Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN KASUS

MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA NY.I


DENGAN ANEMIA RINGAN
TAHUN 2015

Disusun oleh:
NURATIKAH AULIYAH YUNIARTI
P3.73.24.2.12.033

Politeknik Kesehatan Jakarta III


Jurusan Kebidanan
Program Studi D III Kebidanan
Latar Belakang

AKI di indonesia:
359
kematian/100.000
kelahiran hidup
(SDKI, 2012).

Menerapkan asuhan
kebidanan pada ibu hamil

AKB di
indonesia:
32/1.000
kelahiran
hidup (SDKI,
2012).
Komunikasi
(Informed
Consent)

Dokumentasi Identifikasi
diagnosa

Identifikasi
diagnosa
Evaluasi
TUJUAN kebidanan,
potensial dan
masalah

Melaksanakan Pemberian
rencana tindakan

Membuat
rencana asuhan
MANFAAT
IDENTITAS KLIEN
Nama Klien : Ny.I Nama Suami : Tn.M
Umur : 29 tahun Umur : 35 tahun
Suku Bangsa : Sunda Suku Bangsa : Sunda
Agama : Islam Agama : Islam
Pendidikan : SMK Pendidikan : SMK
Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Karyawan
Alamat Rumah : Kp. Tapos Rt 03/ 05 Alamat Rumah : Kp. Tapos Rt 03/ 05

HPHT : 10 Desember 2014


TP : 17 September 2015 Pemeriksaan Leopold

Leopold I :Teraba bokong


TFU : 23 cm Leopold II : Teraba punggung kiri
DJJ : 144 kali/menit Leopold III : Teraba kepala
Leopold IV : Bagian terendah janin
belum masuk PAP (Konvergen)
Diagnosa : Ibu : G2P1A0 Hamil 27 minggu 6 hari dengan anemia ringan
Janin : Tunggal, Hidup, Intrauterin, Presentasi Kepala
Diagnosa Potensial : Anemia Berat
Kebutuhan Segera : Diberikan tablet Fe dan konseling nutrisi

1.Memberikan

PENKES
MASALAH

TEORI
Berdasarkan
Saat dilakukan ketetapan WHO terapi tablet
pemeriksaan Hb Fe serta
tahun 1972
pada tanggal 22 menjelaskan
ditetapkan 3 cara
Juni 2015 kategori yaitu:
ditemukan bahwa meminumnya.
Normal > 11gr%
kadar Hb ibu 2.Memberitahu
9,5gr% Ringan 8-11gr% ibu untuk
Berat <8gr% memenuhi
(Rukiyah, Ai kebutuhan
Yeyeh, dkk, 2010) nutrisi serta
tidak
melakukan
KESIMPULAN

1. Pengkajian telah dilakukan pada klien Ny.I G2P1A0


hamil 27 minggu 6 hari. Dilakukan pemeriksaan
penunjang kadar Hb pada tanggal 22 Juni 2015
didapatkan kadar Hb ibu 9,5 gr% yang menunjukkan
bahwa ibu mengalami anemia ringan.
2. Anemia dalam kehamilan memberikan prognosis yang
buruk baik terhadap ibu maupun janinnya sehingga
diperlukan usaha untuk mengubahnya menjadi normal.
3. Telah diberikan asuhan secara aman dan efisien sesuai
kebutuhan klien serta dapat melibatkan peran klien
secara optimal.
SARAN