Anda di halaman 1dari 14

PERDARAHAN DALAM KEHAMILAN

LANJUT/ANTEPARTUM
Kelompok 2 :
1. Afifatul Chasanah
2. Cici Alvita
3. Fifi Alafinda Y.U
4. Lailatun Nur
5. Nafi’un Ni’am
6. Rizqi Luthfi Al-Hakim
7. Vina Wulandari
PENGERTIAN
Perdarahan Antepartum adalah
perdarahan yang terjadi setelah
kehamilan 28 minggu. Biasanya lebih
banyak dan lebih berbahaya dari pada
perdarahan kehamilan sebelum 28
minggu.
PERDARAHAN
ANTEPARTUM

2). Solusio
KLASIFIKASI

1) Plasenta
previa, plasenta

4).Gangguan
3). Ruptura
pembekuan
uteri,
darah
PLASENTA PREVIA

Placenta yang berimplantasi pada segmen


bawah rahim dan menutupi sebagian atau
seluruh ostium uteri internum.
Klasifikasi plasenta previa
 Placenta previa totalis: seluruh ostium internum tertutup
 Placenta previa lateralis: hanya sebagian dari ostium tertutup
 Placenta previa marginalis: hanya pada pinggir ostium terdapat
jaringan placenta
 Plasenta letak rendah : bila plasenta berada 3-4 cm diatas
pinggir pembukaan jalan lahir.
SOLUSIO PLASENTA

 Solutio placenta adalah


terlepasnya placenta
sebelum janin dilahirkan
 Berlaku pada masa
kehamilan >22minggu
atau berat janin >
500gram.
Perdarahan Keluar Perdarahan Tersembunyi
1. Keadaan umum penderita relatif 1. Keadaan penderita lebih jelek
lebih baik 2. Plasenta terlepas luas, uterus
2. Plasenta terlepas sebagian atau keras / tegang
inkompit 3. Sering berkaitan dengan
3. Jarang berhubungan dengan hipertensi
hipertensi
Klasifikasi

derajat lepasnya klinis

SP. Parsialis SP. Totalis Ringan Sedang Berat


↓ ↓ Ruptur sinus Plasenta lepas > ¼ . Plasenta telah
Bila hanya Bila seluruh marginalis gejala timbul lepas >2/3
sebagian saja plasenta sudah /terlepasnya perlahan / permukaan.
plasenta terlepas dari sebagian kecil mendadak dg gx
terlepas dari perlekatannya. plasenta sakit terus
shock.
perlekatannya. menerus 
-perdarahan perdarahan
pervaginam pervaginam.
Prolapsus Plasenta Dinding uterus
↓ -berwarna kehitaman
dan sedikit. teraba tegang.
Plasenta turun ke
bawah dan dapat -Perut terasa
teraba pada agak sakit atau terus
pemeriksaandalam menerus agak
tegang.
-Bagian janin masih
mudah diraba.
Diagnosis
(VT) : ketuban
Anemia berat menonjol walaupun
GEJALA KLINIS (pasien terlihat Uterus tegang
tidak ada his
pucat, lemes) dan nyeri
Perdarahan Catatan: : Plasenta kelihatan
pervaginam Pada gejala cekung atau lebih
disertai rasa nyeri solusio plasenta tipis di tempat
di perut yang ringan dengan Gawat adanyahematom
terusmenerus, gejala janin/hilangnya (diagnosa setelah
wama darah tidak menonjol, denyut jantung plasenta lahir).
merah harus hati-hati, janin
kehitaman. karena anak bisa
Pemeriksaan USG
mati
• Syok (tipe KU pasien lebih
perdarahan Melemah atau buruk dari Diagnosis Banding
tersembunyi kehilangan gerak jumlah darah
janin yang keluar
a.Plasenta previa
b.Vasa Previa
PENANGANAN SOLUSIO PLASENTA

• Solusio plasenta adalah terlepasnya plasenta dari


tempat implantasi yang normal pada uterus,
sebelum bayi dilahirkan. (Kahamilan dengan masa
gestasi > 22 minggu atau BB janin >500 gram).

• Proses timbul akibat perdarahan pada desidua


basalis  hematoma retroplasenter yang bisa semakin
membesar ke arah pinggir plasenta  amniokhorion
terlepas  perdarahan keluar ostium uteri, sebaliknya
apabila amniokhorion tidak lepas  perdarahan
tersembunyi dan tertampung di dalam uterus.
RUPTURA UTERI
• Robekan atau
dikontinuitas dinding
rahim akibat
dilampauinya daya
regang miometrium
PENILAIAN KLINIK: RUPTURA UTERI

• Gejala/ Nyeri hebat sebelum perdarahan dan

Tanda Utama : syok, yang kemudian hilang setelah


terjadi regangan hebat pada perut
bawah (kondisi ini tidak khas)

Faktor-2 :
1. Pernah operasi sesar.
2. Partus lama atau kasep
3. Disproporsi kepala-fetopelvik.
4. Kelainan letak/presentasi.
5. Persalinan traumatik
PENANGANAN RUPTURA UTERI
• Bila konservasi uterus masih diperlukan dan kondisi
jaringan memungkinkan, lakukan reparasi uterus.

• Bila luka mengalami nekrosis yang luas dan kondisi


pasien mengkhawatirkan  histerektomi.

• Lakukan bilasan peritoneal dan pasang drain dari


kavum abdomen.

• Antibiotika dan serum anti tetanus. (Bila ada infeksi 


antibiotika spektrum luas). Tanyakan terakhir kali
mendapat suntikan tetanus toksoid, bila informasi
tidak didapat  ATS 1500 IU/IM dan TT 0.5 ml IM.
GANGGUAN PEMBEKUAN DARAH
Gangguan pembekuan darah adalah kondisi yang
mengganggu proses koagulasi alias pembekuan darah.
Normalnya, darah akan mulai membeku setelah terjadinya
cedera untuk mencegah Anda mengalami kehilangan
darah dalam jumlah besar.

PENYEBAB
Gangguan pembekuan darah bisa disebabkan oleh:
Defisiensi vitamin K
Efek samping obat-obatan tertentu, misalnya antikoagulan
(yang memang bekerja menghambat proses pembekuan
darah).
TERIMA KASIH