Anda di halaman 1dari 15

KELOMPOK 8

PT FREEPORT INDONESIA
Oleh
KRISENDO JERI E.
PITER PAULIE
CLAUDIUS LUKITOJARARI
HARIO JANUARDUS
METODE PENAMBANGAN
Block caving merupakan cara penambangan
bawah tanah dengan efisiensi sumberdaya
yang tinggi untuk melakukan penambangan, di
mana blok-blok besar bijih di bawah tanah
dipotong dari bawah sehingga bijih tersebut
runtuh akibat gaya beratnya sendiri.
Tambang bawah tanah pertama yang
dioperasikan Freeport adalah Ertsberg East
atau Gunung Bijih Timur. Tambang ini terletak
pada ketinggian 3.686 mdpl dan dioperasikan
pada akhir 1980 sebagai pengembangan
terhadap situasi tambang terbuka Ertsberg
yang saat itu beroperasi dengan keuntungan
marjinal dan akan mendekati akhir
pertambangan.
Mekanisme Metode Block Caving
Sistem Produksi pada tambang block caving
terdiri dari :
1. Pemboran (daerah undercut),mengunakanAlat
pneumatic danrotary-percussion.
2. Peledakan (daerah undercut).Bahan peledak yang
digunakanumumnya adalah Emulssion.
3. Pemuatan (dari drawbell atau orepass).Peralatan
yang digunakan adalah Loader.
4. Pengankutan (pada level utama). Peralatan yang
digunakanadalah LHD, Truck, belt conveyor.
Aplikasi Block Caving Methods
1. Urat lebar dan lapisan tebal, cebakan
homogen,overburden bersifat segera runtuh.
2. Batuan penutup (caving ) mempunyai sifat
runtuh.
3. Bijih cukup kuat (tidak runtuh) saat development,
dan segera runtuh bila undercut diledakkan.
4. Daerah bijih relatif kering: menghindari terbentuk
lumpur yang akanmempersulit kontrol penarikan
broken ore.
5. Kadar homogen: block caving tidak selektif.
Rencana Produksi Jangka Panjang
(Foto: PT Freeport Indonesia)
Dari keenam tambang tersebut, Grasberg
Block Cave merupakan penghasil
tembaga dan emas terbesar. Cadangan
yang ada di Grasberg Block Cave tercatat
sekitar 963 juta metrik ton dengan
tembaga sekitar 1,01% dan kandungan
emas 0,72 gram per metrik ton,
kemudian untuk perak tercatat 3,52 gram
per metrik ton.
Sistem pengangkutan
Sistem pengangkutan yang diakukan yaitu Bijih hasil
peledakan diambil dari draw point (beroperasi
sebanyak 20 buah) dengan menggunakan alat Load
Haul Dump (LHD) berkapasitas 3 dan 5 cuyd.

Selanjutnya bijih tersebut ditumpahkan kedalam ban


berjalan melalui pengumpan pada lorong pemisah.
Dengan bantuan pemecah batuan batu bijih hasil
peledakan diperkecil ukurannya hingga lebih kecil dari
20”, kemudian dijatuhkan kedalam paras
pengangkutan, melalui ban berjalan diangkut
kejaringan jalan bijih.
Penarikan Bijih endapan dari
drowpoint (titik tarik)
Penarikan Bijih endapan dari
drowpoint (titik tarik)
Peralatan yang digunakan

• Kendaraan (armada alat besar) :


Load Haul Dump (LHD)
Truck jungkit
Power shovel
Buldozer
Track loader
Whell loader
• Kendaraan (armada alat kecil) :
Belt conveyor
Kereta bijih
Jaringan pipa
Alat bor
Keuntungan Block Caving Methods
Metode tersebut dapat menjaga lingkungan
hidup, keselamatandan keunggulan biaya yang
membuatnya cocok untuk
pertambanganbesar, kelas rendah. Panel
caving lebih efisien daripada
metodepenambangan bawah tanah yang lain
untuk jenis deposit danpenggunaan gravitasi
utama untuk memecahkan batu.
Memungkinkan kita untuk menambang bijih,
sekaligus menciptakan lebih sedikitlimbah.
Kerugian Block Caving Methods

1. Modal besar, dan developmen lama.


2. Dilusi broken ore dengan waste rock .
3. Bijih kadar rendah pada capping dan batas
badan bijih akan hilang (tidakterambil).
4. Tidak fleksibel, tidak dapat diubah ke metode lain
TERIMAKASIH