Anda di halaman 1dari 16

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER

Jl. Karimata No. 49 Jember – 68162


Telp. 0331-336728 Fax. 0331 – 337957
Website : www.unmuhjember.ac.id
Email : kantorpusat@unmuhjember.ac.id

NAMA : JONI EKA MURDIYANTO


NIM : 1610642002
PRODI : TEKNIK MESIN SORE
MATA KULIAH : AL – ISLAM 1
MATERI : KETUHANAN
KEKUASAAN DAN KEHENDAK MUTLAK
TUHAN
Tanda-tanda kekuasaan Allah Azza wa Jalla , yang Ia ciptakan di langit dan
di bumi dan di antara keduanya, semua itu tidak diciptakan dengan sia-sia,
tetapi mengandung tujuan. Yaitu untuk kemashlahatan makhluk-makhluk-Nya,
sebagai sarana beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala , sekaligus
membuktikan tentang keesaan-Nya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

artinya:
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih
bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang
berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk
atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan
langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Rabb kami, tiadalah Engkau menciptakan
ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka”.
[Ali ‘Imran/3:190-191].

KEKUASAAN DAN KEHENDAK
MUTLAK TUHAN
Allah juga berfirman tentang kekuasaannya :

ِ‫علَىِكُل‬
َ ِ‫ِو ُه َو‬
َ ‫ِو َماِفِيه َّن‬
َ ‫األرض‬
ْ ‫ِو‬ َ ‫اوات‬ َّ ‫لِلَّهِ ُم ْل ُكِال‬
َ ‫س َم‬
ِ‫ش ْي ٍءِقَدير‬َ
Artinya : “ kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan
apa yang ada di dalamnya; dan Dia Maha Kuasa atas segala
sesuatu”.(Q.S. AL Maidah 120).
Bahwa salah satu sifat Allah adalah qudrah (maha kuasa)
sehingga perbuatan Allah tidaklah terbatas dalam menciptakan
alam saja, tetapi juga dalam menciptakan perbuatan manusia.
KEKUASAAN DAN KEHENDAK MUTLAK
TUHAN
Dia-lah satu-satunya yang berhak untuk disembah. Dia-lah satu –
satunya ilah yang berhak ditakuti, ditaati, dan hanya Dia yang kita
jadikan sebagai petunjuk, sebagai bukti keagungan dan kekuasaan-
Nya. Dia tidak menciptakan semua itu dengan sia-sia.

