Anda di halaman 1dari 40

PEMULASARAAN JENAZAH

PENGIDAP PENYAKIT MENULAR


CARA MEMANDIKAN JENAZAH PENGIDAP PENYAKIT MENULAR SEPERTI :
HIV / AIDS.
 KOLERA
 TBC
DEMAM TYPOID
HEPATITIS B

TIDAK BISA SEMBARANGAN , SALAH SATUNYA WAJIB MENGENAKAN UNIVERSAL


PRECAUTION (UP )
YAKNI STANDAR PERLENGKAPAN KESEHATAN UNTUK MENCEGAH TERJADINYA
PENULARAN BAGI MODIN.
YANG TERDIRI ATAS
* PENUTUP KEPALA.
* MASKER.
* GOGGLE ( PENUTUP HIDUNG )
LANJUTAN

• SARUNG TANGAN.
• PAKAIAN STERIL.
• DAN SEPATU BOT.
LANJUTAN

PRINSIP KEWASPADAAN UNIVERSAL ADALAH


MEMPERLAKUKAN SETIAP
> CAIRAN TUBUH.
> DARAH.
> DAN JARINGAN TUBUH MANUSIA SEBAGAI
BAHAN INFEKSIUS.
> UNTUK PERCIKAN DARAH DIANJURKAN
MENGGUNAKAN KLORIN DARI BAHAN PEMUTIH
DG PENGENCERAN 1:10 S/D 1: 100
> CARA INI AKAN MEMINIMALKAN RESIKO
TERPAJAN DARAH/ CAIRAN TUBUH
LANJUTAN

> DISEBUTKAN ADA BEBERAPA HAL YG HARUS


DIPERHATIKAN YAKNI SEPERTI
PASTIKAN AIR BEKAS MEMANDIKAN
JENAZAH BISA LANGSUNG MENGALIR KE
GOT/DIBUATKAN LUBANG.
JANGAN SAMPAI AIR MENGGENANG.
LANJUTAN

DIPENGUJUNG PERAWATAN SELURUH


PERLENGKAPAN JUGA HARUS DILEPAS PADA
SAAT PENGUBURAN JENAZAH .
SELURUH PERLENGKAPAN HARUS DIRENDAM
DALAM LARUTAN KLORIN 0,5 % DG DEMIKIAN
VIRUS YG MASIH NEMPEL DIPASTIKAN TIDAK
AKAN MENULARKAN KPD ORANG LAIN.
MAKA DG MEMAKAI ALAT MENGURANGI RESIKO
PENULARAN PENYAKIT KHUSUSNYA VIRUS
HIV/AIDS.
LANJUTAN

KETIKA MEMBERSIHKAN JENAZAH DG


PENYAKIT MENULAR PARA MODIN TAK
BOLEH MEMANGKUNYA.
LETAKKAN JENAZAH DITEMPAT TIDUR.
SEMENTARA MODIN MEMBERSIHKAN JENAZAH
SETELAH ITU SEGERA MUNGKIN DIKAFANI DAN
DIMAKAMKAN .
TAK ADA PERBEDAAN TEKNIK MENGKAFANI
JENAZAH.
PARA MODIN TETAP MEMAKAI UP KETIKA
MENGKAFANI JENAZAH.
PERSIAPAN
• SARUNG TANGAN UNTUK SEMUA YG AKAN
MENANGANI JENAZAH.
• GAUN PELINDUNG
• MASKER
• KACAMATA
• KAIN BERSIH PENUTUP JENAZAH
• GUNTING.
• KAPAS/ KASSA
• PEMBALUT
• WADAH BARANG BERHARGA
• TEMPAT BARANG BEKAS/KOTOR
LANJUTAN

