Anda di halaman 1dari 20

Nama : Awalludin Mustaqiem

NIM : 3301416038
Prodi : PPKn
Tugas : Media Pembelajaran PPKn (PowerPoint) dan
Video Interaktif
BAB 2
POKOK-POKOK PIKIRAN DALAM
PEMBUKAAN UUD 1945
• KELAS IX SMP SEMESTER 1
Kompetensi Inti (KI)
• Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya

• Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,santun, percaya diri, dalam

berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan

keberadaannya

• Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin

tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

• Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai merangkai

memodifikasi dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan

mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut

pandang/teori
Kompetensi Dasar (KD)
• Menghayati perilaku beriman dan bertaqwa kepada TuhanYME dan berakhlak mulia dalam

kehidupan di lingkungan pergaulan antarbangsa

• Menghargai hukum yang berlaku dalam masyarakat sebagai wahana perwujudan keadilan dan

kedamaian

• Memahami pokok-pokok pikiran terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara

Republik Indonesia Tahun 1945

• Menyaji hasil telaah pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan Undang Dasar

Negara Republik Indonesia Tahun 1945

• Menyaji bentuk-bentuk partisipasi dan tanggung jawab kewarganegaran yang mencerminkan

komitmen terhadap keutuhan nasional


Materi pembelajaran pada Bab II sebagai
berikut :
1. Hakekat pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945 :
• Pokok pikiran pertama
• Pokok pikiran kedua
• Pokok pikiran ketiga
• Pokok pikiran keempat
2. Arti penting pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang
Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
3. Sikap Posistif terhadap pokok pikiran Pembukaan Undang-
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
ARTI PENTING PEMBUKAAN UUD 1945
• Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 merupakan staatsfundamentalnorm (norma dasar
negara) bagi penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagai norma dasar negara,
maka di dalamnya terdapat dasar negara Pancasila sebagai nilai-nilai yang melandasi kehidupan
berbangsa dan bernegara.
• Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 itu terkandung prinsip-prinsip, asas-asas dan tujuan
daripada bangsa Indonesia yang akan diwujudkan dengan jalan bernegara.
• Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 selain merupakan suasana kerohanian dari Undang-
Undang Dasar 1945 juga merupakan pangkal sumber penjabaran normatif dari pasal-pasal
dalam Batang Tubuh Undang-Undang Dasar 1945 dan hukum positif lainnya.
• Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengandung pokok-pokok pikiran yang meliputi
suasana kebatinan dari Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia dan pokok-pokok
pikiran ini mewujudkan cita-cita hukum (rechtsidee) yang menguasai hukum dasar negara baik
hukum dasar tertulis maupun hukum dasar tidak tertulis.
• Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 merupakan norma dasar yang
memberikan arah serta dasar-dasar cita-cita hukum bagi Undang-Undang
Dasar negara.
• Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 memiliki hakikat kedudukan
hukum yang lebih tinggi daripada pasal-pasal dalam Batang Tubuh Undang-
Undang Dasar 1945.
• Pembukaan Undang-Undang 1945 berisi pokok-pokok pikiran dan kaedah
negara fundamental yang dengan jalan hukum tidak dapat diubah, disamping
itu berisi pernyataan kemerdekaan. Isinya yang sangat essensial ini maka
Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 disepakati sebagai sumber cita
moral dan cita hukum Indonesia (AW. Wijaya, 1991:62)
• Berdasarkan ketetapan MPRS No. XX/MPRS/1966 yang menerima baik
Memorandum DPR-GR tanggal 9 Juni 1966 Jo. Tap No. V/MPR/1973 yang
