Anda di halaman 1dari 29

Untuk Orang tua

Siswa SMAN 13
SELAMAT DATANG
BAPAK /IBU/WALI
PESERTA DIDIK KELAS X
JUMAT TANGGAL 18 AGUSTUS
2017
K-13K K-13 REVISI
K-13
KECAKAPAN
ABAD 21
Sistem 4C
Paket HOTS
LITERASI
PPK
OUTPUT KURIKULUM 2013
1 2 3

Kualitas Karakter Literasi Dasar Kompetensi


Bagaimana siswa beradaptasi Bagaimana siswa menerapkan Bagaimana siswa memecahkan
pada lingkungan yang dinamis. keterampilan dasar sehari-hari. masalah kompleks
OLAH HATI OLAH RASA
• Religius •
(ETIK) Literasi baca tulis • Berpikir kritis
(ESTETIK)
• Nasionalis • Literasi berhitung • Kreativitas
• Mandiri • Literasi sains • Komunikasi
• Integritas • Literasi teknologi • Kolaborasi
• Gotong royong informasi dan
komunikasi
• Toleransi
• Literasi finansial
• Tanggungjawab
• Literasi budaya dan
• Kreatif
kewarganegaraan
• Peduli OLAH RAGA OLAH PIKIR
(KINESTETIK) (LITERASI)
Intrakurikuler Kokurikuler Ekstrakurikuler
• Mata Pelajaran • Tugas Terstruktur • Wajib
Umum (A dan B) • Tugas Mandiri (Kepramukan)
• Mata pelajaran • Pembiasaan dalam • Pilihan
Pilihan/Peminatan rangka penguatan
(C) pendidikan
karakter (PPK)
Wajib untuk semua peserta didik
Kelompok A Kelompok B
• Pendidikan Agama dan Budi • Pendidikan Jasmani Olahraga
Pekerti, dan Kesehatan,
• PPKn, • Seni Budaya, dan
• Bahasa Indonesia, • Prakarya dan Kewirausahaan
• Matematika,
• Sejarah Indonesia, dan
• Bahasa Inggris
Peminatan utama/akademik dan lintas minat
Peminatan MIPA Peminatan IPS
• Matematika • Ekonomi
• Fisika • Sosiologi
• Kimia • Geografi
• Biologi • Sejarah
• Lintas minat • Lintas minat
(2 MP utk kelas X, dan (2 MP utk kelas X, dan 1
1 MP kelas XI dan XII) MP kelas XI dan XII)
PENYELENGGARAAN SKS DI SMAN 13
1. Jumat 26 Mei 2017 SMAN 13 Salah Satu Dari Beberapa
Sekolah Negri Yang Diundang Dinas Pemprov DKI Jakarta
Untuk Bersedia Menjadi Pelaksana SKS Tahun 2017-2018
2. Secara Inten Kami Didampingi Tim Kurikulum DKI
3. 8 – 11 Agustus 2017 Pembinaan Dilakukan Oleh Direktorat
Pembinaan Sekolah Menengah Atas Kementrian Pendidikan
Dan Kebudayaan Republik Indonesia Untuk Penyelenggara
SKS di Indonesia, DKI diwakili 12 sekolah swasta dan negri
MASA TRANSISI PENYELENGGARAAN SKS
Selama masa transisi satuan pendidikan wajib melakukan penyesuaian dalam hal
berikut.
1. Proses belajar dan pembelajaran harus dirancang dan dikembangkan melalui pembelajaran tatap
muka, terstruktur, dan mandiri yang bersifat sistematik dan sistemik.
2. Menerapkan pembelajaran tuntas.
3. Penguasaan kompetensi peserta didik diukur dari kriteria ketuntasan setiap Kompetensi Dasar (KD)
masing-masing mata pelajaran pada semester berjalan.
4. Bahan belajar dan pembelajaran harus menggunakan Buku Teks Pelajaran (BTP) dan/atau modul.
5. Guru dan/atau sekolah harus menyelenggarakan pembelajaran klasikal, pembelajaran kelompok
kecil, dan pembelajaran individual sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik yang bervariasi.