 SEBUAH SPON PENGGOSOK


 SHAMPHO
 SIDRIN ( DAUN BIDARA )
 KAPUR BARUS
 AIR
 PENGUSIR BAU BUSUK
 MINYAK WANGI.
 3 EMBER UTK TMPAT AIR ( 1 utk melarutkan daun
bidara )
 GAYUNG
 HANDUK
 CELEMEK UNTUK MENUTUP AURAT MAYAT.
PROSEDUR
1. MENCUCI TANGAN
2. SEMUA KELUARGA / YG INGIN MENANGANI HARUS
MENGENAKAN SARUNG TANGAN & GAUN
PELINDUNG.
3. KENAKAN MASKER DAN PELINDUNG MATA BILA ADA
KEMUNGKINAN TERJADI PERCIKAN
4. BILA ADA LUKA TUTUP DAN PLESTER KEDAP AIR.
5. LEPASKAN PAKAIAN KOTOR DAN TEMPATKAN PADA
TEMPAT YG TERSEDIA.
6. ATUR JENAZAH DLM POSISI TERLENTANG
7. TUTUP KELOPAK MATA ,TELINGA.MULUT,DG KAPAS
LEMBAB.
8. BERSIHKAN JENAZAH.
9. TEMPATKAN JENAZAH DITEMPAT YG TLH TERSEDIA.
LANJUTAN

PEMULASARAN JENAZAH PENDERITA PENYAKIT


MENULAR DILAKSANAKAN DG SELALU
MENERAPKAN KEWASPADAAN UNIVERSAL
TANPA MENGABAIKAN BUDAYA DAN AGAMA
YG DIANUT.
SETIAP PETUGAS KESEHATAN HARUS DAPAT
MEMBERIKAN NASIHAT DAN MENGAMBIL
TINDAKAN YG SESUAI AGAR PENANGANAN
JENAZAH TDK MENAMBAH RESIKO
PENULARAN .
MEMPERSIAPKAN KAFAN PADA MEJA

KAFAN – KAFAN MESTI SUDAH DISIAPKAN


SEBELUM MEMULAI MEMANDIKAN
JENAZAH.
SERTA MENABURUNYA DENGAN BUBUK
KAMFER MAUPUN BUBUK WEWANGIAN.
MEMBERSIHKAN MAYAT / JENAZAH
• MEMULAI DG MELUNAKKAN PERSEDIAAN
JENAZAH TERSEBUT,APABILA KUKU – KUKU
JENAZAH ITU PANJANG MAKA DIPOTONGI.
• DEMIKIAN BULU KETIAKNYA.
• KEMUDIAN MENGANGKAT KEPALA JENAZAH
HINGGA HAMPIR MENDEKATI POSISI
DUDUK,LALU IA MENJALANKAN TANGANNYA/
KE ATAS PERUT JENAZAH SAMBIL MENEKANNYA
DG HALUS AGAR KELUAR DARINYA APA – APA YG
SIAP UNTUK KELUAR.
MEWUDLUKANNYA
• SETELAH SELESAI MEMBERSIHKAN MAYAT MAKA
DILANJUTKAN DG ME-WUDLU-KAN JENAZAH TSB
SEBAGAMANA WUDLU UNTUK SHOLAT.KEC PD
KUMUR DAN istinsyaq.
• MAKA CUKUP DG MENGUSAP GIGI – GIGI
JENAZAH SERTA KEDUA LUBANG DIDUNGNYA.
• DENGAN DUA JARI YG SDH DIBASAHI AIR./ BISA
DGN SECARIK KAIN YG DIBASAHI AIR.
• DAN JANGAN MEMASUKKAN AIR KEDALAM
MULUT/HIDUNGNYA.MULAILAH DG MEMBACA
???? “ BISMILLAH “
MEMANDIKANNYA
• SELANJUTNYA MODIN MEMBASUH KEPALA
DAN JANGGUTNYA DG AIR BUIH SIDRIN / DG
BUSA SABUN.
• KEMUDIAN MEMBASUH ANGGOTA
TUBUHNYA YG BAGIAN KANAN.
• DIMULAI DARI SISI KANAN TENGKUKNYA
• KEMUDIAN SISI TUBUHNYA YG SEBELAH
KANAN.
• KEMUDIAN PAHA,BETIS DAN TELAPAK KAKI
YG SBLH KANAN.
LANJUTAN

