Anda di halaman 1dari 33

CURRICULUM VITAE

• Name : Mubin Barid


• Place of Birth : Sungai Jaga,b
• Marital Status : Married
• Address : Jl. STKIP,Naram ,Skw Utara
• Mobile Phone : 085245091282
• E-mail : ebin_8501@yahoo.com
• Lulusan : PSIK UNBRAW Malang

4
TUJUAN PEMBELAJARAN

Umum
Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa
akan dapat mengelola asuhan keperawatan
pada klien diabetes mellitus
Khusus
Setelah mengikuti perkuliahan ini
mahasiswa akan dapat :
• Menjelaskan definisi, klasifikasi, etiologi,
patofisiologi, manifestasi klinis, pemeriksaan
penunjang, komplikasi dan penatalaksanaan
diabetes mellitus
• Membuat asuhan keperawatan pada klien
diabetes mellitus
Definisi

• Diabetes Mellitus :
A chronic systemic disease
characterized by high levels of blood
glucose resulting from defects in insulin
production, insulin action, or both
( Black & Hawks, 2005 )
Klasifikasi DM
• 1. Tipe 1 : Diabetes melitus tergantung
insulin (IDDM)/insulin dependent
diabetes mellitus
• 2. Tipe II : Diabetes melitus tidak
tergantung insulin (NIDDM)/ non insulin
dependent diabetes mellitus
• 3. Diabetes melitus yang berkaitan
dengan keadaan atau sindrom lain
• 4. Diabetes gestasional
(GDM)/gestasional mellitus
Etiologi
• DM tipe 1: kombinasi faktor
genetik,imunologi, dan lingkungan
• DM tipe II : usia, obesitas,,riwayat
keluarga
• DM yang berkaitan dengan keadaan
atau sindrom lain: pankreatitis,obat2
steroid
• DM Gestasional : hormon yang
disekresikan menghambat kerja insulin
Type 1 diabetes Type 2 diabetes

 typical onset < 30 th  typical onset > 30 th


 Pd umur berapapun  Pd umur berapapun
 terjadi mendadak  terjadi bertahap
 Dg gejala yg jelas  Mungkin tanpa gejala
 Biasanya kurus  Biasanya obesitas
 Insiden 10 – 20 %  Insiden 80 – 90 %
 Tdk respon obat  Respon obat baik
 Selalu butuh insulin  Tdk selalu butuh insulin
Pathofisiologi

• pohon masalah DM.doc


Testing :

Fasting Plasma Glucose Test Oral Glucose Tolerance Test


(FPG) - (cheap, fast) (OGTT)
* 100-125 mg/dl signals pre * tested for 2 hrs after glucose-
diabetes rich drink
* >126 mg/dl signals diabetes * 140-199 mg/dl signals pre-
* 80 to 90 mg per 100 ml, is the diabetes
normal fasting blood glucose
* >200 mg/dl signals diabetes

GlycatedHemoglobin tests A1C HbA1C)


Normal : 4 – 6 % Random Plasma Glucose
200 mg/dl on more than
one occasion
Komplikasi DM
Penatalaksanaan
Diet

Kontrol gula darah

olahraga obat
PENDIDIKAN KESEHATAN
Pendidikan kesehatan meliputi :
1. Apakah penyakit DM itu
2. Makna dan perlunya pengendalian dan
pemantauan DM
3. Komplikasi DM
4. Perencanaan makan
5. Kegiatan jasmani
6. Pengobatan
7. Perawatan kaki
Manajemen Nutrisi
OLAHRAGA

Manfaat
• Meningkatkan energi
• Membakar kelebihan kalori
• Meningkatkan sensitivitas insulin
• Menurunkan kadar glukosa darah
OLAHRAGA
Perhatian
• Jangan lakukan olahraga jika glukosa darah > 250
mg/dl
• Jika glukosa darah < 100 mg/dl sebelum latihan
makan camilan dulu
• Rekomendasi olahraga disesuaikan dengan
kondisinya
• Olahraga pd waktu yg sama tiap harinya
• Diawali dg perlahan kemudian meningkat secara
bertahap
Kriteria Pengendalian DM
(Perkeni)

Baik Sedang Buruk


GD Puasa (mg/dl) 80 - 109 110 - 139 ≥ 140
GD 2 jam PP (mg/dl) 110 - 159 160 - 199 ≥ 200
Kolesterol total (mg/dl) < 200 200 - 239 > 240
Kolesterol LDL (mg/dl) non PJK < 130 130 – 159 >160
Dengan PJK < 100 100 - 129 >130
Kolesterol HDL (mg/dl) > 45 35 - 45 < 35
Trigliserida (mg/dl) tanpa PJK < 200 200 – 249 >250
Dengan PJK < 150 150 - 199 > 200
BMI = IMT wanita 18,5 – 22,9 23 – 25 >25/<18,5
Pria 20 – 24,9 25 - 27 >27/<20
Tekanan darah (mmHg) <140/90 140 -160/ > 160/95
90-95
Diabetes – Oral Medications
6 Classes :
• Sulfonylureas stimulate β cells
• Biguanides improves insulin’s ability to move glucose
• Sulfonylureas and biguanide combination
drugs BOTH
• Thiazolidinediones cells more sensitive to insulin
• Alpha-glycosidase inhibitors Block enzymes that help
digest starches

• Meglitinides stimulate β cells (dependant upon glucose conc.)