َ َٰ‫َ ُّ الَّ ل‬
‫ي ُّ ََََ ُروا‬ َ ََ ‫اِ اً ََٰ لل‬
‫ض َو َما بَ ْينَ ُه َما بَ ل‬َ ‫س َما َء َو ْاْل َ ْر‬
َّ ‫َو َما َخلَ ْقنَا ال‬
َ َٰ‫فَ َو ْي ٌل لللَّ ل‬
‫ي ُّ ََََ ُروا لم َ ُّ النَّ ل‬
‫ار‬
Artinya :
“Dan kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada
di antara keduanya tanpa hikmah. Yang demikian itu adalah
anggapan orang-orang kafir; maka celakalah orang-orang kafir
itu, karena mereka akan masuk neraka. [Q.S. As - Shâd/38:27].
KEKUASAAN DAN KEHENDAK
MUTLAK TUHAN
Dalam kaitannya dengan kekuasaan, Allah berfirman:
ْ َ ‫ضا َء لَ ُه ْم َمش َْوا فلي له َو لإََٰا أ‬
‫َلَ َم‬ َ َ ‫ار ُه ْم ۖ َُلَّ َما أ‬َ ‫ص‬ َ ‫ف أ َ ْب‬ َ ‫يَ ََا ُد ْالبَ ْر ُق يَ ْخ‬
ُ ِ
َ‫عل‬ َ َّ ُّ َّ ‫ار له ْم لإ‬
َ ‫َّللا‬ ‫ص ل‬َ ‫س ْم لِ له ْم َوأ َ ْب‬
َ ‫ب لب‬ َ ‫َّللاُ لَََٰ َه‬
َّ ‫علَ ْي له ْم قَا ُموا َولَ ْو شَا َء‬َ
(Q.S. Al-Baqarah : 20) ‫ير‬ ْ ‫َُ لل ش‬
ٌ ‫َي ٍء قَ لد‬
Hampir-hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka.
Setiap kali kilat itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah
sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti.
Jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia melenyapkan
pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya Allah
berkuasa atas segala sesuatu.(Q.S. Al Baqarah : 20).
Bahwa apa yang dikehendaki Allah, maka hal tersebut
tentunya pasti ada. Sebab bagi Allah tidak ada sesuatu yang
tidak bisa, baik di bumi maupun dilangit, semuanya bisa
dilakukan Allah.
KEADILAN TUHAN
Keadilan secara leksikal berarti sama dan
menyamakan. Dan menurut pandangan umum,
keadilan yaitu menjaga hak-hak orang lain. Keadilan
merupakan lawan kezaliman yang berarti merampas
hak-hak orang lain. Atas dasar ini, definisi keadilan
ialah memberikan hak kepada yang berhak
menerimanya. Maka itu, pertama kita harus
mempunyai gambaran adanya pihak yang
mempunyai hak sehingga dapat dikatakan bahwa
menjaga haknya merupakan keadilan dan merampas
haknya adalah kezaliman.
Keadilan dapat didekatkan dengan dua pengertian:
1. Pengertian Khusus = menjaga hak-hak orang lain
2. Pengertian Umum = keluarnya suatu perbuatan dengan cara
hikmah di mana menjaga hak-hak orang lain termasuk
bagian dari mishdaq-nya (jujur dalam tutur katanya).
Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya Allah tidak akan membebani manusia sesuai
dengan kemampuannya.” (QS. Al-Baqarah: 286)
“Dan akan diputuskan kepada mereka itu suatu tugas hukum
dengan keadilan dan tidak dizalimi sedikit pun.” (QS. Yunus: 54)
“Maka pada hari kiamat tidak dizalimi seorang pun dan tidak
diberikan balasan terhadap apa yang mereka lakukan
melainkan sesuai dengan apa yang telah mereka
perbuat.” (QS.Yasin: 54)
Bahwa keadilan dan kezaliman bisa muncul karena
adanya beberapa faktor, diantaranya:

a. Kondisi orang tersebut pada saat itu


b. Luas dan sempitnya pengetahuan yang dimiliki
c. Latar belakang cinta dan benci
d. Terdorong oleh kepentingan sendiri atau golongan
e. Adanya pengaruh dari luar (extern)
PERBUATAN TUHAN
1. Tuhan tidak mempunyai kewajiban terhadap manusia, karena
bila punya kewajiban Ia bukanlah Tuhan.
2. Tuhan tidak mempunyai kewajiban untuk berbuat baik dan
memberikan yang terbaik pada manusia, akan tetapi Tuhan
pasti memberikan hal yang terbaik bagi manusia yang beriman
pada-Nya.
3. Tuhan tidak akan memberikan beban yang tidak bisa di atasi
oleh manusia itu sendiri.
4. Pengiriman Rasul merupakan hal yang sangat penting bagi
umat manusia agar tidak tersesat dalam kehidupan yang di jalani.
5. Tuhan pasti akan menepati janji yang Ia katakan bagi umat manusia
yang menjalankan perintah-perintah-Nya dengan ikhlas karena-Nya
dan juga akan menjalankan ancaman-Nya untuk manusia yang
melanggar perintah-Nya.
.
PERBUATAN TUHAN :

Tujuan perbuatan-perbuatan Tuhan adalah terkait


dengan makhluk-makhluk-Nya (perbuatan Tuhan itu
sendiri) dan bukan berhubungan dengan zat Tuhan, karena
Tuhan memiliki kesempurnaan mutlak dan Maha Kaya.
Tidak satu pun tujuan dan arah yang dapat digambarkan
dan dibayangkan bagi kesempurnaan zat-Nya.
SIFAT – SIFAT TUHAN

