Anda di halaman 1dari 23

TUBERCULOSIS

Oleh :
1. SUPARNOTO
2. SUZANA
3. ADE NOVITA

MAKUL FARMAKOTERAPI INFEKSI & TUMOR > DOSEN PENGAMPU MELANI DEWI M.Sc.,Apt
EPIDEMIOLOGI

TB penyakit infeksi yang disebabkan oleh


Mycobacterium tuberculosis yg mampu
menginfeksi scr laten ataupun progesif.
Secara umum 2 milyar orang terinfeksi dan 2-3
orang meninggal setiap tahunnya.
Indonesia menduduki urutan ke 3 setelah India
dan Cina
HIV adalah faktor resiko paling penting pada TB
aktif
Indonesia #3 TB Dunia
ETIOLOGI

TB paru adalah Mycobacterium


tuberculosis, berbentuk batang yang
tahan asam dan bersifat aerob
Basil TB sangat rentan terhadap
sinar matahari
Basil TB akan terbunuh dalam
beberapa menit jika terkena alkohol
70% dan lisol 50%
PATOFISIOLOGI
 Penderita TB aktif batuk, bersin,
meludah akan mengeluarkan titik air liur
kecil (droplets)
 Droplet→terinhalasi→alveoli
 Organisme berkembang 2-12 minggu→
1000-10000
 Reaksi imunologi→dihambat melalui
pembentukan dinding disekeliling
bakteri tersebut oleh sel paru→dormant
 Sistem imun→makrofag menelan
bakteri→melisis basil dan jaringan
normal→penumpukan eksudat dalam
alveoli→bronkopneumonia
PATOFISIOLOGI
MANIFESTASI KLINIS
 Ciri-ciri dan simtom
• Penurunan BB, lemas, batuk berdarah, demam
lebih dari 1 bulan, serta keringat malam
• Hemofisis

 Pemeriksaan fisik
• Suara khas pada dada dan peningkatan suara yg
bergetar dan lebih sering diamati pada auskulasi

 Pemeriksaan laboratorium
• Peningkatan perhitungan sel darah putih dengan
dominasi limfosit

 Radiografi pada dada


KATEGORI PENYAKIT TBC
Kategori 1
 Px baru TB paru BTA +
 Px TB baru BTA negatif foto toraks
positif
 Px TB ekstra paru
Kategori 2
 Paduan OAT diberikan untuk pasien BTA
positif yg telah diobati sebelumnya
(kambuh, gagal atau terputus)
TERAPI
 KATEGORI 1
Tahap Intensif Tahap lanjutan 3 kali

BERAT BADAN RHZE (150/75/400/275) seminggu


56 hari RH (150/150) 16 minggu

30 - 37 kg 2 tab 4 KDT 2 tab 2 KDT

38 - 54 kg 3 tab 4 KDT 3 tab 2 KDT

55 - 70 kg 4 tab 4 KDT 4 tab 2 KDT

Lebih 70 kg 5 tab 4 KDT 5 tab 2 KDT


 KATEGORI 2
Tahap Lanjutan
Tahap Intensif RHZE (150/75/400/275)
RH(150/150)+E(275
BERAT BADAN )
56 Hari 28 hari 20 minggu

30 - 37 kg 2 tab 4KDT+500 2 tab 4KDT 2 tab 2KDT+2 tab


mg sterptomicin Etambutol

38 - 54 kg 3 tab 4KDT+750 3 tab 4KDT 3 tab 2KDT+3 tab


mg sterptomicin Etambutol

55 - 70 kg 4 tab 4KDT+1000 4 tab 4KDT 4 tab 2KDT+4 tab


mg sterptomicin Etambutol

Lebih 71 kg 5 tab 4KDT+1000 5 tab 4KDT 5 tab 2KDT+5 tab


mg sterptomicin Etambutol
CONTOH OBAT TBC
MEKANISME OBAT

NAMA OBAT MEKANISME

Ispniazid Menghambat sintesis asam mikolat,

Rifampicin Menghambat aktivitas polimerase RNA yang


tergantung DNA pada sel

Pirazinamid Bersifat abkteriostatik atau bakterizid terhadap


Mycobacterium tuberculosis

Etambutol Menghambat sintesis yang menyebabkan kerusakan


pada metabolisme sel

Streptomisin Antibiotic bacterizid yang mempengaruhi sintesis


protein
NAMA OBAT KONTRA INDIKASI EFEK SAMPING
Isoniazid Penyakit hati yang Mual, muntah,
aktif, hipersesivitas neuritis optic, kejang
terhadap isoniazid

Rifampicin Penyakit hati aktif Gangguan saluran


cerna, gangguan
respirasi, syok ,
anemia
Pirazinamid Gangguan fungsi hati, Hepatotoksid,
hipersensitif demam,
terhadap porasinamid hepatomegali,
ikterus, mual, mutah
Etambutol Anak dibawah 6 th Neurotis optic, buta
neurotis optic, warna merah/hijau
gangguam visual
Streptomisin kehamilan Gangguan
pendengaran,
CONTOH
RESEP
ANALISA SOAP

S SESAK (-), PANAS (-), BATUK (-), OS POST EFUSI PLEURA PENUH

O TENSI 130 / 80

A PLEURITIS TBC > BULAN KE 1


DISPEPSIA

P R/ FDC MERAH > SEHARI 1 X 4 TABLET PD MALAM


VITAMIN B6 > SEHARI 3 X 1 TABLET
OMEPRAZOLE > SEHARI 2 X 1 KAPSUL SBLM MKN
MEIACT > SEHARI 2 X 1 TABLET (HARUS HABIS)
INFORMASI TAMBAHAN
 Apabila batuk tak kunjung
sembuh dalam 1 bulan segera
periksa ke dokter dan
lakukan tes dahak scr sps
 Simpan Obat dalam suhu
ruang hindarkan dari panas
matahari langsung dan
jauhkan dari jangkauan
anak – anak.
 Segera konsultasikan pada
dokter atau farmasis bila
mengalami kendala atau
efek samping yang hebat.
 Perhatikan penggunaan &
waktu minum obat.
 Hidup sehat dan atur pola
makan.
 Perbanyak berdoa dan
mendekatkan diri pada
Alloh.
KESIMPULAN