Anda di halaman 1dari 18

DIETETIK LANJUT

“KASUS DIABETES MELLITUS


DENGAN HIPERGLIKEMI DAN
HIPERTENSI”
Disusun Oleh :
Kelompok 9
Amaruli P07131216093
Devina Amadea S P07131216100
Erna P07131216103
Hana Askita P07131216106
Nahdatun Nisa P07131216120
KASUS
Seorang pasien yang bernama Tn. TMAD berusia 49
tahun dengan berat badan 65 kg dan tinggi badan
160 cm datang dengan keluhan sering kencing dan
tengkuk kaku. Hasil pemeriksaan biokimia pasien
yaitu GDS 376,9 g/dl. Sedangkan hasil pemeriksaan
fisik dan klinik pasien yaitu TD 173/121 mmHg,
Respirasi 20x/menit, Nadi 88x/menit, dan Suhu
360C. Pasien di diagnosa menderita Diabetes
Melitus dan Hipertensi. Hitung kebutuhan energy
dan susun menu sehari serta NCP nya
IDENTITAS PASIEN

 Nama : Tn.TMAD
 Umur : 49 tahun
 Pekerjaan : Swasta
 Agama : Islam
 Diagnosa : Diabetes Melitus + Hipertensi
 Berat Badan : 65 kg
 Tinggi Badan : 160 cm
Jenis Diet, Bentuk Makanan, dan Cara Pemberian

 Jenis Diet : Diet DM 1900 kkal,


Rendah Garam II
 Bentuk Makanan : Makanan lunak
 Cara Pemberian : Oral Pembahasan
 Preskripsi Diet : Pasien diberikan terapi
diet Nasi Tim, DM 1900 kkal, Rendah Garam
II, dalam bentuk makanan lunak, secara
oral. Frekuensi pemberian yaitu 3 kali
makanan utama dan 2 kali snack.
SYARAT/PRINSIP DIET
 Energi diberikan sesuai kebutuhan, yaitu 1890 kkal
 Protein diberikan cukup, yaitu 15% dari kebutuhan
energi total
 Lemak diberikan cukup, yaitu 25% dari kebutuhan energi
total
 Karbohidrat diberikan cukup, 60% dari kebutuhan energi
total
 Pembatasan asupan karbohidrat sederhana

 Pembatasan asupan natrium, yaitu 600 mg/ hari

 Vitamin dan mineral cukup, terutama kalium, kalsium,


dan magnesium
 Makanan diberikan dalam bentuk makanan lunak
BAHAN MAKANAN YANG DIANJURKAN

 Sumber karbohidrat kompleks, seperti : nasi, roti, mi,


kentang, singkong, ubi dan sagu
 Sumber protein rendah lemak, seperti : ikan, ayam
tanpa kulit, susu skim, tempe, tahu dan kacang-
kacangan
 Sumber lemak dalam jumlah terbatas, yaitu : bentuk
makanan yang mudah dicerna. Makanan terutama
diolah dengan cara dipanggang, dikukus, disetup,
direbus dan dibakar
BAHAN MAKANAN YANG TIDAK
DIANJURKAN
 Mengandung banyak gula sederhana, seperti : gula
pasir, gula jawa, sirop, jam, jeli, buah-buahan yang
diawetkan dengan gula, susu kental manis, minuman
botol ringan, dan ice cream, kue-kue manis, dodol,
cake, dan tarcis.
 Mengandung banyak lemak, seperti : cake, makanan
siap saji ( fast food), goreng-gorengan.
 Mengandung banyak natrium, seperti : ikan asin, telur
asin, makanan yang diawetkan.
PERHITUNGAN KEBUTUHAN SEHARI
 Kebutuhan Energi = 1890 kkal

