Anda di halaman 1dari 25

POKOK BAHASAN

HAK DAN KEWAJIBAN


WARGANEGARA

SUB POKOK BAHASAN (3.1):

PENGERTIAN WARGANEGARA,
PENDUDUK DAN RAKYAT
POKOK BAHASAN : HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

ialah kekuasaan untuk menerima atau


melakukan sesuatu yang semestinya
diterima atau dilakukan oleh pihak
tertentu dan tidak dapat dilakukan oleh
pihak lain manapun juga, yang pada
prinsipnya dapat dituntut secara paksa
olehnya. ( Prof. DR. Notonagoro )

adalah beban untuk memberikan atau membiarkan


sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan
melulu oleh pihak tertentu, tidak dapat oleh pihak
lain manapun, yang pada prinsipnya dapat dituntut
secara paksa oleh yang berkepentingan
( Prof.DR. Notonagoro ).

ialah orang yang secara hukum merupakan


anggota dari negara Indonesia.
POKOK BAHASAN : HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

Dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat


awam pengertian penduduk disamakan dengan
pengertian warga negara. Agar tidak menjadi
rancu, maka perlu dikemukakan dua pengertian
tersebut.

adalah orang-orang yang tinggal di dalam


suatu wilayah tertentu.

adalah anggota suatu negara artinya orang yang


telah memenuhi syarat-syarat tertentu untuk
menjadi anggota suatu negara. Sebagai anggota
suatu negara, seorang warga negara mempunyai
kedudukan yang khusus terhadap negaranya. Ia
mempunyai hubungan hak dan kewajiban yang
bersifat timbal balik terhadap negaranya.

back
POKOK BAHASAN
HAK DAN KEWAJIBAN
WARGANEGARA

SUB POKOK BAHASAN (3.2):

TEORI- TEORI TENTANG NEGARA


POKOK BAHASAN : HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

a) Teori Hukum Alam :


Pemikiran pada masa Plato dan Aristoteles.
Tumbuhnya manusia berkembang menjadi
negara.

Teori b) Teori Ketuhanan (Islam dan Kristen) :


segala sesuatu adalah ciptaan Tuhan.
Terbentuknya
Negara c) Teori Perjanjian (Thomas Hobbes) : Manusia
menghadapi kondisi alam dan timbullah
kekerasan. Manusia akan musnah bila ia tidak
mengubah cara-caranya. Manusiapun bersatu
untuk mengatasi tantangan alam dan
menggunakan persatuan dalam gerak tunggal
untuk kebutuhan bersama.
POKOK BAHASAN : HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

• Penaklukan
• Peleburan (fusi)
Proses
Terbentuknya • Pemisahan diri dan
Negara • Pendudukan atas negara atau
wilayah yang belum ada
pemerintahan sebelumnya.
POKOK BAHASAN : HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

Suatu negara harus memenuhi


persyaratan sebagai berikut :

1. Rakyat yang permanen


2. Wilayah yang tertentu
3. Pemerintahan dan
4. Kapasitas untuk terjun
kedalam hubungan dengan
negara lain.
POKOK BAHASAN : HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

Unsur Negara a. Unsur Konstitutif (unsur pembentuk).


dapat dibedakan
Hal ini berati bahwa dalam negara tersebut
menjadi dua
terdapat wilayah yang meliputi udara, darat,
dan perairan (dalam hal ini unsur perairan
tidak mutlak), rakyat atau masyarakat, dan
pemerintahan yang berdaulat
b. Unsur Deklaratif (unsur pengakuan).
Sifat ini ditunjukkan oleh adanya tujuan
negara, undang-undang dasar, pengakuan dari
negara lain baik secara de facto, maupun de
jure, dan masuknya negara dalam
perhimpunan bangsa-bangsa, misalnya PBB.
POKOK BAHASAN : HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

Menurut Mirriam Budiardjo


 Monopoli
 Memaksa
 Mencakup semua

Sebuah negara dapat berbentuk :


 Negara kesatuan (unitary state)
 Negara serikat (federation).

back
POKOK BAHASAN
HAK DAN KEWAJIBAN
WARGANEGARA

SUB POKOK BAHASAN (3.4):

ASAS-ASAS UNTUK MENENTUKAN


KEWARGANEGARAAN
Asas
Kewarganegaraan

Kelahiran Perkawinan Pewarganegaraan

Ius Kesatuan Persamaan


Ius Hukum derajat
aktif pasif
Soli Sanguinis
(tempat (keturunan)
lahir)
PROSEDUR
KEWARGANEGARAAN
UU No. 62/1958
O KELAHIRAN O PERKAWINAN
O PENGANGKATAN O TURUT AYAH & IBU
O PERMOHONAN O PERNYATAAN
O PEWARGANEGARAAN

