Anda di halaman 1dari 26

PRESENTATION OF DATA AND

FREQUENCY DISTRIBUTION

By Group 2 :
Larasati Gultom (41733
Silvia Septi Rosa (41733
Susi Pringadi Sakauni Sinaga (4173111077)
Yollanda Putri (41733
Presentation of data

Population Data
Data
Data organized
Data Data Data

Data Data
Data
Data
Sample
Data
cross section data Data Berkala

 Describes the situation  describe the situation


at a certain time. from time to time
 to see tendency, make
predictions, or
projections
Manfaat Penyajian Data
Cara
Penyajian
Data

Textual Tabular Graphical


Method Method Method
Presentation of Data with Tables

Satu • jumlah pegawai


menurut
Arah golongan

• jumlah pegawai
Table Dua menurut jenis
Arah kelamin dan
pendidikan

• jumlah pegawai
Tiga menurut
Arah golongan, umur
dan pendidikan
Contoh Tabel :
Golongan Jumlah (Orang) Jenis Kelamin SMU Sarjana (S-1) Sarjana (S-2) Jumlah

I 703.827
Laki-laki 30 200 5 235
II 1.917.920

III 309.337 Perempuan 20 125 3 148

IV 17.576
Jumlah 50 325 8 383
Jumlah 2.948.658

Golongan Umur (Tahun) Pendidikan


25-35 >35 Bukan Sarjana Sarjana

I 400 500 900 0

II 450 520 970 0

III 1.200 2.750 1.850 2.100

IV 0 250 0 250

Jumlah 2.050 4.020 3.720 2.350


Presentation of Data with Chart

Bar Chart

Line Chart Pie Chart

Grafik atau
Diagram

Pictogram cartogram
Bar Chart
Bar graphs can be displayed horizontally or
vertically and they are usually drawn with a gap
between the bars (rectangles).

Single Bar Chart

Bar Chart

Multiple Bar Chart


Pie Chart
Diagram lingkaran dibuat dengan lingkaran
yang dibagi-bagi menjadi beberapa bagian sesuai
dengan kepentingan.
A pie chart is used to display a set of
categorical data. It is a circle, which is divided into
segments. Each segment represents a particular
category. The area of each segment is proportional
to the number of cases in that category.
Contoh :Tabel berikut menunjukkan Diagram Lingkaran banyaknya siswa
banyaknya siswa di suatu kabupaten
menurut tingkat sekolah pada tahun di suatu kabupaten menurut tingkat
2007. sekolah pada tahun 2007:
Tingkat
Pendidikan Banyaknya Siswa
SD 175
SMP 600
SMA 225
Buatlah diagram lingkaran dari data tersebut :
Penyelesaian :
1. Siswa SD = (175/1.000) x 100% = 17,5%
Besar sudut sektor lingkaran = 17,5% × 360° = 63°
2. Siswa SMP = (600/1.000) x 100% = 60%
Besar sudut sektor lingkaran = 60% × 360° = 216°
3. Siswa SMA= (225/1.000) 100% = 22,5%
Besar sudut sektor lingkaran = 22,5% × 360° = 81°
Pictogram
Diagram gambar adalah bagan yang
menampilkan data dalam bentuk gambar
Contoh : Banyak penduduk di Kecamatan Mafia
tiap desa pada tahun 2014 adalah sebagai
berikut. Desa Pintar sebanyak 8.000 orang, Desa
Maju sebanyak 7.500 orang, Desa Cerdas
sebanyak 5.000 orang, dan Desa Semangat
sebanyak 2.500 orang. Gambarlah piktogram dari
data tersebut.
Penyelesaian: Misalkan, satu gambar orang
mewakili 1.000 orang penduduk maka piktogram
dari data tersebut tampak seperti gambar di
bawah ini.
2.Pengertian Data Distribusi Frekuensi

Data distribusi frekuensi beserta grafik adalah


pengelompokkan data ke dalam beberapa kategori
yang menunjukkan banyaknya data dalam setiap
kategori, dan setiap data tidak dapat dimasukkan
kedalam dua atu lebih kategori.
Distribusi frekuensi adalah susunan data dalam
bentuk tunggal atau kelompok menurut kelas-kelas
tertentu dalam sebuah daftar.
Tujuan Distribusi Frekuensi
 Memudahkan dalam penyajian data, mudah
dipahami, dan dibaca sebagai bahan informasi.
 Memudahkan dalam menganalisa/ menghitung
data, membuat tabel, grafik.
Jenis-jenis Distribusi frekuensi
1. Distribusi frekuensi kumulatif adalah suatu daftar yang memuat frekuensi -
frekuensi kumulatif, jika ingin mengetahui banyaknya observasi yang ada diatas
atau dibawah suatu nilai tertentu.

Distribusi frekuensi kumulatif terdiri dari :


 Distribusi kumulatif kurang dari (dari atas) Adalah suatu nilai dari tepi atas
lebih kecil pada masing-masing interval kelasnya. Misalnya (<60.5)
 Distribusi kumulatif lebih dari (dari bawah) Adalah suatu nilai dari tepi
bawah lebih besar pada masing-masing interval kelasnya. Misalnya (>50.5)
 Distribusi frekuensi kumulatif relatif Adalah adalah nilai frekuensi untuk kelas
tersebut kumulatif kurang (ditambah) atau kumulatif lebih (dikurang) dengan
jumlah frekuensi pada setiap kelas dari kelas pertama.

