Anda di halaman 1dari 20

EKONOMI TEKNIK

•Mengapa ekonomi teknik


diperlukan?

•Mengapa (engineers) perlu


mengetahui aspek ekonomi dalam
pekerjaan-pekerjaan keteknikan
BANGUNAN SIPIL

• Bagaimana bendung dapat memberi manfaat bagi masyarakat


luas? Bagi petani? Bagi upaya pengendalian banjir?
• Bagaimana mengetahui dampak ekonomi bagi pemindahan

penduduk yang seringkali terjadi dalam proyek banjir? Apakah 77


biaya ini sepadan dengan manfaat yang akan diperoleh?
BANGUNAN SIPIL
• Dari mana kita mengetahui
manfaat pembangunan
jalan?

Bagaimana mengetahui
kelayakan pembangunan
jalan?

Apakah ada bedanya
kelayakan ekonomi dan
kelayakan finansial
investasi? 88
EKONOMI TEKNIK

adalah alat untuk menganalisa dan


membantu pemecahan suatu
permasalahan ekonomis yang
dihadapi oleh ahli teknik, dalam
rangka pengambilan keputusan
EKONOMI TEKNIK DAN
ALOKASI SUMBER DAYA
• Ilmu Ekonomi merupakan ilmu pengetahuan
yang berhubungan dengan alokasi sumber daya.
• Sumber daya:
– Sumber daya alam
– Sumber daya manusia
– Sumber daya teknologi
– Sumber daya pembiayaan

1717
BIAYA KONSTRUKSI DAN
NILAI UANG
• Pada pelaksanaan konstruksi bangunan sipil
akan dibutuhkan biaya
• Biaya akan dipenuhi dengan
– ketersediaan uang (masyarakat modern –
kapitalisme)
– Ketersediaan kapital sosial (masyarakat tradisional)

1919
EKONOMI TEKNIK

• Tujuan perusahaan adalah mendapatkan


keuntungan
• Beberapa alternatif pendekatan rasional – untuk
mendapatkan keputusan optimal
• Perbandingan pemilihan dengan dasar uang
(money)
• Dilakukan sebelum adanya keterlibatan apa-apa,
sebelum mengeluarkan uang
JENIS BIAYA PELAKSANAAN PROYEK
KONSTRUKSI
A. Biaya Langsung (direct cost)
Biaya yang didapat dengan mengalihkan
volume/kuantitas suatu pos pekerjaan dengan harga
satuan (unit cost) pekerjaan tersebut.

B. Biaya Tak Langsung (indirect cost)


biaya yang dikeluarkan untuk proyek tetapi tdk
langsung untuk fisik proyek tetapi diperhitungkan
sebagai pengeluaran proyek
JENIS BIAYA PELAKSANAAN

1. Bahan Material
yang perlu diperhatikan : harga loco/franco, harga terbaik yg mmenuhi bestek,
bahan sisa (waste)
2. Upah Buruh/Labor/Man Power
perlu perhatian: Upah harian, borongan per unit volume,
kemampuan dan kapasitas kerja, tenaga kerja
3. Biaya Peralatan/Equipments perlu perhatian : sewa,
operator, reparasi kecil/maintenance, ongkos mobilisasi, bahan bakar.
4. Overhead
a. Overhead proyek
b. Overhead kantor
5. Biaya Tak Terduga/Contingencies
diperkirakan 0,5 – 5% dari biaya total
6. Keuntungan/Profit
BEBERAPA ISTILAH PELAKSANAAN
KONSTRUKSI
• Main Kontraktor (kontraktor utama) dan sub
kontraktor
• Prestasi kerja/prosentase pekerjaan
• Down payment/advance payment/uang muka
• Pembayaran termin
• Retensi/tanggungan
• Opname pekerjaan
• Biaya depresiasi alat
• Logistik
• Cost control
• Quality control
• Mandor
• Tukang
• Peladen
• Pekerja lepas
BEBERAPA SISTEM PEMBAYARAN

