Anda di halaman 1dari 9

PAPILIONACEAE

KELOMPOK 7

1. Itsna Sofia Rahma (206)


2. Diyenda Ainun Nida (207)
3. Naufal Farras (208)
4. Fa’iqah Asla Zulfa Nabila (209)
5. Zulfa Nur Hanifah (210)
6. Luthfiyah Aliyana Ilma (211)
DESKRIPSI

Suku Papilionaceaee (kacang-kacangan), yang mempunyai ciri-ciri


semak, perdu, atau pohon kerapkali memanjat. Daun berseling atau tersebar,
tunggal atau majemuk. Daun penumpu ada. Bunga berkelamin 2, dalam
karangan
yang berbeda-beda, kerapkali zygomorph menyolok, kelopak bersatu.
Mahkota
berbentuk kupu-kupu terdiri atas lima, lapas atau hampir lepas; 2 yang
terbawah bersama-sama membentuk tunas, kerapkali berlekatan satu dengan
yang lainnya, diapit antara 2 sayap di sebelahnya; daun mahkota teratas
kebanyakan 10,
kerapkali 9 bersatu dan 1 lepas (beberkas dua), jarang lebih dari satu lepas; ruang
sari 2. Bakal buah menumpang, beruang 1. Polongan membuka atau tidak
membuka atau patah dalam ruas. Biji 1 atau banyak. Steenis, 1992
AKAR

Keistimewaan dari suku ini adalah pada bagian akarnya yang bersimbiosis dengan
sejenis bakteri yang dapat menghisap nitrogen bebas dari udara. Bakteri ini adalah
Rhizobium javanicum , Rhizobium leguminoserum (rhizo=akar). Oleh karena itu,
kelompok tumbuhan ini dikenal sebagai tanaman pupuk hijau.
BUNGA

Bunganya berbentuk kupu-kupu dan terdiri atas lima mahkota (bendera terdiri atas
satu lembar daun mahkota, sayap terdiri atas dua lembar daun mahkota, serta
benang sari dua tongkol terdiri dari 10 helai, 1 helai terpisah dan 9 helai
membentuk satu bekas).
BUAH

Buah pada family papilionaceae berupa buah polong (legume) yang bila masak
menjadi kering dan pecah, tetapi ada pula yang tidak pecah, melainkan terputus-
putus dalam bagian yang berisi 1 biji. Biji tanpa atau sedikit endosperm. Cadangan
makanan untuk lembaga terutama tersimpan dalam daun lembaganya.
TAKSONOMI

Kingkom : Plantae
Diviso : Magnoliophyta
Class : Magnoliophyta
Ordo : Fbales
Family : Papilionaceae
Genus : Arachis, Clitoria, Erythrina, dan Sesbania
Spesies : Arachis pintoi Krapov. & W.C. Greg, Clitoyia macrophylla var.
macrophylla Benth, Erytgrina crista-galli L., Sesabania grandiflora Pers,
dan Vigna sinensis (L.) Savi Ex Has
Khasiat
Di antara anggota-anggotanya banyak yang merupakan tanaman penghasil
komoditif yang berharga, merupakan bahan pangan dengan nilai gizi yang
tinggi karena kandungannya akan protein, lemak, dan vitamin-vitamin dalam
bijinya. Polong yang muda, demikian pula daun-daun muda jenis-jenis tertentu
banyak yang dimakan sebagai sayuran. Selain dari itu banyak pula di antara
anggotanya yang dalam pertanian ditanam sebagai pupuk hijau, karena
adanya simbosis anggota suku ini dengan bakteri-bakteri penambat zat lemas
dari udara. Banyak pula di antara warga suku ini yang ditanam untuk makanan
ternak. Sebagai contoh adalah :
1. Soja max (kedelai), bijinya kaya protein dan lemak
2. Vicia faba (kacang babi)
3. Arachis hypogaea(kacang tanah)
Suku ini mempunyai manfaat sebagai Bahan pangan dengan nilai gizi yang tinggi
karena kandungannya akan protein. Dalam hal ini penulis memilih suku
paplilionaceae sebagai bahasan (Gembong tjitrosoepomo, 1988).
Arachis hypogaea

Kacang Tanah (Arachis Hypogaea) kacang tanah terpusat di Pulau Jawa, Sumatera Utara,
Sulawesi dan kini telah ditanam di seluruh Indonesi.

Kacang tanah juga dikatakan mengandung bahan yang dapat membina ketahanan tubuh
dalam mencegah beberapa penyakit. Mengkonsumsi satu ons kacang tanah lima kali
seminggu dilaporkan dapat mencegah penyakit jantung. Kacang tanah bekerja
meningkatkan kemampuan pompa jantung dan menurunkan resoki penyakit jantung
koroner. Memakan segenggam kacang tanah setiap hari terutama pesakit kencing manis
dapat membantu kekurangan zat. Kacang tanah mengandung Omega 3 yang merupakan
lemak tak jenuh ganda dan Omega 9 yang merupakan lemak tak jenuh tunggal. Dalam 1
ons kacang tanah terdapat 18 gram Omega 3 dan 17 gram Omega 9. Kacang tanah
mengandung fitosterol yang justru dapat menurunkan kadar kolesterol dan level trigliserida,
dengan cara menahan penyerapan kolesterol dari makanan yang disirkulasikan dalam
darah dan mengurangi penyerapan kembali kolesterol dari hati, serta tetap menjaga HDL
kolesterol.
Daftar Pustaka

 Van Steenis,C.G.G.J. 1992. Flora. Penerjemah: M Soeryowinoto,dkk. Cetakan


5. PT.Pradnya Paramita.Jakarta.
 Gembong, Tjitrosoepomo. 1988. Taksonomi Tumbuhan Spermatophita.
Yogyakarta. UGM Press.
 Jurnal Scribd. 2008. Kacang tanah.
 Jurnal Vyn, RH. 2009. Manfaat dan Dampaknya.
 Google Image:
https://www.google.com/search?q=bagian+bunga+papilionaceae&safe=strict
&authuser=1&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwi3ttCR_LnfAhWOknAK
HVYxCYAQ_AUIDigB&biw=1708&bih=818#imgrc=SvqAgGj0DaquJM
https://www.google.com/search?q=buah+papilionaceae&safe=strict&authuser
=1&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjOqaSn_7nfAhUKr48KHZz7CP4Q_
AUIDigB&biw=1708&bih=818#imgrc=QyNN_jjDiLO_rM