarum (posisi vertikal) diatas
sampel, jangan mencampur antigen dengan sampel.
9. Letakkan diatas rotator, putar rotator selama 8 menit dengan
kecepatan 100 rpm
10. Baca hasilnya dan tuliskan hasilnya pada formulir hasil dan
lembar hasil pemeriksaan laboratorium. Yang tersedia
11. Bila hasilnya reaktif , lanjutkan dengan pemeriksaan TP Rapid
dan pengenceran RPR bila TP rapid reaktif
Pemeriksaan sifilis
Prosedur pemeriksaan RPR Semi-Kuanitatif (sesuai
kit insert reagen yang digunakan)

1.Teteskan 1 tetes (0,05 ml) spesimen serum kedalam lingkaran


pertama dengan menggunakan pipet automatic / pipet dalam kit
2.Pipet kedalam lingkaran no 2 sampai dengan 5 pada kartu
pemeriksaan RPR masing-masing 1 tetes NaCl 0.9% dengan
mikropipet 0,05ml
3.Teteskan 0,05ml spesimen serum pada lingkaran ke 2
4.Campurkan dengan cara menghisap dan mengeluarkannya
sebanyak 8x , jangan sampai terbentuk gelembung.
5.Kemudian pipet 0,05ml campuran pada lingkaran kedua,
pindahkan dan campurkan pada lingkaran ketiga dengan cara
menghisap dan mengeluarkannya seperti tersebut diatas.
Pemeriksaan sifilis
Prosedur pemeriksaan RPR Semi-Kuantitatif (sesuai kit
insert reagen yang digunakan) - Lanjutan

6. Lakukan seterusnya sampai dengan lingkaran ke lima dan buang 0.05 ml


campuran pada lingkaran kelima
7. Ratakan dengan batang pengaduk mulai dari pengenceran tertinggi
(lingkaran ke lima)
8. Kocok antigen secara perlahan kemudian teteskan 1 tetes antigen
dimaksud dengan menggunakan botol dispenser & jarum yang disediakan
dari kit reagen diatas masing-masing lingkaran sampel yangsudah
diencerkan dengan posisi vertikal. (tidak perlu mengocok antigen
dengan sampel)
9. Letakkan diatas rotator kemudian putar rotator selama 8 menit dengan
kecepatan 100 r.p.m
10.Baca hasilnya dan tuliskan pada lembar hasil pemeriksaan laboratorium.
Pemeriksaan sifilis
Pemeriksaan sifilis

Interpretasi Hasil Pemeriksaan RPR


Sumber : SOP KLINIK IMS- VCT (2007)
Pemeriksaan Sampel
1. HIV
2. Pemeriksaan Sifilis
a. Pemeriksaan RPR
b. Pemeriksaan TP Rapid
Pemeriksaan sifilis
Alat/bahan Pemeriksaan Lab. TP-Rapid
(Hexagon Syphilis) :

 Kaset test Hexagon Syphilis


 Buffer Hexagon Syphilis
 Mikropippet ukuran 5 – 50 µL.
 Tip kuning.
 Timer.
Pemeriksaan sifilis
Prosedur Pemeriksaan TP-Rapid (Hexagon
Syphilis) :
1. Biarkan reagen pada suhu kamar selama 30 menit
2. Buka kemasan lalu beri identitas sampel pada membran
3. Dengan menggunakan mikropipet, ambil 20 µl serum dan
teteskan pada lubang sampel
4. Tunggu dan biarkan menyerap.
5. Teteskan 3 tetes atau 100 µl diluent
6. Jalankan timer, tunggu dalam waktu 5-20 menit (jangan
melebihi 20 menit)
7. Catat hasil pada lembar hasil pemeriksaan laboratorium
Pemeriksaan sifilis
Interpretasi Hasil TP-Rapid (SD BIOLINE Syphilis 3.0) :
Pemeriksaan sifilis
Kesimpulan Hasil Pemeriksaan Sifilis :
No Hasil RPR Hasil TP- HASIL AKHIR SIFILIS
Rapid
1.  Negatif X Negatif
2. positif Negative Positif semu
3.  Positif 1:4 Positif Positif, titer awal 1:4
4.  Positif 1:8 Positif Positif, titer awal 1:8
5.  Positif 1:64 Positif Positif, titer awal 1:64
TERIMA KASIH