menyatakan: Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai pernyataan
Kemerdekaan yang terinci yang mengandung cita-cita luhur dari
Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dan yang memuat Pancasila
sebagai Dasar Falsafah Negara, merupakan satu rangkaian dengan
Proklamsi Kemerdekaan 17 Agustus 1945
Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai
pokok kaidah negara yang fundamental berisi:
a. Tujuan negara
b. Ketentuan diadakannya Undang Undang Dasar Negara.
c. Bentuk Negara dan Jenis Kedaulatan
d. Dasar negara
KEDUDUKAN PEMBUKAAN UUD1945
• Pembukaan UUD 1945 sebagai pernyataan kemerdekaan yang
terperinci
• Pembukaan UUD 1945 memenuhi syarat adanya tertib hukum
Indonesia
• Pembukaan UUD 1945 sebagai pokok kaidah negara yang
fundamental
• Pembukaan UUD 1945 merupakan sumber semangat bagi UUD
1945
• Pembukaan UUD 1945 Mempunyai Kedudukan Kuat dan
Tetap
Arti Penting Pokok-pokok pikiran dalam
Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945
Dalam penjelasan UU Negara Republik Indonesia Tahun 1945
menegaskan bahwa “ Pokok-pokok pikiran tersebut meliputi
suasana kebatinan dari Undang-Undang Dasar Negara
Indonesia. Pokok-pokok pikiran ini mewujudkan cita-cita hukum
(Reichsidee) yang menguasai hukum dasar negara, baik hukum
yang tertulis (Undang-Undang Dasar) maupun hukum yang tidak
tertulis. Undang-Undang Dasar menciptakan pokok-pokok
pikiran ini dalam pasal-pasalnya.” Dalam pengertian ini maka
dapat disimpulkan bahwa pokok pikiran yang terkandung dalam
Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia
Tahun 1945 adalah sumber hukum tertinggi di Indonesia.
Pokok pikiran pertama:
• Negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh
tumpah darah Indonesia dengan berdasar atas persatuan (pokok
pikiran persatuan).
• Negara menurut pengertian Pembukaan UndangUndang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menghendaki
persatuan. Dengan kata lain, penyelenggara negara dan setiap
warga negara wajib mengutamakan kepentingan negara di atas
kepentingan golongan atau individu. Pokok pikiran ini
merupakan penjabaran dari sila ketiga Pancasila
Pokok pikiran kedua:
• Negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia (pokok pikiran keadilan sosial).
• Pokok pikiran ini menempatkan suatu tujuan atau cita-cita yang
ingin di capai dalam Pembukaan, sehingga dapat menentukan
jalan serta aturan yang harus dilaksanakan dalam Undang-
Undang Dasar untuk sampai pada tujuan tersebut dengan modal
persatuan.
• Ini merupakan pokok pikiran keadilan sosial yang didasarkan
kepada kesadaran bahwa manusia mempunyai hak hak dan
kewajiban dalam kehidupan masyarakat. Pokok pikiran ini
merupakan penjabaran sila kelima Pancasila.
Pokok pikiran ketiga:
• Negara yang berkedaulatan rakyat, berdasarkan atas kerakyatan dan
permusyawaratan/perwakilan (pokok pikiran kedaulatan rakyat).
• Pokok pikiran ini mengandung konsekuensi logis bahwa sistem
negara yang terbentuk dalam Undang-Undang Dasar harus
berdasarkan atas kedaulatan rakyat dan permusyawaratan/perwakilan.
Aliran ini sesuai dengan sifat masyarakat Indonesia, yang selalu
mengedapankan asas musyawarah untuk mufakat dalam
menyelesaikan suatu persoalan. Ini merupakan pokok pikiran
kedaulatan rakyat, yang menyatakan bahwa kedaulatan di tangan
rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar.
• Pokok pikiran inilah yang merupakan dasar politik negara. Pokok
pikiran ini merupakan penjabaran sila keempat Pancasila.
Pokok pikiran keempat:
• Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa, menurut dasar
kemanusiaan yang adil dan beradab (pokok pikiran Ketuhanan).
• Pokok pikiran ini mengandung konsekuensi logis bahwa Undang-
Undang Dasar harus mengandung isi yang mewajibkan pemerintah
dan penyelenggara negara lainnya untuk memelihara budi pekerti
