Anda di halaman 1dari 35

POMPA PUTARAN

(CENTRIFUGAL PUMPS)
1. Audrey Athaya G K (16521070)
2. Endah Setyani (16521102)
3. Bagus Surya Saputra (16521109)
4. Rr.Puspita Ratna Dewi (16521135)
5. Lola Sari (16521136)
PENGERTIAN POMPA SENTRIFUGAL
Pompa Sentrifugal (Centrifugal Pumps)

Pompa sentrifugal adalah pompa yang memiliki elemen


utama berupa motor penggerak dengan sudut impeller
yang berputar dengan kecepatan tinggi. Pompa
sentrifugal adalah pompa dimana proses menaikkan air
dilakukan dengan aksi gaya sentrifugal.
KLASIFIKASI POMPA SENTRIFUGAL
Klasifikasi Pompa
Sentrifugal
Berdasarkan :

Kapasitas : Posisi Poros :


Kapasitas rendah < 20 m3 / jam Poros tegak
Kapasitas menengah 20 -:- 60 m3 / jam
Kapasitas tinggi > 60 m3 / jam Poros mendatar

Tekanan discharge : Jumlah Suction :


Tekanan Rendah < 5 Kg / cm2 Single Suction
Tekanan menengah 5 -:- 50 Kg / cm2
Tekanan tinggi > 50 Kg / cm2 Double Suction

Jumlah / Susunan Impeller dan


Arah aliran keluar impeller:
Tingkat
Single stage
Radial flow
Multi stage Axial flow
Multi Impeller Mixed fllow
Multi Impeller Multi stage
Tekanan discharge :
1. Pompa dengan head rendah:
jika head maksimum 15 m, biasanya berjenis pompa valut dan tidak
menggunakan ring diffuser. Untuk kapasitas yang besar mungkin
menggunakan double suction.

2. Pompa head menengah:


bila headnya bias mencapai 40 m biasanya memakai ring diffuser,
mungkin menggunakan double/single suction, tergantung kapasitasnya.

3. Pompa head tinggi: bila melebihi 40 m dianjurkan memakai


multistage (jumlah tingkat lebih dari satu). Bila jumlah tingkat lebih
banyak, susunan impeller perlu dipertimbangkan.
Jumlah / susunan impeller dan tingkat :

Single stage : Terdiri dari satu impeller dan satu casing

Multi stage : Terdiri dari beberapa impeller yang


tersusun seri dalam satu casing.

Multi Impeller : Terdiri dari beberapa impeller yang


tersusun paralel dalam satu casing.

Multi Impeller – Multi stage : Kombinasi multi impeller


dan multi stage.
Jumlah tingkat :
Pompa Satu Tingkat
Pompa ini hanya mempunyai satu impeler. Head total yang
ditimbulkan hanya berasal dari satu impeler, jadi relatif
rendah.

Pompa Bertingkat Banyak


Pompa ini menggunakan beberapa impeler yang dipasang
secara berderet (seri) pada satu poros. Zat cair yang keluar
dari impeler pertama dimasukkan ke impeler berikutnya dan
seterusnya hingga impeler terakhir. Head total pompa ini
merupakan jumlahan dari head yang ditimbulkan oleh
masing‐masing impeler sehingga relatif tinggi.
Posisi poros :
Pompa jenis poros mendatar
Pompa aliran campur dan
pompa aliran aksial sering
dibuat dengan poros mendatar
(horizontal).

Pompa Jenis Poros Tegak


(Vertical)
Pompa aliran campur dan
pompa aliran aksial sering
dibuat dengan poros tegak
(vertical). Poros ini dipegang di
beberapa tempat sepanjang
pipa kolom oleh bantalan yang
terbuat dari karet. pompa ini
dapat dilihat pada gambar
dibawah ini.
Arah aliran keluar impeller :
1. Pompa aliran radial
Aliran zat cair yang keluar dari impeler akan tegak lurus poros pompa
(arah radial). Pompa aliran radial mempunyai head yang lebih tinggi
jika dibandingkan dengan pompa jenis lain.

2. Pompa aliran aksial


AAliran zat cair yang meninggalkan impeller bergerak sepanjang
permukaan silinder (arah axial).

