Anda di halaman 1dari 18

COMPLICATION IN RHINOPLASTY

Dr. Dewo Aksoro Affandi, SpTHT-KL

Pelatihan Septorhinoplasti & Bakti Kesehatan Bibir Sumbing


RS. Tria Dipa - 24-26 April 2018
Komplikasi

Komplikasi augmentasi rhinoplastik terdiri dari


1. Komplikasi karena pembedahan
2. Komplikasi estetik (hasil yang kurang / tidak
memuaskan pasien)

Komplikasi dapat terjadi baik implant auto graft atau


sintetik. Umumnya infeksi karena implant sintetik lebih
besar disebabkan karena reaksi jaringan
Komplikasi karena pembedahan antara lain :
1. Perdarahan pada saat operasi, lokasi perdarahan
(daerah glabela, dorsumnasi, dan kolumela)
2. Hematoma
3. Odema dan echimosis
4. Skin iskemik dan nekrosis
5. Infeksi
6. Rasa sakit
Penatalaksanaan
1. Untuk perdarahan saat operasi, bila tehnik rhinoplastik
tertutup dicoba dicari lokalisasi, dijepit dengan arteri
klem dan dikauter.
Diberi kompres es, dan saat fiksasi dengan nasal splint
atau gipsona
2. Hematoma. Biasanya terdeteksi hari ke 3 post ops saat
ganti plester, penatalaksanaan nya dilakukan aspirasi,
dan difiksasi ulang

Lokasi
perdarahan
Reaksi alergi pada kulit dapat terjadi karena reaksi plester
fiksasi dilokasi sekitar fiksasi hidung

Bila reaksi laergi menyebar ke seluruh wajah ada


kemungkinan alergi obat atau implant sintetik.

Pengobatan dengan injeksi deksametason, bila reaksi alergi


berlanjut ektrasi implant hidung

Infeksi hidung dapat terjadi dengan didahului kulit yang


iskemik dan nekrosis kulit.

Infeksi dapat terjadi juga pada daerah luka insisi sering


didahului dengan fistel
Penatalaksanaannya bila terjadi tanda-tanda kulit
iskemik kulit berwarna merah tegang terdapat tanda-
tanda radang segera lakukan ekstrasi implant. Ini dapat
terjadi bila implant terlalu tajam pada tip, terlalu tinggi,
terlalu besar, bila terjadi defek setelah ekstrasi implant
harus dilakukan rekonstruksi defek

Bila terjadi fistel didaerah insisi dan implant tidak


terlihat keluar dapat diberikan kaustik nitras
argenti 30%. Bila terlihat implant harus di ekstrasi

Rasa sakit pada daerah hidung pasca pembedahan


umumnya karena pembengkakan.
Penatalaksanaan dapat ditambahkan obat anti
imflamasi seperti kortikosteroid dan analgetik
tambahan
Infeksi post operasi setelah augmantasi
Hidung dengan Gortex

Courtesy : Hong-Ryul JIN


Infeksi nekrosis kulit daerah tip
karena silikon implan Yang terlalu besar
II.Komplikasi estetik (hasil kurang/tidak memuaskan
pasien)

1. Hidung terlihat kaku, ini dapat terlihat dari


a, Daerah glabela terlalu tinggi,
b. Sudut naso frontal terlalu lebar
c. Dorsumnasi terlalu flat (konveks)

2. Puncak hidung terlihat


a. Terlalu lebar, bulat, tidak ramping
b. Bentuknya kurang naik, kurang
tinggi atau mancung
Implant hidung
Terlihat kaku
Diglbela, tip bulat
besar

Sikatrik insisi
Karena operasi
berulang

IMPLANT HIDUNG KAKU DAN TERLIHAT


PATAHAN DITENGAH DORSUMNASI
3. Hidung bentuk kurang terlihat natural / alami
Untuk pasien-paien dengan keinginan seperti ini
dibuat bentuk yang proporsional dengan wajah secara
umum (mata, dagu, dan bentuk wajah)
Dibuat tidak terlalu tinggi, tidak terlalu ramping, tidak
terlalu runcing.

4. Hidung miring
Hidung miring dapat terjadi :
1. Saat membuat alur / “pocket” untuk implant
daerah dorsum.
2. Bentuk Implant hidungnya tidak simetris
2. Pemasangan implant hidung saat pembedahan tidak
simetris
4. Tulang hidung asli os nasal tidak simetris
Penatalaksanaan untuk hasil yang kurang /tidak
memuaskan
1. Dinilai kewajaran keluhan pasien dengan hasil
operasi
2. Dinilai apakah ada hubungannya dengan
pembengkakan pasca operasi, atau fibrosis jaringan
Penatalaksanaannya tunggu waktu penyembuhan
Cek ulang Hasil dari operasi hidung dibandingkan
dengan permintaan saat konsultasi

Bila ada kekurangan akan hasil yang disebabkan karena


disain implant, harus dinilai apakah misalnya ada
keterbatasan jaringan kulit saat pembedahan
(elastisitas kurang, kulit terlalu tipis, dan berminyak)

Bila memang disebabkan disain implantnya yang


kurang cocok perlu direvisi ulang
Untuk hidung miring penatalaksanaannya

• Bila masa kurang dari 2 minggu masih dapat digeser


menjadi simetris (biasanya karena kesalahan pasien
tidur miring)
• Bila lebih dari 2 minggu kemungkinan harus diekstrasi
implantnya dan ditata ulang
• Untuk hidung miring yang lama saat koreksi dimana
setelah implant dikeluarkan, dibuat alur baru di dorsum
dibawah alur lama yang miring
• Untuk implant hidung miring di daerah tip, saat reposisi
dilakukan penjahitan di daerah lower lateral kanan dan
kiri dengan implant hidung
Kesimpulan
Komplikasi augmentasi rhinoplastik dapat terjadi akibat
pembedahan atau hasil yang kurang atau tidak memuaskan.
(komplikasi estetik)

Bermacam-macam penyebab yang mengakibatkan komplikasi


tersebut, bisa disebabkan faktor pasien, dokter atau penyebab lain
Untuk menghindari terjadinya komplikasi perlunya pemeriksaan
pasien yang mendalam, evaluasi dan perencanaan yang tepat dan
akurat
Tidak dianjurkan / jangan mnggunakan inplant silikon yang
fabricated” karena sering terjadi komplikasi dan bentuk hasil tidak
maksimal

Hal yang cukup mendasar dalam menghadapi komplikasi adalah


komunikasi yang baik antara dokter dan pasien sehingga dapat
dihindari hal-hal yang tidak diinginkan