Untuk merealisasi kelima hal di atas, maka satuan pendidikan wajib segera menyusun Unit Kegiatan Belajar
Mandiri (UKBM) berbasis KD. Penyusunan UKBM wajib mengacu kepada Pedoman Penyelenggaraan SKS,
Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Tuntas, dan Panduan Pengembangan UKBM yang dikeluarkan oleh
Direktorat Pembinaan SMA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Tahun 2017.
K-13 KL XII
SISTIM
PAKET
K-13 REVISI
KECAKAPAN
Sistem
Paket
ABAD 21
 4C 7 KL XI
 HOTS PRINSIP SISTIM
 LITERA SKS PAKET
SI
 PPK

Ang 2017
SKS
BARU
Landasan Pendidikan Nasional
• Pasal 12 ayat (1) b
UU No 20/2003 • Setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan
pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya
Sisdiknas

PP No 19/2005, • Pasal 11 (PP 19/2005): SMA kategori standar dapat menyelenggarakan SKS,
SMA kategori mandiri wajib menyelenggarakan SKS
32/2013 • PP 32/2013, Pasal 11 s.d 18 dihapus
SNP

• Pasal 1 ayat (2)


Permendikbud • Sistem Kredit Semester selanjutnya disebut SKS adalah bentuk
No 158/2014 penyelenggaraan pendidikan yang peserta didiknya menentukan jumlah
beban belajar dan mata pelajaran yang diikuti setiap semester pada satuan
SKS pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuan/kecepatan belajar
Memenuhi amandat Permendikbud No. 158 Tahun 2014
maka perlu diversifikasi layanan pendidikan

Dikelola dalam bentuk pembelajaran yang berdiferensiasi bagi


masing-masing kelompok peserta didik yang berbeda kecepatan
belajarnya dalam bentuk unit-unit belajar utuh.

Mengacu kepada konsep pembelajaran tuntas (mastery learning), yaitu


strategi pembelajaran yang menggunakan prinsip ketuntasan secara individual yang
mempersyaratkan peserta didik menguasai secara tuntas seluruh Kompetensi
Inti/KI maupun KD mata pelajaran.

Layanan pendidikan masal untuk peserta didik secara


individual (mass education of individual ) bukan pendidikan
individual bagi peserta didik masal (individual education of the
mass)
Standar
Proses

SKL dan Standar


Standar Isi Penilaian

SKS sebagai
diversifikasi
Layanan
Pembelajaran
Standar
Standar
Sarana
PTK
Prasaran
Standar
Pengelolaan
dan
Pembiayaan
Pengelolaan Sistem Kredit Semester (SKS)
Pemerintah : Pusat (Dit. PSMA), LPMP, Daerah (Dinas Provinsi)

Pengawas

Komite Sekolah dan Orangtua

Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

Bimbingan Konseling (BK) dan Penasehat Akademik (PA)

Tenaga Kependidikan
Prinsip Penyelenggaraan SKS
Permendikbud No. 158 Tahun 2014
• Fleksibel: dalam pilihan mata pelajaran dan waktu penyelesaian masa belajar
yang memungkinkan peserta didik menentukan dan mengatur strategi belajar
secara mandiri.
• Keunggulan: memungkinkan peserta didik memperoleh kesempatan belajar dan
mencapai tingkat kemampuan optimal sesuai dengan bakat, minat, dan
kemampuan/kecepatan belajar
• Maju berkelanjutan: memungkinkan peserta didik dapat langsung
mengikuti muatan, mata pelajaran atau program lebih lanjut tanpa terkendala
oleh peserta didik lain.
• Berkeadilan: memungkinakan peserta didik mendapatkan kesempatan untuk
memperoleh perlakukan sesuai dengan kapasitas belajar yang dimiliki dan prestasi
belajar yang dicapainya secara perseorangan
Setiap peserta didik harus diperlakukan dan dilayani sebagai
individu yang unik
Proses belajar dan pembelajaran dikembangkan sebagai proses
interaktif terintegrasi kecakapan 4C, HOTS, Literasi dan PPK
Peserta didik difasilitasi agar mampu mencapai ketuntasan
belajar
Penilaian menggunakn penilaian acuan patokan berbasis
kompetensi
Bahan belajar dan pembelajaran menggunakan BTP dan
UKBM
Menggunakan Struktur Kurikulum 2013 dan tidak boleh ada
pemampatan
Guru dan Sekolah berperan sebagai fasilitator belajar, pengorganisasi
belajar, penopang kajian, pembangun karakter dan sumber belajar
Perbandingan Sistem Paket dan SKS
N ASPEK SISTEM PAKET SISTEM KREDIT SEMESTER
O
1. Struktur Kurikulum 14 – 15 Mata Pelajaran 14 – 15 Mata Pelajaran dengan beban 42 –
dan Beban Belajar dengan beban 42 – 44 JP 44 JP
2. Ragam Pelayanan Pembelajar normal dan Pembelajar normal, lambat (ada remedial),
lambat (ada remedial) dan cepat (lanjut UKBM berikutnya)