kemanusian yang luhur. Hal ini menegaskan bahwa pokok pikiran
Ketuhanan Yang Maha Esa mengandung pengertian taqwa kepada
Tuhan Yang Maha esa, dan pokok pikiran kemanusian yang adil dan
beradab mengandung pengertian menjunjung tinggi harkat dan
martabat manusia atau nilai kemanusian yang luhur.
• Pokok pikiran keempat ini merupakan dasar moral negara yang pada
hakikatnya merupakan suatu penjabaran dari sila pertama dan sila
kedua Pancasila
Hubungan pokok-pokok pikiran pembukaan
UUD 1945 dengan pasal pasal UUD 1945:
• Pokok pikiran pertama ini diciptakan dalam bentuk UUD 1945,
pasal 1 ayat (1), pasal 35 dan 36
• Pokok pikiran kedua ini diciptakan dalam UUD 1945 pasal
27,28,29,30,31,32,33,34. Mengalami perubahan menjadi pasal
27 dan 28 menjadi bab XA tentang Hak Asasi Manusia dengan
pasal 10
• Pokok pikiran ketiga ini diciptakan dalam UUD 1945 pada
pasal 1 ayat (2), 2,3, dan 27 kecuali pasal 2 ayat (2) dan (3)
• Pokok pikiran keempat ini diciptakan dalam pasal 27 sampai
dengan 34
Sikap positif terhadap pokok pokok pikiran
dalam pembukaan UUD 1945
• Pokok pikiran pertama. Sikap positifnya adalah ikut serta
melindungi keluarga, teman, dan masyarakat lainnya dari
ancaman teroris atau ancaman lainnya yang dapat merobohkan
persatuan bangsa
• Pokok pikiran kedua. Membantu fakir miskin, bakti sosial
• Pokok pikiran ketiga. Membudayakan musyawarah dalam
kehidupan sekolah, keluarga, masyarakat, dan tempat lainnya
• Pokok pikiran keempat. Memelihara sikap luhur dengan
bersikap ramah kepada setiap orang, gemar membantu orang
lain
contoh sikap postif terhadap Isi Alinea dan Pokok Pikiran
Pembukaaan Undang-
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
1) Memiliki pola fikir dan pola tindak berdasar pada konsep, prinsip, dan
nilai yang terkandung dalam Isi Alinea dan Pokok Pikiran
Pembukaaan Undang-
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
2) Bertekad mempertahankan dan menjaga kelestarian Pembukaan UUD
1945.
3) Menjadikan Isi Alinea dan Pokok Pikiran Pembukaaan Undang-
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai
landasan dalam mengoperasionalisasikan demokrasi dan HAM
4) Menjadikan Isi Alinea dan Pokok Pikiran Pembukaaan Undang-
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai
landasan dalam penyusunan peraturan perundang-undangan.
5) Menjadikan Isi Alinea dan Pokok Pikiran Pembukaaan Undang-
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
mengoperasionalisasikan perekonomian nasional
6) Mengembangkan pola pikir Bhinneka Tunggal Ika yang berwujud sikap,
tingkah laku dan perbuatan dalam kehidupan bangsa yang pluralistik.
Referensi
• http://vven27.blogspot.co.id/2016/02/rangkuman-ppkn-kelas-9-
semester-1.html
• www.civic-iiec.blogspot.com
• https://amanahtp.wordpress.com/2012/01/14/kedudukan-
pembukaan-uud-1945-negara-kesatuan-ri/
• Sri Tuti Cahyaningsih. Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan K13 kelas IX. ESIS. 2015
• http://komunitasgurupkn.blogspot.co.id/2016/08/isi-alinea-dan-
pokok-pikiran-pembukaan.html
• Kemendikbud.Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
2017.Jakarta: Kemendikbud.
• VIDEO INTERAKTIF
LATIHAN SOAL
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar !
1. Jelaskan pokok pikiran pertama dalam Pembukaaan Undang-
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945!
2. Jelaskan pokok pikiran kedua dalam Pembukaaan Pembukaaan
UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945!
3. Jelaskan pokok pikiran ketiga dalam Pembukaaan Pembukaaan
UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945!
4. Jelaskan pokok pikiran keempat dalam Pembukaaan Pembukaaan
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945!
5. Jelaskan hubungan pokok-pokok pikiran Pembukaan Undang-
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dengan
Pancasila !