2. Distribusi frekuensi relative adalah perbandingan daripada frekuensi masing -


masing kelas dan jumlah frekuensi seluruhnya dan dinyatakan dalam persen.
Istilah-istilah Dalam Distribusi Frekuensi

 INTERVAL KELAS adalah interval yang diberikan


untuk menetapkan kelas-kelas dalam distribusi.
 BATAS KELAS adalah bilangan terkecil dan
terbesar sesungguhnya yang masuk dalam kelas
interval tertentu.
 LEBAR INTERVAL KELAS adalah selisih antara batas
atas dan batas bawah batas kelas.
 TANDA KELAS adalah titik tengah interval kelas. Ia
diperoleh dengan cara membagi dua jumlah dari
limit bawah dan limit atas suatu interval kelas.
Prosedur umum membuat tabel
frekuensi
1. Tetapkan data terbesar dan data terkecil, kemudian
tentukan rangenya.
2. Bagilah range ini ke dalam sejumlah interval kelas yang
mempunyai ukuran sama.
3. Menentukan banyaknya kelas (k).
Banyaknya kelas ditentukan dengan rumus sturgess
k = 1 + 3,3 log n ; k bilangan bulat
Keterangan:
k = banyaknya kelas
n = banyaknya data
Hasilnya dibulatkan, biasanya keatas.
Grafik Distribusi Frekuensi
1. Histogram
Histogram adalah diagram batang yang lebarnya
menunjukkan interval kelas, sedngkan batas-batas
tepi batang merupakan tepi bawah dan tepi atas
kelas, dan tingginya menunjukkan frekuensi pada
kelas tersebut.
Contoh :
Diketahui nilai ujian 40 siswa di SMA Jaya Selalu.
Tentukan histogram daftar distribusi frekuensi dan
frekuensi relatifnya .
Kelas interval Limit kelas Frekuensi Frekuensi
nilai ujian relatif
51 – 55 50,5 – 55,5 2 0,05
56 – 60 55,5 – 60,5 3 0,075
61 – 65 60,5 – 65,5 6 0,15
66 – 70 65,5 – 70,5 7 0,175
71 – 75 70,5 – 75,5 8 0,2
76 – 80 75,5 – 80,5 7 0,175
81 – 85 80,5 – 85,5 6 0,15
86 – 90 85,5 – 90,5 1 0,025
Total 40 1
Histogram Distribusi Frekuensi
9

0
50.5 55.5 60.5 65.5 70.5 75.5 80.5 85.5 90.5
2. Poligon frekuensi
Poligon frekuensi yaitu penggambaran distribusi
frekuensi dalam bentuk garis yang menghubungkan
titik-titik tengah kelasnya sebagai skala kelas. Jenis lain
dari poligon frekuensi adalah kurva frekuensi, yaitu
penggambaran distribusi frekuensi dalam bentuk garis,
dimana luas daerah di bawah kurva kurang lebih sama
dengan luas histogram frekuensinya. Kurva frekuensi
dapat digambarkan dengan memanfaatkan histogram
frekuensi dengan menggunakan angka-angka tepi kelas
sebagai skala kelas, dengan menghubungkan titik-titik
tengah masing-masing balok.
Berikut ini adalah tabel kelompok yang diperlukan untuk menyajikan data
kelompok bentuk poligon.
Maka akan didapat grafik poligonnya sebagai berikut:
Distribusi frekuensi kumulatif, relatif
dan ogive
 DISTRIBUSI FREKUENSI RELATIF
merupakanfrekuensikelas interval relatifterhadap total
frekuensi. Formula
untukdistribusifrekuensirelatifdiberikanoleh:
𝑓𝑟𝑒𝑘𝑢𝑒𝑛𝑠𝑖 𝑘𝑒𝑙𝑎𝑠 𝑖𝑛𝑡𝑒𝑟𝑣𝑎𝑙
𝑓𝑟𝑒𝑘𝑢𝑒𝑛𝑠𝑖 𝑟𝑒𝑙𝑎𝑡𝑖𝑓 =
𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑒𝑚𝑢𝑎 𝑓𝑟𝑒𝑘𝑢𝑒𝑛𝑠𝑖
 DISTRIBUSI FREKUENSI KUMULATIF
untuksuatukelasadalahjumlahfrekuensipadakelastersebu
tdansemuafrekuensi yang
terdapatpadakelassebelumnya.
Biasanyadigunakanbatasataskelasuntukmembuatdistrib
usifrekuensikumulatif.
 Grafik ogive dibuat dari daftar sebaran “frekuensi kumulatif
kurang dari” dan “frekuensi kumulatif lebih dari”. Hal ini
sependapat dengan Siregar (2010:15), untuk membuat grafik ogive
terlebih dahulu mencari nilai frekuensi kumulatif.
Langkah-langkah membuat grafik ogive antara lain:
a. Menentukan nilai frekuensi kumulatif.
b. Menghitung frekuensi kumulatif positif dan negatif.
Ogive adalah grafik yang digambarkan berdasarkan data yang
sudah disusun dalam bentuk tabel distribusi frekuensi kumulatif.
Untuk data yang disusun dalam bentuk tabel distribusi frekuensi
kumulatif kurang dari, grafiknya berupa ogive positif, sedangkan
untuk data yang disusun dalam bentuk tabel distribusi frekuensi
kumulatif lebih dari, grafiknya berupa ogive negatif.