A. Menurut prosentase kemajuan fisik proyek


cth : 25% 50% 75% 100%
B. Menurut kemajuan fisik per pos pekerjaan
cth : Gedung A , Gedung B, Gedung C
C. Menurut kemajuan fisik bulanan
Bulan 1, bulan 2, bulan 3...
D. Menurut Tahap Konstruksi
Pondasi, Struktur, Finishing
E. Pendanaan Penuh (full financiering)
BUATLAH GRAFIK CASH FLOW ALIRAN DANA DAN SIMPULKAN APA YANG TERJADI

Kontraktor mendapatkan kontrak pekerjaan konstruksi senilai Rp. 1 Milyar dengan


waktu pelaksanaan selama 12 bulan dengan beberapa pengaturan sebagai berikut :
a. Pembayaran termyn kepada Kontraktor utama dilakukan pada prestasi kerja 20%, 50% dan 100% dan
dibayarkan pada bulan berikutnya/setelah 1 bulan pengajuan termyn.
Uraian kas sebagai berikut:
1. Pembayaran material lokal dilakukan dengan 50% kredit 2 bulan, 30% kredit 1bln , kontan 20 %

Bulan Juta (Rp.) Bulan Juta (Rp.)


1 15 7 20
2 20 8 20
3 20 9 50
4 30 10 25
5 25 11 20
6 25 12 20

2. Pembayaran pekerja
Overhead untuk staf , kantor, listrik direncanakan sebesar 10 juta/bulan sedang utk proyek sbb.
Bulan Juta (Rp.) Bulan Juta (Rp.)
1 7 7 5
2 8 8 7
3 8 9 7
4 7 10 8
5 7 11 8
6 8 12 7

3. Biaya depresiasi alat proyek yang dipakai 108 juta dasar garis lurus
biaya bahan bakar 2 juta sebulan dan biaya reparasi 3 juta setiap 3 bulan.

4. Biaya pekerjaan sub kontraktor adalah 200 juta dengan pembayaran setiap bulan sesuai
dengan prestasi kerja dikurangi retensi (tanggungan) sebesar 10%.
Prestasi Kontraktor utama Prestasi Sub Kontraktor
Bulan Prestasi Bulan Prestasi Bulan Prestasi Bulan Prestasi
(%) (%) (%) (%)
1 5 7 50 1 7 55
2 10 8 60 2 8 75
3 15 9 70 3 10 9 85
4 20 10 85 4 15 10 90
5 30 11 95 5 35 11 95
6 40 12 100 6 45 12 100
PENGELUARAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
BAHAN IMPORT
- Harga
- Pajak
BAHAN LOKAL
- Kontan 3 4 4 6 5 5 4 4 10 5 4 4
- 1 bulan 4,5 6 6 9 7,5 7,5 6 6 15 7,5 6 6
- 2 bulan 7,5 10 10 15 12,5 12,5 10 10 25 12,5 10 10
BURUH 7 8 8 7 7 8 5 7 7 8 8 7
PERALATAN
- Depresiasi 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9
- Bahan Bakar 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2
- Perbaikan 3 3 3 3
OVERHEAD 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10

TOTAL 31 37,5 49,5 50 52 59,5 50 50,5 57 59 65,5 53,5 16 10


KUMULATIF 31 68,5 118 168 220 279,5 329,5 380 437 496 561,5 615 631 641
INCOME STATEMENT
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
DOWN PAYMENT
PENGEMBALIAN DP
PRESTASI KERJA 200 300 500
RETENTION
SUB KONTRAKTOR -20 -10 -40 -20 -20 -40 -20 -10 -10 -10
RETENTION SUB KONTR 2 1 4 2 2 4 2 1 1 1 -20

TOTAL 0 0 0 -18 191 -36 -18 282 -36 -18 -9 -9 491


KUMULATIF 0 0 0 -18 173 137 119 401 365 347 338 329 820 820

CAPITAL EMPLOYED -31 -68,5 -118 -186 -47 -142,5 -210,5 21 -72 -149 -223,5 -286 189 179
cash flow

900
800
biaya (Rp.)

700
600
500
400
300
200
100
0
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
-100

bulan