Anda di halaman 1dari 24

Senin, 18 Maret

“Melahirkan”
????????? 01 Sakit

02 Cemas

03 Dijahit

04 Takut

05 Nyeri
Melahirkan tanpa rasa sakit???

Emang bisa? Ah mana mungkin bisa! hmmmmmmm


Kecemasan

Rasa sakit pada proses persalinan


ternyata selain mempengaruhi
proses kelahiran itu sendiri juga
menimbulkan sejumlah efek pada ibu
: kecemasan, ketakutan dan
penderitaan yang bersifat traumatis. Dari paradigma itulah kemudian
muncul metode persalinan yang
tenang dan damai, memanfaatkan
semua unsur alami, yang disebut
gentle birth
PERSALINAN
TENANG DAMAI

Tenang, karena ibu dalam kondisi relaks.

Damai karena ibu diminimalkan rasa


sakitnya 'bahkan tanparasa sakit' sehingga
tak terjadi kegaduhan selama proses
persalinan.
Melahirkan nyaman tanpa
rasa sakit, metode
persalinan yang tenang,
lembut, santun, dan
memanfaatkan semua unsur
alami dalam tubuh
seseorang manusia. Penolong
dan pendamping harus
membantu dengan tenang
dan suara yang lembut,
sehingga pada saat bayi
lahir, suasana di
sekelilingnya tenang, hening,
dan penuh kedamaian.

Gentle Birth Gentle Birth


SIAP MENTAL
Hal ini bertujuan agar ibu dapat
mempertahankan kondisi relaksasi yang
dalam (meditatif) selama persalinan
berlangsung.
Persyaratan

Tidak berada pada rentang usia untuk hamil


yang beresiko tinggi, yaitu di atas 35 tahun
01
Tidak ada riwayat komplikasi kehamilan
06 maupun persalinan sebelumnya

Merupakan kehamilan tunggal, bukan kembar


02

05 Tidak ada tanda-tanda ketuban pecah dini

Selama masa kehamilan, tidak ada masalah 03


kesehatan berarti pada ibu dan janin
04

Posisi janin normal dan tidak memiliki resiko


gangguan janin
Persiapan fisik

Pijat –termasuk Rutin berolahraga


Latihan Pernapasan pijat di daerah Pengaturan konsumsi
ringan
vaginal dan makanan yang benar
perineal-
Persiapan mental
Mental ibu adalah bagian terpenting untuk
suksesnya gentle birth 01

Ibu yang akan melahirkan diharapkan rutin


melakukan meditasi agar nanti mencanangkan pikiran 02
positif dan afirmasi-afirmasi positif pada dirinya

Ketenangan jiwa nampaknya memang 03


mutlak dalam metode gentle birth ini
Dukungan Suami
Masih jadi kontroversi
• Infographic Style

Walaupun nampaknya sangat


terkontrol dan aman, pada
kenyataannya gentle birth ini masih Belum mendapat dukungan
belum dapat diterima secara utuh sepenuhnya dari dunia
oleh dunia kedokteran kedokteran, namun badan dunia
WHO sebaliknya merestui motode
persalinan gentle birth ini.
Tak semua caranya
direkomendasi oleh dokter
kandungan dan kebidanan

Namun tetap dengan syarat


Komplikasi dapat terjadi pada penting bila kehamilan tidak
proses persalinan, tak terkecuali mengalami komplikasi dan pada
pada persalinan dengan saat persalinan juga tak terjadi
metode gentle birth. komplikasi yang berisiko hilangnya
nyawa ibu dan bayi.
Pilihan gentle
birth

Sejauh ini gentle


birth yang sudah
cukup banyak
dilakukan di
Indonesia adalah
persalinan dalam air
(water birth) dan
persalinan dengan
otohipnosis
Persalinan Jika sudah belajar akan
tahu bahwa nyeri
Jika kontraksi makin
sering, artinya si ibu akan

Tenang kontraksi merupakan


mekanisme alami yang
di perlukan rahim untuk
segera bertemu bayi.

mengeluarkan bayi

Belajar memahami
apa yang terjadi
dengan diri kita
sendiri selama
hamil, apa yang
terjadi pada proses
persalinan juga
segala aspeknya.
Sakit yang ditunggu

