Anda di halaman 1dari 14

TUGAS FARMAKOTERAPI

KASUS GERD
OLEH:
CAHYA PURWANINGSIH (1601007)

DOSEN PENGAMPU:
TIARA AGUSTINI, M.FARM,APT.

ALLPPT.com _ Free PowerPoint Templates, Diagrams and Charts


DESKRIPSI KASUS GERD

Pasien TM, Wanita usia 42 tahun.


Keluhan Utama
Savere heartburn, suara serak di pagi hari, laryngitis dan fatigue.
Gejala Yang Dirasakan
Terjadi episode heartburn yang inten tiga hari terakhir meskipun penggunaan antasida sudah ditingka
tkan
Riwayat Penyakit
Mengidap GERD selama 3 tahun, kadang-kadang mengalami heartburn biasanya dapat diatasi denga
n pemberian antasida; mengidap hipertensi selama lima tahun yang dikontrol dengan obat verapamil
dan propranolol; thrombosis vena (DVT) terdiagnosa 3 minggu yang lalu diterapi dengan warfarin; me
ngalami motion sickness yang dirasakan sejak satu bulan terakhir diatasi dengan penggunaan Scopo
lamine transdermal dimulai sejak seminggu yang lalu.
DESKRIPSI KASUS GERD

Riwayat Sosial
Merokok 1 pack perhari selama 20 tahun; minum Wine 2-3 gelas sehari
Riwayat Alergi
NKDA—Riwayat alergi terhadap obat tidak diketahui.
Riwayat Penggunaan Obat
Antasida yang mengandung aluminium hidroksida, magnesium karbonat dan sodi
um karbonat, alginic acid dan sodium bikarbonat, 2 tablet PO q2h PRN heartburn
Verapamil sustained release, 120 mg PO 1 kali sehari
Propranolol, 40 mg PO 2 kali sehari
Warfarin , 5 mg PO sekali sehari
Scopolamine system transdermal. 1 plaster secara topikal q 3 hari sudah satu mi
nggu.
ANALISA KASUS
METODE SOAP

Subjectif
 Wanita usia 42 tahun
 Keluhan Utama: Savere heartburn, suara serak di pagi hari, laryngitis dan fatigue. Gejala Yang Di
rasakan: Terjadi episode heartburn yang inten tiga hari terakhir meskipun penggunaan antasida sud
ah ditingkatkan
 Riwayat Penyakit : Mengidap GERD selama 3 tahun, kadang-kadang mengalami heartburn biasan
ya dapat diatasi dengan pemberian antasida; mengidap hipertensi selama lima tahun yang dikontrol
dengan obat verapamil dan propranolol; thrombosis vena (DVT) terdiagnosa 3 minggu yang lalu dit
erapi dengan warfarin; mengalami motion sickness yang dirasakan sejak satu bulan terakhir diatasi
dengan penggunaan Scopolamine transdermal dimulai sejak seminggu yang lalu.
 Riwayat Sosial : Merokok 1 pack perhari selama 20 tahun; minum Wine 2-3 gelas sehari
 Riwayat Alergi : NKDA—Riwayat alergi terhadap obat tidak diketahui
ANALISA KASUS
Subjectif

 Riwayat Penggunaan Obat


• Antasida yang mengandung aluminium hidroksida, magnesium karbonat dan sodium
karbonat, alginic acid dan sodium bikarbonat, 2 tablet PO q2h PRN heartburn
• Verapamil sustained release, 120 mg PO 1 kali sehari
• Propranolol, 40 mg PO 2 kali sehari
• Warfarin , 5 mg PO sekali sehari
• Scopolamine system transdermal. 1 plaster secara topikal q 3 hari sudah satu minggu.
Objectif

Tidak ada hasil pemeriksaan laboratorium


Assesment

 Pasien mengalami GERD yang ditandai dengan heartburn


 Mual muntah (motion sickness)
 Gaya hidup yang tidak sehat
Plan

a. Terapi Non Farmakologi


 Menjaga pola makan
 Hindari minuman beralkohol
 Berhenti merokok
 Olahraga
b. Terapi Farmakologi
 Ranitidin 2 x 150 mg ( oral ) sebelum makan
 Verapamil sustained release, 120 mg PO 1 kali sehari
 Propranolol, 40 mg PO 2 kali sehari
 Warfarin , 5 mg PO sekali sehari
 Scopolamine system transdermal. 1 plaster secara topikal
4T + 1W

 Tepat pasien
Ketepatan dalam menilai kondisi pasien yakni pasien mengalami GERD yang sedang de
ngan disertai muntah
 Tepat Indikasi
Berdasarkan diagnosis, pasien tepat di indikasikan GERD perlu diberikan obat golongan
H2RA sesuai dalam algoritma terapi untuk GERD ringan - sedang
 Tepat Obat
Obat yang digunakan sesuai dengan berdasarkan algoritma terapi yaitu Ranitidine yang m
erupakan golongan H2RA.
Con’t

 Tepat Pemberian, dosis dan cara pemberian

Tepat pemberian : obat-obat diberikan sebelum makan, agar efek obat yang dihas
ilkan maksimal

Tepat dosis : dosis yang diberikan pada masing-masing obat adalah dosis untuk p
emeliharaan

Tepat cara pemberian : pada kasus ringan - sedang, pasien diberikan obat secara
oral untuk terapi pemeliharaan diberikan sebelum makan
CON’T

 Waspada Efek Samping Obat

Informasi efek samping dari masing-masing obat harus diperhatikan dan efek samping ya
ng ditimbulkan dari masing-masing obat tidak terlalu signifikan, sehingga obat-obatan ter
sebut aman digunakan sebagai terapi GERD.
Komunikasi, Informasi, dan Edukasi
Memberikan informasi tentang obat yang diberiak kepada
pasien dan keluarga

Memberikan informasi kepada pasien dan keluarga tentang


faktor penyebab terjadinya GERD

Memberikan informasi, intruksi, dan peringatan kepada pasien


tentang efek terapi obat dan efek samping yang mungkin timbul
selama pengobatan

Memberikan informasi kepada pasien dan keluarga pasien


mengenai kepatuhan pasien terhadap obat
TERIMA KASIH