Sifat wajib bagi Allah jumlahnya banyak sekali, tak akan terhitung dan
tidak bisa diringkas, karena sifat kesempurnaan Allah tidak akan ada
yang sanggup menghitungnya kecuali Allah sendiri. Setiap orang
mukalaf, baik laki-laki maupun perempuan, semuanya wajib
mengetahui 20 sifat yang pasti dimiliki oleh Allah SWT. kita bisa
mempelajari sifat Allah lainnya dalam Ama’ul Husna (99 Nama Allah
yang Baik).
PEMBAGIAN SIFAT SIFAT ALLAH
Sifat Wajib dibagi 4 bagian:
• SIFAT NAFSIYYAH(SIFAT KEPERIBADIAN)
Maksudnya sesuatu yang tidak bisa diterima oleh akal jika Allah tidak disifatkan
dengan sifat ini. Atau bisa juga dikatakan sifat untuk menentukan adanya Allah, di
mana Allah menjadi tidak mungkin ada tanpa adanya sifat tersebut.
• SIFAT SALBIYAH
Maksudnya sifat yang menolak apa yang tidak sesuai atau tidak layak bagi Allah.
Atau dikatakan juga sifat yang digunakan untuk meniadakan sesuatu yang tidak
layak bagi Allah.
• SIFAT MA’ANI
Maksudnya sifat yang diwajibkan bagi zat Allah suatu hukum atau sifat yang pasti
ada pada Dzat
Allah. sifat - sifat wajib bagi Allah yang dapat digambarkan oleh akal pikiran
manusia,serta dapat
meyakinkan orang lain,lantaran kebenarannya dapat dibuktikan oleh panca indera
• SIFAT MA’NAWIYAH
Maksudnya sifat Allah yang dilazimkan atau tidak bisa dipisahkan dengan Sifat
Ma’ani. Sifat Ma’nawiyah adalah sifat yang mulazimah atau menjadi akibat dari
sifat ma’ani.
Tabel Sifat Wajib Allah dan Sifat Mustahil Allah

Dahulu
Sifat-sifat Allah Yang Wajib Kita Imani
Ada 20, diantaranya:
1. Wujud (ada)
2. Qidam (Terdahulu)
3. Baqo’ (Kekal)
4. Mukhollafatuhu lil hawaadits (Tidak Serupa
dengan MakhlukNya)
5. Qiyamuhu Binafsihi (Berdiri dengan sendirinya)
6. Wahdaaniyah (Esa)
7. Qudrat (Kuasa)
8. Iroodah (Berkehendak)
9. Ilmu (Mengetahui)
10. Hayaat (Hidup)
Sifat-sifat Allah Yang Wajib Kita
Imani Ada 20, diantaranya:
11. Sam’ un (Mendengar)
12. Bashor (Melihat)
13. Kalam ( Berfirman )
14. Qoodirun ( Dzat Yang Maha Berkuasa )
15. Muriidun (Dzat Yang Maha Berkehendak )
16. ‘Aalimun (Dzat Yang Maha Mengetahui )
17. Hayyun ( Dzat yang Hidup )
18. Samii’un ( Dzat Yang Maha Mendengar )
19. Bashiirun ( Dzat Yang Maha Melihat )
20. Mutakallimun ( Yang Berkata-kata / Berbicara )
Referensi
1. https://almanhaj.or.id/3533-renungkanlah-ayat-
ayat-allah-azza-wa-jalla.html
2. http://gudangmaterikuliah.blogspot.co.id/2012/05/
kehendak-mutlak-tuhan-dan-keadilan.html
3. http://gudangmaterikuliah.blogspot.co.id/2012/05/
perbuatan-perbuatan-tuhan.html
4. http://gudangmaterikuliah.blogspot.co.id/2012/05/
hikmah-ilahi-ada-tujuan-di-balik.html
5. http://gudangmaterikuliah.blogspot.co.id/2012/05/
keadilan-ilahi.html
6. http://gudangmaterikuliah.blogspot.co.id/2012/05/
sifat-sifat-allah.html