3. Pompa Aliran Campur


Aliran zat cair didalam pompa saat meninggalkan impeller bergerak
sepanjang permukaan kerucut (miring) sehingga komponen kecepatan
alirannya berarah radial dan axial (campuran).
Menurut Jenis Impeler
 Impeler Tertutup
Sudu‐sudu ditutup oleh dua buah dinding yang merupakan satu kesatuan,
digunakan untuk pemompaan zat cair yang bersih atau sedikit
mengandung kotoran.

 Impeler Setengah Terbuka


Impeler jenis ini terbuka disebelah sisi masuk (depan) dan tertutup di
sebelah belakangnya. Sesuai untuk memompa zat cair yang sedikit
mengandung kotoran misalnya: air yang mengandung pasir, zat cair yang
mengauskan, slurry, dll

 Impeler Terbuka
Impeler jenis ini tidak ada dindingnya di depan maupun di belakang.
Bagian belakang ada sedikit dinding yang disisakan untuk memperkuat
sudu. Jenis ini banyak digunakan untuk pemompaan zat cair yang banyak
mengandung kotoran.
Arah aliran keluar impeller

Mixed fllow
Radial flow

Axial flow
PRINSIP KERJA POMPA SENTRIFUGAL
PRINSIP KERJA POMPA SENTRIFUGAL

Pompa sentrifugal bekerja berdasarkan prinsip gayasentrifugal


yaitu bahwa benda yang bergerak secaramelengkung akan
mengalami gaya yang arahnya keluardari titik pusat lintasan
yang melengkung tersebut.
PRINSIP KERJA POMPA SENTRIFUGAL

1.Fluida memasuki pompa lalu dialirkan dari suction nozle menuju impeler.
Dalam keadaan awal masuk, fluida masih dalam tekanan atmosfer.

2. Kecepatan putar dari impeller memberikan gaya centrifugal pada fluida.


Gaya tersebut akan menggerakkan fluida sepanjang impeller vane (baling-baling impeller) dan keluar
menuju s discharge nozzle.

3. Bentuk dari volute yang semakin melebar ketika menuju discharge nozzle dari pada posisi awal fluida
memasuki volute. Ketika fluda dari impeller menabrak sisi volute maka kecepatan dari fluida tersebut
akan meningkat. Percepatan yang terjadi pada kondisi ini sangat berhubungan dengan energi
kinetiknya.

4. bentuk volute yang lebar pada posisi keluar fluida dari impeller akan memperlambat gerakan dari
fluida. Sesaat ketika fluida mencapai poisisi akhir volute, energi kinetik akan ditransformasikan menjadi
tekanan. Tekanan ini lah yang akan menggerakkan fluida keluar dari pompa melalui discharge nozzle
yang kemudian mengalir menuju pipa keluaran.
POMPA SENTRIFUGAL
Fungsi dan Bagian-bagian Utama Pompa Sentrifugal
Fungsi dan Bagian-bagian Utama Pompa Sentrifugal

Stuffing Box
Stuffing Box berfungsi untuk mencegah kebocoran pada daerah dimana poros
pompa menembus casing.
Packing
Digunakan untuk mencegah dan mengurangi bocoran cairan dari casing pompa
melalui poros. Biasanya terbuat dari asbes atau teflon.
Shaft (poros)
Poros berfungsi untuk meneruskan momen puntir dari penggerak selama
beroperasi dan tempat kedudukan impeller dan bagian-bagian berputar
lainnya.
Shaft sleeve
Shaft sleeve berfungsi untuk melindungi poros dari erosi, korosi dan keausan
pada stuffing box. Pada pompa multi stage dapat sebagai leakage joint,
internal bearing dan interstage atau distance sleever.
Vane
Sudu dari impeller sebagai tempat berlalunya cairan pada impeller.
Fungsi dan Bagian-bagian Utama Pompa Sentrifugal