 Kebutuhan Protein = 15% x 1890 kkal


= 283.5 / 4
= 70,87 gr

 Kebutuan Lemak = 25% x 1890 kkal


= 472.5 / 9
= 52,5 gr

 Kebutuhan Karbohidrat = 60% x 1890 kkal


= 1134 / 4
= 283,5 gr
PERHITUNGAN PEMBAGIAN MAKAN
Makan Pagi 20%
 Energi = 20% x 1890 kkal
= 378 kkal

 Protein = 20% x 70,87 gr


= 14,17 gr

 Lemak = 20% x 52,5 gr


= 10,5 gr

 Karbohidrat = 20% x 283,5 gr


= 56,7 gr
Makan Siang 30%

 Energi = 30% x 1890 kkal


= 567 kkal

 Protein = 30% x 70,87 gr


= 21,26 gr

 Lemak = 30% x 52,5 gr


= 15,75 gr

 Karbohidrat = 30% x 283,5 gr


= 85,05 gr
Makan Malam 25%

 Energi = 25% x 1890 kkal


= 472,5 kkal

 Protein = 25% x 70,87 gr


= 17,71 gr

 Lemak = 25% x 52,5 gr


= 13,12 gr

 Karbohidrat = 25% x 283,5 gr


= 70,87 gr
Snack 12,5% (2x)
 Energi = 12,5% x 1890 kkal
= 236,25 kkal

 Protein = 12,5% x 70,87 gr


= 8,85 gr

 Lemak = 12,5% x 52,5 gr


= 6,56 gr

 Karbohidrat = 12,5% x 283,5 gr


= 35,43 gr
NCP
Assesment
AD ( Antroometri )
 AD 1.1.2 Berat badan : 65 kg

 AD 1.1.1 Tinggi Badan : 160 cm

 AD 1.1.5 IMT : 25,3 ( Normal )

BH ( Data Biokimia )
 BD 1.5.2 GDS : 376,9 g/dl (tinggi, batas normal 70-140 g/dl)

 BD 1.12. Profil Urin ( glukosa : +1 (tinggi), keton : +3 (tinggi),


Protein: +2 ( tinggi).
PD ( Fisik Klinis )
 PD 1.1.9 Tanda Vital ( Tensi :
173/121 mmHg, Respirasi :
20x/menit, Nadi : 88x/menit,
Suhu : 36oC ).
 PD 1.1.1 Penamilan keseluruhan
( sedang, mentis compos ).
DIAGNOSIS GIZI
 NI-5.4 :penurunan kebutuhan zat gizi
(karbohidrat sederhana) berkaitan dengan
diabetes mellitus dibuktikan dengan kadar
GDS 376,9 g/dl
 NI-5.4 : penurunan kebutuhan zat gizi
(natrium) berkaitan dengan hipertensi
dibuktikan dengan tensi tinggi, yaitu 173/121
mmHg.
 NB-1.2 : kebiasaan makan yang salah
berkaitan dengan hipertensi dibuktikan
dengan sering mengonsumsi makanan yang
digoreng dan keripik.
INTERVENSI
Tujuan Diet
 Memberikan asupan makanan yang adekuat

 Meningkatkan nafsu makan dan asupan makanan pasien

 Mempertahankan status gizi normal

 Membantu menurunkan kadar GDS mencapai normal

 Membantu menurunkan tekanan darah mencapai normal


MONITORING DAN EVALUASI
Monitoring Yang Diukur Pengukuran Evaluasi/ Target

Anamnesis sering kencing, wawancara, setiap keluhan berkurang


tengkuk kaku, nafsu hari dan nafsu makan
makan meningkat
berkurang

Antropometri BB awal masuk dan mempertahankan


ketika keluar Rumah status gizi normal
Sakit

Biokimia GDS kolaborasi RS kadar mencapai


Urin:Glukosa Keton normal
Protein

Fisik dan Klinik Tensi setiap hari tekanan darah


mencapai nilai
normal, 120/80 –
140/90 mmHg

Asupan Zat Gizi Energi, protein, setiap hari terpenuhi 80 –


lemak, karbohidrat, 100% asupan
dan
natrium
TERIMA KASIH