SELANJUTNYA MODIN MEMBALIK SISI


TUBUHNYA HINGGA MIRING KE SEBELAH
KIRI, KEMUDIAN MEMBASUH BALAHAN
PUNGGUNGNYA YG SEBELAH KANAN.
KEMUDIAN SEBALIKNYA SAMPAI BERSIH.
APABILA SUDAH BERSIH MAKA YG WAJIB
MEMANDIKANNYA SATU KALI DAN
mustahabb ( DISUKAI/ SUNNAH ) TIGA KALI.
BILA ELUM BERSIH BISA DIULANG SAMPAI 7
KALI.
LANJUTAN

• DAN DISUKAI UNTUK MENAMBAHKAN KAPUR


BARUS PADA PEMANDIAN YG TERAKHIR
KARENA BISA MEWANGIKAN JENAZAH
• DAN MENYEJUKKANNYA.
• OLEH KARENA ITULAH DITAMBAHKANNYA
KAPUR BARUS INI PADA PEMANDIAN YG
TERAKHIR AGAR BAUNYA TDK HILANG.
• SETELAH SELESAI JENAZAH DILAP DGN HANDUK
/ KAIN YG SEMISALNYA.
KEMUDIAN MENGKAFANINYA
• JENAZAH YG SUDAH DIMANDIKAN LLU DILETAKKAN DI
ATAS LEMBARAN – LEMBARAN KAIN KAFAN ITU DENGAN
POSISI TERLENTANG.
• KEMUDIAN DIDATANGKAN hanuth dan kapas.
• LALU KAPAS DIBUBUHI PARFUM DAN DILETAKKAN
DIANTARA KEDUA PANTAT JENAZAH.
• SERTA DIKENCANGKAN DG SECARIK KAIN DIATASNYA.
• KEMUDIAN SISA KAPAS YG LAIN YG SUDAH DIBERI
PARFUM DILETAKKAN DIATAS KEDUA MATANYA.
• KEDUA LUBANG HIDUNGNYA.
• KEDUA TELAPAK TANGANNYA.
• KEDUA LUTUTNYA DAN UJUNG – UJUNG JARI TELAPAK
KAKI.
• DAN KEDUA LIPATAN KETIAKNYA.
• SERTA PUSARNYA.& DIBERI PARFUM PILA KAIN KAFAN
TSB.
LANJUTAN

• SELANJUTNYA UJUNG KAIN KAFAN YG PALING


ATAS SEBELAH KIRI DILIPATKAN (diselimutkan )
KE SISI TUBUHNYA YG SEBELAH KANAN.
• UJUNG YG SEBELAH KANAN DISELIMUTKAN
KESISI TUBUHNYA YG SEBELAH KIRI.
• BERIKUTNYA LEMBARAN KAINKAFAN YG KEDUA
JG SEPERTI ITU.
• KEMUDIAN JG YG LEMBARAN KETIGA.
• DAN HENDAKNYA LEBIHAN PANJANG KAIN
KAFAN YG ADA DI BAGIAN KEPALA LEBIH
PANJANG DARI PADA LEBIHAN YG ADA DIKAKI.
LANJUTAN

• KEMUDIAN LEBIHAN KAIN KAFAN YG ADA PD


KEPALADIHIMPUN DAN DILIPAT KEATAS
WAJAHNYA
• SEDANGKAN LEBIHAN KAIN KAFAN YG ADA
PD KAKI DIHIMPUN KE ATAS KAKINYA
• KEMUDIAN KAIN – KAIN KAFAN YG DIIKAT
AGAR TDK BERLEPASAN DAN NANTINYA
IKATAN – IKATAN INI DILEPAS DIDALAM
KUBUR
SEMOGA DAPAT BERMANFAAT
WALLAHU ‘ ALAM