back
Warga negara Indonesia
berdasar UU no 12 thn 2006 psl 4
1. orang orang bangsa indonesia dan orang orang bangsa lain
yang disahkan dengan undang undang sebagai warga negara.
2. Setiap orang yang berdasarkan peraturan perundang undangan
dan atau berdasarkan perjanjian pemerintah RI dengan negara
lain sebelum UU ini berlaku sudah menjadi warga negara
Indonesia.
3. Anak yang lahir dari perkawinan sah dari ayah warga negara
indonesia dan ibu warga negara indonesia
4. Anak yang lahir dari perkawinan sah dari ayah warga negara
indonesia dan ibu asing
5. Anak yang lahir dari perkawinan sah dari ayah asing dan ibu
warga negara indonesia
6. Anak yang lahir di luar perkawinan sah dari seorang ibu warga
negara indonesia dan ayah tidak mempunyai kewarganegaraan
atau hukum warga negara asal ayahnya tidak memberikan
kewarganegaraan kepada anak itu.
Lanj...
7. Anak yang lahir dalam tenggang waktu 300 hari setelah ayahnya
meninggal dunia dari perkawinan yang sah dan ayahnya warga
negara indonesia
8. Anak yang lahir diluar perkawinan yang sah dari ibu seorang
warga negara asing yang diakui oleh seorang ayah warganegara
indonesia sebagai anaknya dan pengakuan tersebut dilakukan
sebelum anak tersebut berusia 18 tahun dan atau tidak kawin.
9. Anak yang lahir di wilayah negara Indonesia yang pada waktu
lahir tidak jelas status kewarganegaraan ayah dan ibunya
10. Anak yang baru lahir yang ditemukan di wilayah negara RI selama
ayah dan ibunya tidak diketahui
11. Anak yang lahir di wilayah negara RI dari seorang warga negara
Indonesia yang karena ketentuan dari negara tempat anak
tersebut dilahirkan memberikan kewarganegaraan kepada anak
yang bersangkutan
12. Anak dari seseorang ayah atau ibu yang telah dikabulkan
permohonan kewarganegaraannya, kemudian ayah dan ibu
meninggal dunia sebelum mengucapkan atau menyatakan janji
setia.
POKOK BAHASAN
HAK DAN KEWAJIBAN
WARGANEGARA

SUB POKOK BAHASAN (3.5):

MACAM-MACAM
HAK DAN KEWAJIBAN
WARGANEGARA
POKOK BAHASAN : HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

Hak dan Kewajiban Warganegara


Indonesia diatur dalam UUD 1945
dalam pasal-pasal berikut :

1. Kesamaan kedudukan dalam hukum


dan pemerintahan (Pasal 27 ayat 1)
(Cacat tidak menghalangi hak dan
kedudukan)
2. Hak atas pekerjaan dan penghidupan
yang layak bagi kemanusiaan (Pasal 27
ayat 2)
POKOK BAHASAN : HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

KEWAJIBAN WARGA NEGARA MEMBAYAR PAJAK


( WAJIB PAJAK )
POKOK BAHASAN : HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

3) Hak dan Kewajiban Bela Negara. (Pasal 27 ayat 3)


POKOK BAHASAN : HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

4) Hak Kemerdekaan Berserikat dan Berkumpul (Pasal


28 UUD 45)
POKOK BAHASAN : HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

5) Kewajiban menghormati
HAM orang lain
(Pasal 28 J, UUD 1945)
(Khusus HAM
pasal 28 A–J)

6) Hak Kemerdekaan
Memeluk Agama dan
beribadat
(29 UUD 1945, ayat 2)
POKOK BAHASAN : HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

9) Hak Kesejahteraan Sosial (Pasal 33 dan 34).


Bagaimana dengan hak-hak anak jalanan ?
Kewajiban siapa ?
POKOK BAHASAN : HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

7) Hak Mendapat Pengajaran (Pasal 31 ayat 1)


8) Kewajiban semua warga negara mengikuti pendidikan
dasar dan kewajiban pemerintah membiayainya .
(Pasal 31 ayat 2).
POKOK BAHASAN : HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

Diskusikan kasus di bawah ini secara berkelompok (5


orang)
1) Bagaimanakah tanggapan anda terhadap Kasus “WURI
HANDAYANI” yang tidak diperbolehkan mengikuti tes
pegawai negeri oleh Pemkot karena alasan cacat fisik jika
ditinjau dari perspektif hak dan kewajiban warga negara ?
2) Bagaimanakah anda menanggapi kasus pembakaran
tempat-tempat ibadah yang terjadi beberapa tahun yang lalu,
jika ditinjau dari persepektif hak dan kewajiban ?
3) Meningkatnya angka golput pada Pemilu langsung putaran
pertama dan kedua yang baru dilaksanakan (2004) mencapai
angka lebih dari 20 % ,bagaimanakah kedudukan Golput
dalam proses pemilu tersebut jika ditinjau dari aspek hak
dan kewajiban warga Negara di Indonesia? Dalam konteks
Indonesia, apakah si golput menjalankan haknya, ataukah
meninggalkan menjalankan kewajibannya?
4) Bagaimanakah tanggapan anda terhadap kasus maraknya
para artis yang banyak menikah dengan orang asing (WNA)
? Bagaimanakah hak anak untuk memperoleh status
kewarganegaraannya ?
POKOK BAHASAN : HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

Sumber Belajar/ referensi

• Agus Susarso, Implementasi Bela Negara, Jakarta,


Lemhanas, 2004
• Kaelan, (ED), Pendidikan Kewargenegaraan, Yogyakarta,
Penerbit Paradigma, 2002.
• Miriam Budiardjo, Pengantar Ilmu Politik, Gramedia 1988
• Sobana, HAN, Pendidikan Kewargenegaraan, Jakarta,
Universitas Widyatama, 2004
• Undang Undang Dasar 1945 dan perubahannya, tahun
2003.
• Undang-Undang Keimigrasian, No 9 tahun 1999.
• Undang Undang Hak Asasi Manusia No. 39 tahun 2000

back