Casing
Merupakan bagian paling luar dari pompa yang berfungsi sebagai pelindung
elemen yang berputar, tempat kedudukan diffusor (guide vane), inlet dan outlet
nozel serta tempat memberikan arah aliran dari impeller dan mengkonversikan
energi kecepatan cairan menjadi energi dinamis (single stage).
Eye of Impeller
Bagian sisi masuk pada arah isap impeller.
Impeller
Impeller berfungsi untuk mengubah energi mekanis dari pompa menjadi energi
kecepatan pada cairan yang dipompakan secara kontinyu, sehingga cairan pada
sisi isap secara terus menerus akan masuk mengisi kekosongan akibat
perpindahan dari cairan yang masuk sebelumnya.
Wearing Ring
Wearing ring berfungsi untuk memperkecil kebocoran cairan yang melewati
bagian depan impeller maupun bagian belakang impeller, dengan cara
memperkecil celah antara casing dengan impeller.
Fungsi dan Bagian-bagian Utama Pompa Sentrifugal

Bearing
Beraing (bantalan) berfungsi untuk menumpu dan menahan beban dari poros
agar dapat berputar, baik berupa beban radial maupun beban axial. Bearing
juga memungkinkan poros untuk dapat berputar dengan lancar dan tetap pada
tempatnya, sehingga kerugian gesek menjadi kecil.

K. Casing
Merupakan bagian paling luar dari pompa yang berfungsi sebagai pelindung
elemen yang berputar, tempat kedudukan diffusor (guide vane), inlet dan
outlet nozel serta tempat memberikan arah aliran dari impeller dan
mengkonversikan energi kecepatan cairan menjadi energi dinamis (single
stage).
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN POMPA
SENTRIFUGAL
Kelebihan dan Kekurangan Pompa Sentrifugal

Kelebihan pompa sentrifugal antara lain :


 Prinsip kerjanya sederhana.

 Mempunyai banyak jenis.

 Konstruksinya kuat.

 Poros motor penggerak dapat langsung disambungkan ke pompa.

 Pada umumnya untuk volume yang sama dengan pompa


displacement, harga pembelian pompa sentrifugal lebih rendah.
 Jumlah putaran tinggi, sehingga memberi kemungkinan untuk
pergerakan langsung oleh sebuah elektromotor atau turbin.
 Jalannya tenang dan stabil, sehingga pondasi dapat dibuat ringan.

 Aliran zat cair tidak terputus-putus.


Kelebihan dan Kekurangan Pompa Sentrifugal

Kekurangan pompa sentrifugal antara lain :


 Dalam keadaan normal pompa sentrifugal tidak dapat
menghisap sendiri (tidak dapat memompakan udara).
 Kurang cocok untuk mengerjakan zat cair kental, terutama

pada aliran volume yang kecil.


CONTOH APLIKASI POMPA SENTRIFUGAL DI
INDUSTRI
Contoh aplikasi pompa sentrifugal di industri kimia

a) Pada industri minyak bumi, sebagian besar pompa yang


digunakan dalam fasilitas gathering station, suatu unit
pengumpul fluida dari sumur produksi sebelum diolah dan
dipasarkan, ialah pompa bertipe sentrifugal.
b) Pada industri perkapalan pompa sentrifugal banyak
digunakan untuk memperlancar proses kerja di kapal.
c) Pompa sentrifugal WARMAN dirancang khusus untuk
memompakan lumpur, bahan kimia, dan semua larutan cair
yang bercampur dengan partikel padat.d) Pompa
sentrifugal dan reciprocating RUHRUMPEN untuk berbagai
jenis aplikasi, seperti: industri proses, perkapalan, dock &
lepas pantai, oil & gas dan aplikasi umum lainnya.
PERHITUNGAN
Perhitungan

V = kecepatan absolutmutlak air masuk sudu


D = diameter sudu pada sisi masuk
v = kecepatan tangensial sudu pada sisi masuk.
Biasa juga disebut kecepatan keliling (peripheral
velocity) pada sisi masuk sudu.
V = kecepatan relatif air terhadap roda sudu
pada sisi masuk
V = kecepatan aliran pada sisi masuk
V, D, v, VJ, VJ = besaran yang berlaku untuk sisi
keluar
N = kecepatan sudu dalam rpm
Perhitungan
Perhitungan
Perhitungan
Perhitungan
Perhitungan
VIDEO POMPA SENTRIFUGAL
TERIMA KASIH