SEKIAN
DAN TERIMA KASIH
APA PENYAKIT TBC ITU ?
• TBC adalah suatu penyakit menular yang
disebabkan oleh kuman TBC (
Mycobacterium tuberculosis) yang
menyerang terutama paru-paru sehingga
sering disebut sebagai TBC-Paru dan bila
menyerang bagian tubuh lainnya selain paru
( kelenjar limfe, kulit, otak, tulang, usus,
ginjal, dll ) disebut TBC ekstra paru.
BAGAIMANA CARA
PENULARANNYA ?
• Sumber penularan penyakit TBC adalah dahak
dari penderita TBC yg didalamnya mengandung
kuman TBC.
• Bila penderita batuk/bersin kuman yg ada didalam
paru-paru akan menyebar ke udara.
• Penularan terjadi apabila seseorang menghirup
udara yg mengandung kuman TBC.
• Penularan penyakit TBC terjadi dari satu orang ke
orang lain, bukan melalui serangga, transfusi
darah, air susu ibu atau melalui alat makan
penderita.
APA GEJALA
TERSANGKA TBC ?
• Batuk berdahak terus menerus selama 3 minggu
atau lebih.
• Dahak campur darah.
• Batuk darah.
• Sesak napas dan nyeri dada.
• Badan lemah, nafsu makan menurun, berat badan
turun, rasa kurang enak badan, berkeringat malam
walaupun tanpa kegiatan, demam meriang lebih
sebulan.
BAGAIMANA CARA MEMASTIKAN
BAHWA PENDERITA MENDERITA TBC?

• Seseorangdipastikan menderita TBC bila


dalam dahaknya mengadung kuman TBC.
• Bila dalam dahak tidak ada kuman TBC
sedang gejala mengarah ke TBC, teruskan
dengan pemeriksaan Rontgen.
• Untuk memastikan diagnosis TBC harus
dilakukan pemeriksaan dahak secara
mikroskopis sebanyak 3 kali ( SPS).
BAGAIMANA CARA
PENGOBATAN TBC?
• Pengobatan penderita diberikan sesuai
dengan anjuran petugas kesehatan.
• Pengobatan dilakukan 2 tahap yaitu tahap
awal dan lanjutan.
• Tahap awal minum obat setiap hari selama
2 bulan dan tahap lanjutan minum obat
secara intermiten selama 4 bulan.
DIMANA PENDERITA TBC
DAPAT BEROBAT ?
• Di Puskesmas.
• Di Balai Pengobatan Penyakit Paru-paru
(BP4)
• Rumah Sakit.
• Klinik dan dokter praktek swasta.
PERUBAHAN APA YG HARUS
DIPERHATIKAN SELAMA MASA
PENGOBATAN ?

• Mata menjadi kuning, perubahan pada


penglihatan.
• Nyeri perut, mual-mual, pusing
• Nafsu makan hilang,Demam yg tidak jelas
• Gatal-gatal,Nyeri otot.
• Bila timbul salah satu gejala tersebut segera
hubungi petugas kesehatan.
• Jangan kuatir bila air seni berubah warna menjadi
kemerahan, karena hal ini merupakan pengaruh
dari Obat Anti TBC (OAT).
APA AKIBAT BILA TIDAK
TERATUR MINUM OBAT ?
• Tidak sembuh / bahkan menjadi lebih berat
penyakitnya atau dapat meninggal.
• Sukar diobati karena kemungkinan kuman
menjadi kebal.
• Obat untuk kuman yg kebal tidak tersedia
disemua fasilitas kesehatan.
• Menularkan kuman yang sudah kebal obat
kepada orang lain.
KAPAN PENDERITA
DINYATAKAN SEMBUH ?

• Penderita dinyatakan sembuh apabila hasil


pemeriksaan ulang dahak pada satu bulan
sebelum akhir pengobatan dan pada akhir
pengobatan tidak ditemukan adanya kuman
TBC.
• Yang dapat menyatakan kesembuhan
penderita TBC adalah petugas kesehatan.
APA YG HARUS DILAKUKAN AGAR
PENDERITA TIDAK MENULARKAN
KEPADA ORANG LAIN ?