Dengan memahaminya cara memandang rasa sakitnya


akan berbeda. Nyeri akan tetap ada. Meskipun
demikian, ia tidak terasa menyakitkan, bahkan
menjadi sesuatu yang bisa dinikmati,
bahkan…. ditunggu-tunggu
Pegang Kendali
Ibu yang melahirkan nanti, Yakin Pencipta
Dinikmati detik Ingin suasana ruang Ingin hanya orang-
ingin memegang kontrol kita memang telah
demi detik melahirkan nanti begitu orang tercinta, jika
penuh atas diri sendiri, mendesain sempurna dan
intim, damai dan perlu hanya suami
tanpa interupsi dokter memberi kemampuan
memungkinkan dapat atau ibunya, yang
obgyn atau bidan. bagi setiap wanita untuk
berpikir, berkonsentrasi berada di sisi ketika
melahirkan
sekaligus rileks, dengan melahirkan.
dengan sealamiah
lampu temaram, cahaya
mungkin. Tinggal mau
lilin, alunan musik
berserah diri dan
instrumental, bunga segar
mengikuti intuisi atau
atau aroma terapi, bahkan
naluri (insting) kita
kalau perlu memungkinkan
memandang langit dan
menikmati udara terbuka
dari taman yang segar.
Menikmati His

Ketika kontraksi datang, benar-benar


menikmati sensasinya dengan bergerak
memutar panggul atau gerakan lainnya
yang membuat nyaman dan membantu
turunnya bayi.

Menikmati waktu di antara kontraksi


dengan berpikir, mengobrol dan
bercengkrama dengan keluarga, berfoto-
foto, jalan-jalan dlm rumah, makan, atau
dipijat dan berbaring.
Berendam
Bisa meremas tangan suami kuat-kuat
sambil berdoa dan berpikir dalam hati.
Saat merasakan kontraksi
Suami selalu mendampingi dan
semakin teratur setiap 30
membantu merasa nyaman, mengusap
atau 20 menit. Bisa
atau memijat pelan punggung,
berendam air hangat
sambil mengobrol dan bercanda agar
rileks.
Tugas bidan

Bidan datang dan stand-by menunggu


1 di luar kamar sebagai bantuan back- 2 Memantau kemajuan persalinan
up dan mengurus prosedur setelah
bayi keluar

Ikut menentukan apakah ingin


3 persalinan kering atau persalinan 4 Mengawasi bila terjadi penyulit,
bila perlu merujuk
dalam air
Tugas suami

Dalam keheningan, mengobrol


santai, berdoa bersama, dan terus
mengajak bicara bayi Suami mengupayakan suasana yang rileks
dan intim agar hormon oksitosin yang
memudahkanproses persalinan yang
nyaman, terus dihasilkan tubuh.
Menghadapi kala 2
01 02 03
Ketika merasakan Terasa bayi Terus
ketuban pecahdan mendorong2dorongi mengingatkan diri
airnya ngin keluar dengan untuktidak
langsung keluar. semakin kuat. mengejan, karena
bayi pastiakan
keluar dengan
sendirinya.
Persalinan alami

Indahnya peristiwa kelahiran ini


sulit dilukiskan kata-kata, begitu
membahagiakan dan penuh syukur
yang meluap, memuji kebesaran Maasha Allah…
Tuhan dengan ketakjuban yang Maha Besar Tuhan yang telah
luar biasa. memungkinkan semua keajaiban
ini terjadi.
IMD

Dapat menunggu sampai


plasenta lepas dan keluar
sendiri, atau dilakukan
Proses persalinan yang baik
manajemen aktif kala 3.
tidak hanya mengutamakan
kenyamanan si calon
Setelah IMD dilakukan, ibu, tapi lebih kepada janin
dilanjutkan pengeluaran Dapat dilakukan yang akan segera lahir ke
plasenta. persalinan lotus atau dunia.
pemotongan tali pusat
segera atau
setelah berhenti berdenyut

Gentle birth memperkenalkan metode persalinan dengan


pendekatan yang sama sekali berbeda dari metode konvensional
Keuntungan
Bagi Ibu

Ibu merasa lebih puas dan diberdayakan.


Ibu tidak merasakan trauma baik dalam proses kehamilan hingga pertolongan persalinan.
Ibu dapat bersalin dengan tenang dan bebas dari ketakutan dan kecemasan.
Ibu dapat “berkuasa” dan memegang kendali penuh atas dirinya dan tubuhnya sendiri.
Ibu dapat mengelola dan mengendalikan rasa sakit ketika kontraksi.
Kurang atau bahkan tidak ada intervensi medis dalam persalinan.
Ibu lebih siap mental dan spiritual sehingga risiko postpartum blues sangat minim, bahkan tidak
ada.
ASI ibu lancar
Ibu dapat melewati persalinan dengan nyaman, tenang, bahkan tanpa rasa sakit.
Ibu terlindungi dari intervensi medis yang tidak perlu.
Proses persalinan pun lebih lancar karena ibu sangat relaks dan tenang.