Sliding Scale Insulin
• < 70 mg/dL call Medical Doctor
• 201-250 mg/dL 4 units subcutaneously
• 251-300 mg/dL 6 units subcutaneously
• 301-350 mg/dL 8 units subcutaneously
• 351- 400 mg/dL 10 units subcutaneously
• 401-450 mg/dL 12 units subcutaneously
• 451-500 mg/dL 14 units subcutaneously
• > 500 mg/dL call Medical Doctor
Asuhan
Keperawatan
Pengkajian
• Riwayat Kesehatan Keluarga
• Adakah keluarga yang menderita penyakit seperti
klien ?
• Riwayat Kesehatan Pasien dan Pengobatan
Sebelumnya
• Berapa lama klien menderita DM, bagaimana
penanganannya, mendapat terapi insulin jenis apa,
bagaimana cara minum obatnya apakah teratur atau
tidak, apa saja yang dilakukan klien untuk
menanggulangi penyakitnya.
• Aktivitas/ Istirahat :
• Letih, Lemah, Sulit Bergerak / berjalan, kram otot,
tonus otot menurun.
Sirkulasi
Adakah riwayat hipertensi,AMI, klaudikasi, kebas,
kesemutan pada ekstremitas, ulkus pada kaki yang
penyembuhannya lama, takikardi, perubahan
tekanan darah
Integritas Ego
Stress, ansietas
Eliminasi
Perubahan pola berkemih ( poliuria, nokturia,
anuria ), diare
Makanan / Cairan
Anoreksia, mual muntah, tidak mengikuti diet,
penurunan berat badan, haus, penggunaan
diuretik.
Neurosensori
Pusing, sakit kepala, kesemutan, kebas
kelemahan pada otot, parestesia,gangguan
penglihatan.
Nyeri / Kenyamanan
Abdomen tegang, nyeri (sedang / berat)
Pernapasan
Batuk dengan/tanpa sputum purulen
(tergantung adanya infeksi / tidak)
Keamanan
Kulit kering, gatal, ulkus kulit.
Diagnosa Keperawatan

1.Resiko ketidakstabilan kadar glukosa


darah b.d kurang pengetahuan tentang
penatalaksanaan DM

• Definisi : Resiko bervariasinya kadar


glukosa darah dari nilai normal
Continue…

2.Ketidakseimbangan nutrisi : kurang dari


kebutuhan tubuh b.d ketidakmampuan
mengabsorbsi nutrien, faktor biologis

• Definisi : Masukan nutrien tidak cukup


untuk memenuhi kebutuhan
metabolisme tubuh
Continue…
• Karakteristik :
– BB 20% atau lebih di bawah BB ideal
– Membran mukosa pucat
– Nafsu makan menurun
– Keengganan untuk makan
– Tonus otot jelek
– Intake makanan kurang dari RDA
(Recommended Daily Allowance)
– Kehilangan BB dengan intake makanan
yang adekuat
Continue…
3.Kekurangan volume cairan b.d
kehilangan volume cairan secara aktif,
kegagalan mekanisme regulasi cairan.

• Definisi : penurunan cairan di


intravaskular, interstitial dan/atau
intraselular.
Continue…
• Karakteristik :
– Perubahan status mental
– Penurunan tekanan darah
– Haus
– Penurunan turgor kulit
– Membran mukosa kering
– Kulit kering
– Peningkatan suhu tubuh
– Kelemahan
– Peningkatan hematokrit
video

• Understanding Type 2 Diabetes.mp4


DAFTAR PUSTAKA
• Long, Barbara C (1996) Perawatan Medikal Bedah : Suatu Pendekatan Proses
Keperawatan 3. YIA Pendidikan keperawatan pajajaran: Bandung

• Black & Jacobs (1997). Medical Surgical Nursing : Clinical Management for
Continuity Care. 5th edition. Philadelphia : WB Saunders Company

• PERKENI ( 1998). Konsensus Pengelolaan Diabetes Mellitus di Indonesia.

• Tjokroprawiro (1999). Diabetes Mellitus Klasifikasi, Diagnosis, dan Terapi. Gramedia


Pustaka Utama : Jakarta

• Brunner & Suddarth (2002). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Volume I. EGC
: Jakarta

• Bailes K.(2002). Home Study Program : Diabetes mellitus and Its Chronic
Complication. AORN Journal

• Black & Hawks (2005). Medical Surgical Nursing : Clinical Management for
positive Outcome. 7th edition. Philadelphia : WB Saunders Company

• NANDA International. NURSING DIAGNOSES : Definition & Classification. 2009


– 2011. Wiley – Blackwell. Ltd.,Publication.

• http://www.indstate.edu/thcme/mwking/diabetes.html