3. Pembelajaran tuntas Layanan pendidikan Pendidikan massal, perlakuan individual,


massal bersama tuntas berkelanjutan

4. Kenaikan kelas Bersama-sama, tiga atau Kenaikan otomatis setelah tuntas,


lebih MP tidak tuntas, memenuhi kewajiban MP yang belum
mengulang semua mata tuntas, tidak ada mengulang seluruh MP
pelajaran selama 1 tahun
BEBAN BELAJAR
BENTUK & CAKUPAN PENILAIAN SKS

PENILAIAN HASIL BELAJAR

PENDIDIK SATUAN PENDIDIKAN PEMERINTAH

• Ujian Sekolah dan


• Penilaian formatif • Ujian Sekolah Berstandar • Ujian Nasional
tiap UKBM Nasional

Catatan:
o Penilaian Tengah/Akhir Semester bersifat komprehensif dengan cakupan materi seluruh KD yang
terdapat dalam UKBM pada semester tersebut.
o Cakupan materi Ujian Sekolah/USBN meliputi KD yang merepresentasikan pencapaian SKL.
PENILAIAN
1.SIKAP
2.PENGETAHUAN
3.KETRAMPILAN
PENILAIAN SIKAP

Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang


dianutnya

SPIRITUAL
SIKAP
Menghayati dan mengamalkan perilaku
a. jujur,
b. disiplin,
SOSIAL c. santun,
d. peduli (gotong royong, kerjasama, toleran,
damai),
e. bertanggung jawab,
f. responsif, dan
g. pro-aktif,
Dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan
perkembangan anak di lingkungan, keluarga,
sekolah, masyarakat dan lingkungan alam
sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan
kawasan internasional.
Selama
pembelajaran

UTAMA:
Melalui obervasi
• Guru MP Dikumpulkan
Penilaian Deskripsi Sikap
• Guru BK ke PA
SIKAP • PA (RAPOR)
(utk diolah)
PENUNJANG:
PD, Pen antar
teman

Sesuai kebutuhan

Selama 1 semester
Contoh Pengolahan Nilai Pengetahuan
KD
KD 3.1 KD 3.2 KD 3.3 KD 3.5 KD 3.6
3.4

UKBM UKBM UKBM UKBM UKBM UKBM UKBM UKBM UKBM UKBM UKB UKB UKB UKB UKBM UKBM UKBM
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 M11 M12 M13 M14 15 17 18

78 75 74 dst..

76 dst..
Contoh Pengolahan Nilai Keterampilan
KD
KD 4.1 KD 4.2 KD 4.3 KD 4.5 KD 4.6
4.4

UKBM UKBM UKBM UKBM UKBM UKBM UKBM UKBM UKBM UKBM UKB UKB UKB UKB UKBM UKBM UKBM
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 M11 M12 M13 M14 15 17 18

87 - - 66 75 - 92 - 75 82

87 75 82
Penghitungan IP (Indeks Prestasi)

• IP merupakan gabungan hasil penilaian kompetensi KD dari KI-3


(pengetahuan) dan KI-4 (Keterampilan) dari seluruh mata pelajaran yang
diikuti peserta didik tiap semester dengan rumus :

Keterangan:
• IP = Indeks Prestasi
• Ni = rata-rata nilai pengetahuan dan keterampilan tiap mata pelajaran
• Bi = Beban belajar tiap mata pelajaran (JP)
Pengeta Keteramp Rerata
No Mata Pelajaran B huan ilan (N) BxN
A P A P
1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3 80 B 82 B 81 243
2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2 80 B 80 B 80 160

3. Bahasa Indonesia 4 85 A 83 B 84 336


4. Matematika 4 82 B 80 B 81 324
5. Sejarah Indonesia 2 76 B 78 B 77 154
6. Bahasa Inggris 2 78 B 80 B 79 158
7. Seni Budaya 2 72 C 76 B 74 148
8. Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan 3 83 B 85 A 84 252

9. Prakarya dan Kewirausahaan 2 80 B 80 B 80 160


10. Matematika 3 80 B 82 B 81 243
11. Fisika 3 79 B 81 B 80 240
12. Kimia 3 82 B 82 B 82 246
13. Biologi 3 85 A 83 B 84 252
13. Ekonomi 3 80 B 80 B 80 240
14. Bahasa Inggris 3 78 B 76 B 77 231
JUMLAH 42 3387
TERIMA KASIH