• Menutup mulut pada waktu batuk / bersin dengan


sapu tangan / tissue.
• Tidur terpisah dari keluarga terutama pada 2
minggu pertama pengobatan.
• Tidak meludah disembarang tempat, tetapi
diwadah yang diberi air sabun / lysol kemudian
dibuang dalam lubang dan ditimbun dengan tanah.
• Menjemur alat tidur secara teratur pada pagi hari.
• Membuka jendela pada pagi hari agar rumah
mendapat udara bersih & cahaya matahari.
TINDAKAN APA YG HARUS
DILAKUKAN AGAR TIDAK
TERTULAR TBC ?

• Menjalankan pola hidup bersih dan sehat.


• Segera periksa bila timbul batuk lebih dari 3
minggu.
BAGAIMANA MENJALANKAN
POLA HIDUP BERSIH & SEHAT ?

• Meningkatkan daya tahan tubuh dengan makan


makanan yang bergizi.
• Tidur dan istirahat yg cukup.
• Tidak merokok dan tidak minum minuman yg
mengandung alkohol.
• Membuka jendela dan mengusahakan sinar
matahari masuk keruang tidur dan ruangan
lainnya.
• Bayi agar diberi imunisasi BCG.
APA FAKTOR RISIKO
TERTULAR PENYAKIT TBC ?

• Pada hunian padat ( penjara, rumah sakit


dan tempat-tempat pengungsian ).
• Situasi sosial ekonomi yang tidak
menguntungkan ( malnutrisi, tuna wisma ).
• Pada pekerjaan-pekerjaan berisiko (
pertambangan dan petugas laboratorium ).
APA PENYAKIT
HEPATITIS B ITU ?
• Adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang
menyerang hati dan dapat menyebabkan
peradangan hati akut / menahun.
• Sebagian kasus dapat berlanjut menjadi sirosis hati
/ kanker hati.
• Permukaan kulit berwarna kekuningan sehingga
sering disebut dengan penyakit kuning.
• Penyakit ini bersifat kronik sehingga tidak disadari
oleh penderita karena pada awalnya sering tidak
menimbulkan gejala.
BAGAIMANA CARA
PENULARAN HEPATITIS B?
• Ibu mengidap virus hepatitis B dapat menularkan
kepada janinnya.
• Hubungan kelamin dengan pengidap virus
Hepatitis B.
• Penggunaan alat suntik yg tidak steril (tatto, tusuk
jarum, tindik, dll).
• Penggunaan pisau cukur dan sikat gigi secara
bersama-sama.
• Transfusi darah.
APA GEJALA PENYAKIT
HEPATITIS B ?
• Selera makan hilang.
• Rasa tidak enak diperut, mual dan muntah.
• Nyeri dan bengkak pada sisi kanan atas perut
(lokasi hati).
• Demam tidak tinggi.
• Kadang-kadang disertai nyeri sendi.
• Setelah 1 minggu timbul gejala : tubuh menjadi
kuning, bagian putih mata nampak kuning, air seni
tampak coklat seperti air teh.
BAGAIMANA CARA
MENCEGAH HEPATITIS B ?
• Imunisasi Hepatitis B sesuai dengan jarak waktu
pemberian :
- HB.1 pada umur sebelum 7 hari.
- HB.2 dengan interval minimal 1 bulan setelah
pemberian imunisasi HB.1.
- HB.3 dengan interval minimal 1 bulan dengan
pemberian imunisasi HB.2.
• Makan makanan bergizi.
• Menggunakan peralatan (sikat gigi, pisau cukur,
tindik ) secara pribadi.
BAGAIMANA BILA ADA
TANDA/GEJALA HEPATITIS B ?

• Segera rujuk penderita ke Puskesmas /


Rumah Sakit.
• Pengobatan penderita harus sampai tuntas.
• Pengobatan yg tidak tuntas dapat
menimbulkan kanker hati, beberapa tahun
kemudian.