Anda di halaman 1dari 25

Sistem Pengendalian Manajemen

Pusat Pertanggungjawaban:
Pusat Laba dan Pusat Investasi

Dedi Junaedi
(1808700376)
Nurul Hidayah
(1808700757)
PUSAT LABA
• Mengapa Pusat Laba?
• Organisasi Fungsional
• Divisionalisasi
Kondisi-kondisi dalam mendelegasikan
pusat laba
• Informasi yang relevan
• Efektivitas trade-off
Manfaat Pusat Laba
• Kualitas keputusan
• Kecepatan pengambilan keputusan
• Manajer kantor pusat bebas dari pengambilan
keputusan harian
• Manajer bebas menggunakan inisiatifnya
• Tempat pelatihan bagi manajemen umum
• Meningkatkan kesadaran laba
• Memberikan informasi yang siap pakai
• Meningkatkan kinerja kompetitif
Kesulitan dengan pusat laba
• Kurangnya pengendalian
• Perselisihan meningkat
• Kompetisi
• Mengakibatkan biaya tambahan
• Banyak tekanan profitabilitas jangka pendek
• Tidak ada sistem yang memastikan
optimalisasi laba secara keseluruhan
Unit Bisnis sebagai Pusat Laba
• Batasan atas wewenang unit bisnis
– Batasan dari Unit Bisnis Lain (keputusan produk,
keputusan pemasaran, keputusan perolehan)
– Batasan dari Manajemen Korporat (pertimbangan
strategis, keseragaman, nilai ekonomis
sentralisasi)
Pusat Laba Lainnya
• Unit-unit Fungsional
– Pemasaran
– Manufaktur
– Unit Pendukung dan Pelayanan
• Organisasi Lainnya
Mengukur Profitabilitas
Margin kontribusi

Laba langsung

Laba yang dapat dikendalikan

Laba sebelum pajak

Laba bersih
Manajer harus
diukur berdasarkan
pos-pos yang dapat
mereka kendalikan,
Pertimbangan bahkan jika mereka
manajemen tidak memiliki
pengendalian
penuh terhadap
pos tersebut.
Pusat Investasi
Struktur Analisis
Tujuan pengukuran penggunaan aset
merupakan analogi dari tujuan pusat laba, yaitu:
• Untuk memberikan informasi yang berguna
dalam pengambilan keputusan yang bagus
mengenai aset
• Untuk mengukur kinerja unit usaha sebagai
suatu entitas eknomi
Return On Investment (ROI)
• Return On Investment/tingkat pengembalian
atas investasi adalah suatu rasio perbandingan
dengan pembilangnya (numerator) adalah
pendapatan yang dilaporkan dan penyebutnya
(denominator) adalah aset yang digunakan.
Economic Value Added (EVA)
• Economic Value Added/nilai tambah ekonomi
adalah jumlah uang, bukan rasio. EVA dapat
diperoleh dengan mengurangkan beban
modal (capital charge) dari laba operasi bersih
(net operating profit).
EVA vs ROI

• Kelebihan ROI
1. Pengukuran yang komprehensif
2. Mudah dihitung dan dipahami
3. Dapat diterapkan ke setiap unit organisasi
yang bertanggung jawab terhadap
profitabilitas, tanpa mempedulikan ukuran
dan jenis usahanya.
EVA vs ROI

• Kelebihan EVA
1. Seluruh unit usaha memiliki sasaran laba
yang sama untuk perbandingan investasi.
2. Investasi yang menghasilkan laba diatas
biaya modal, akan meningkatkan EVA.
3. Tingkat suku bunga yang berbeda, dapat
diterapkan pada aktiva yang berbeda.
4. Memiliki korelasi positif terhadap
perubahan nilai pasar perusahaan.
Perhitungan EVA

EVA = Laba Bersih – Beban Modal


Beban Modal = Biaya modal x modal yang digunakan
Atau,
EVA = Modal yang digunakan (ROI – Biaya Modal)
Tindakan yang akan meningkatkan EVA:
1. Peningkatan ROI, tanpa menaikkan dasar
investasi
2. Divestasi aktiva, produk, atau aktivitas yang
ROI-nya kurang dari biaya modal
3. Investasi agresif yang ROI nya melebihi biaya
modal
4. Peningkatan penjualan, margin laba, efisiensi
modal, atau penurunan persentase biaya
modal
Mengukur Aset yang digunakan
• Praktik-praktik apa saja yang akan membuat
para manajer unit usaha menggunakan aset
mereka dengan efisien dan untuk
mendapatkan jumlah dan jenis yang tepat dari
aset baru.
• Praktik-praktik apa saja yang paling baik dalam
mengukur kinerja suatu entitas ekonomi.
Kas
• Sebagian besar perusahaan mengendalikan
kas secara terpusat.
• Karena pengendalian pusat memungkinkan
penggunaan saldo kas yang lebih kecil
daripada jika setiap unit usaha memegang
saldo kas yang dibutuhkannya untuk
menyeimbangkan perbedaan arus kas masuk
dan arus kas keluar.
Piutang
• Seorang manajer unit usaha dapat
mempengaruhi tingkat piutang secara tidak
langsung, melalui kemampuan mereka dalam
hal :
Menghasilkan penjualan secara langsung
melalui: penetapan persyaratan kredit,
persetujuan atas kredit, dan batas kredit.
Melalui wewenang mereka dalam menagih
kredit yang telah jatuh tempo
Persediaan

• Biasanya persediaan diperlakukan sama


seperti piutang yaitu dicatat pada jumlah akhir
periode, meskipun rata-rata antar periode
lebih baik secara konsep.
Properti, Pabrik, dan Peralatan

• Pencatatan awal aset ini dalam akuntansi


keuangan yaitu dicatat pada biaya perolehan,
dan biaya ini akan dihapuskan sepenjang nilai
ekonomis aset tersebut melalui penyusutan.
Aset lainnya

• Aset yang disewa


• Aset yang menganggur
• Aset tidak berwujud
TERIMAKASIH